Kolaborasi Lintas Unit Jadi Kunci Sukses The 3rd Assessment Meeting UI GreenMetric Service Packages
UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memantapkan langkah menuju kampus berkelanjutan berstandar internasional. Menjelang pelaksanaan The 3rd Assessment Meeting UI GreenMetric Service Packages, UIN Siber Cirebon menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Assessment UI GreenMetric secara daring melalui Zoom Meeting yang diinisiasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M).
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh aspek penilaian, mulai dari data, dokumen pendukung, infrastruktur, lokasi asesmen, hingga kesiapan sumber daya manusia yang akan mendampingi asesor selama proses visitasi berlangsung.
Kegiatan dipandu oleh Sekretaris LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Abdul Wakhit, M.Hum., dan diikuti oleh pimpinan universitas, kepala unit kerja, fakultas, serta seluruh tim yang terlibat dalam pelaksanaan Assessment UI GreenMetric.
Perkuat Komitmen Menuju Kampus Berkelanjutan
Dalam laporannya, Kepala Pusat Publikasi Ilmiah dan Pemeringkatan LP2M, Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd., menegaskan bahwa pelaksanaan The 3rd Assessment Meeting UI GreenMetric Service Packages merupakan agenda strategis yang akan memperkuat posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan (Sustainable Campus).
Menurutnya, asesmen ini bukan sekadar proses penilaian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan berbagai inovasi, praktik baik, dan komitmen universitas dalam mewujudkan kampus yang hijau, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
“Keberhasilan assessment ini membutuhkan kolaborasi seluruh unit kerja. Setiap lokasi yang akan dikunjungi asesor harus dipersiapkan secara optimal, baik dari sisi fasilitas, data pendukung, maupun kesiapan tim yang akan memberikan penjelasan sesuai indikator penilaian UI GreenMetric,” ujar Dr. Maulidya.
Seluruh Lokasi Visitasi Dipastikan Siap
Dr. Maulidya juga memaparkan secara rinci alur kunjungan asesor selama pelaksanaan assessment.
Visitasi akan diawali dari kawasan Gedung Rektorat, kemudian dilanjutkan menuju Laboratorium Pengembangan Halal (LPH), Ruang Terbuka Hijau (RTH), Aviari, kawasan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Ma’had Al-Jami’ah, Guest House, Pascasarjana, dan diakhiri di Gedung Siber SBSN Lantai 4.
Seluruh titik tersebut akan menjadi lokasi utama yang dinilai oleh asesor berdasarkan indikator UI GreenMetric, meliputi pengelolaan lingkungan, efisiensi energi, pengelolaan limbah, ruang terbuka hijau, transportasi ramah lingkungan, hingga implementasi pendidikan berkelanjutan.
“Kami berharap seluruh sivitas akademika dapat mengambil peran aktif sesuai tugas masing-masing sehingga setiap lokasi yang dikunjungi benar-benar mampu merepresentasikan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai kampus hijau yang inovatif dan berdaya saing global,” tambahnya.
Rektor: Kolaborasi Menjadi Kunci Keberhasilan
Sementara itu, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam arahannya mengajak seluruh unit kerja untuk memperkuat koordinasi dan membangun semangat kolaborasi demi menyukseskan pelaksanaan The 3rd Assessment Meeting UI GreenMetric Service Packages.
Menurut Rektor, keberhasilan asesmen internasional bukan hanya menjadi tanggung jawab satu unit kerja, melainkan merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika.
“UI GreenMetric bukan hanya berbicara mengenai pemeringkatan, tetapi mencerminkan komitmen universitas dalam membangun budaya kampus yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh unit kerja untuk saling berkoordinasi, memperkuat kolaborasi, dan memastikan seluruh aspek yang menjadi indikator penilaian telah dipersiapkan dengan baik,” tegas Prof. Aan Jaelani.
Ia menambahkan bahwa sebagai Cyber Islamic University pertama di Indonesia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berupaya mengintegrasikan transformasi digital dengan prinsip keberlanjutan (sustainability) dalam setiap aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi.
“Keberhasilan assessment ini akan semakin memperkuat reputasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, adaptif, inovatif, dan berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Diskusi Interaktif Perkuat Sinergi Antarunit
Rapat koordinasi berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Berbagai masukan, pertanyaan, serta strategi teknis disampaikan oleh peserta dari berbagai unit kerja.
Diskusi interaktif tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait pembagian tugas, penyempurnaan dokumen pendukung, penataan lokasi visitasi, serta mekanisme pendampingan asesor selama proses assessment berlangsung.
Semangat kolaboratif yang terbangun dalam rapat menjadi bukti bahwa seluruh sivitas akademika memiliki komitmen yang sama untuk menghadirkan wajah terbaik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di hadapan tim asesor UI GreenMetric.
Melalui persiapan yang matang, koordinasi yang solid, dan dukungan seluruh sivitas akademika, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon optimistis mampu memberikan performa terbaik dalam The 3rd Assessment Meeting UI GreenMetric Service Packages. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan universitas dalam mewujudkan kampus yang hijau, cerdas, inklusif, dan berdaya saing global sesuai visi sebagai Cyber Islamic University yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.


