Perkuat Kompetensi Digital dan Kerja Sama Program Magang Pendidikan
UIN Siber Cirebon (Bandung) — Sebanyak 125 mahasiswa Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengikuti kegiatan bertajuk “Pojok Belajar” yang diselenggarakan di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Barat pada Rabu, 20 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan wawasan akademik mahasiswa dalam memahami perkembangan dunia pendidikan, khususnya pembelajaran matematika berbasis teknologi dan transformasi digital pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, para mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar secara langsung terkait inovasi pembelajaran, pengembangan media pendidikan, hingga penerapan teknologi digital dalam sistem pendidikan modern.
Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan lebih dekat dengan peran strategis BBGTK Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan di Indonesia.
Hadirkan Wawasan Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi
Kegiatan Pojok Belajar terlaksana melalui kolaborasi antara Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan BBGTK Provinsi Jawa Barat.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemaparan materi dan wawasan pendidikan dari Dr. Trisno Ikhwanudin, S.Si., M.A. selaku Widyaiswara Ahli Madya BBGTK Provinsi Jawa Barat.
Materi yang disampaikan berfokus pada strategi pembelajaran inovatif, penguatan literasi digital, serta pengembangan metode pembelajaran matematika yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad 21.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi akademik, observasi pembelajaran, hingga berbagi pengalaman mengenai tantangan dunia pendidikan di era digital.
Ketua Jurusan: Mahasiswa Harus Adaptif dan Kreatif
Ketua Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Arif Abdul Haqq, S.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, program Pojok Belajar menjadi ruang positif bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik di luar kelas sekaligus memperkuat kesiapan sebagai calon pendidik profesional.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan penguatan teori, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata terkait pengembangan pendidikan dan inovasi pembelajaran matematika. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus mendorong mahasiswa menjadi pendidik yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan,” ujarnya.
Perkuat Kerja Sama Magang dan Kompetensi Mahasiswa
Kegiatan Pojok Belajar merupakan program BBGTK yang diikuti oleh Jurusan Tadris Matematika bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Tadris Matematika (HIMKA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai bagian dari program pengembangan akademik dan peningkatan kompetensi mahasiswa.
Selain menjadi sarana penguatan akademik, kegiatan ini juga menjadi momentum strategis dalam memperkuat kerja sama antara BBGTK Provinsi Jawa Barat dengan Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, khususnya dalam pengembangan program magang mahasiswa dan peningkatan kompetensi di bidang pendidikan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman profesional, penguatan keterampilan mengajar, serta kesiapan menghadapi dunia kerja pendidikan di masa depan.
Dengan adanya sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan pemerintah, mahasiswa diharapkan mampu menjadi calon guru matematika yang inovatif, kompeten, dan siap menghadapi transformasi pendidikan digital di Indonesia.





