UIN Siber Cirebon – Sebanyak 584 mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi diwisuda dalam prosesi khidmat yang digelar pada Rabu, 29 April 2026, di salah satu hotel di wilayah Kedawung, Kabupaten Cirebon. Momen ini terasa semakin istimewa karena berdekatan dengan peringatan Dies Natalis ke-2 kampus yang akan jatuh pada 21 Mei 2026 mendatang.
Momentum Wisuda Jelang Dies Natalis ke-2
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam pidatonya menyampaikan bahwa wisuda kali ini menjadi refleksi perjalanan kampus yang akan memasuki usia dua tahun sebagai perguruan tinggi berbasis siber.
“Dua puluh hari mendatang kita akan berulang tahun, memasuki masa dua tahun UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Ini menjadi momentum penting untuk terus tumbuh dan bertransformasi,” ungkapnya.
Kampus Siber dengan Keunggulan Digital
Dalam arahannya, Prof. Aan Jaelani menegaskan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki keunikan dibanding Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) lainnya, yakni penerapan teknologi digital dalam seluruh proses pembelajaran.
“Ini menjadi penting, bahwa kampus kita harus memiliki keberlanjutan di tengah tuntutan perubahan zaman dan kebutuhan masa depan,” tegasnya.
Transformasi digital ini menjadi fondasi utama dalam menciptakan sistem pembelajaran yang adaptif, fleksibel, dan relevan dengan perkembangan global.
Minat Tinggi, Daya Tampung Terbatas
Antusiasme masyarakat untuk melanjutkan studi di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus meningkat. Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026.
Melalui jalur SPAN PTKIN, tercatat sekitar 2.800 pendaftar, namun kampus hanya mampu menerima 1.600 mahasiswa. Sementara melalui jalur UM PTKIN, diproyeksikan mencapai 3.000 pendaftar, dengan daya tampung sekitar 1.400 mahasiswa.
“Kurang lebih separuh pendaftar belum bisa kami tampung. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang sangat besar,” jelas Rektor.
Ekspansi Kampus dan Fakultas Baru
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Aan Jaelani juga mengungkapkan rencana pengembangan kampus, termasuk hibah lahan seluas 15 hektare di Indramayu yang diproyeksikan menjadi kampus kedua UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Selain itu, pada tahun 2026 ini kampus juga mengajukan pembukaan fakultas baru, yakni Fakultas Sains dan Teknologi serta Industri Halal, yang diharapkan dapat mendukung pengembangan kawasan industri halal di Indramayu.
“Mudah-mudahan kawasan Indramayu ke depan menjadi pusat percontohan industri halal,” ujarnya optimistis.
Pesan Rektor untuk Wisudawan
Menutup pidatonya, Rektor berpesan kepada para wisudawan agar mampu berkontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Hiduplah untuk belajar, membangun bersama masyarakat, dan menghadirkan manfaat bagi kehidupan kini dan masa depan, demi kebahagiaan dunia dan akhirat,” pesannya.
Rincian Jumlah Wisudawan
Sebanyak 584 wisudawan yang dilantik terdiri dari:
- 129 lulusan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK)
- 137 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI)
- 146 lulusan Fakultas Syariah
- 42 lulusan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI)
- 35 lulusan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA)
- 80 lulusan Program Magister
- 15 lulusan Program Doktor
Kampus Siber, Lulusan Siap Masa Depan
Prosesi wisuda ini tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga simbol kesiapan lulusan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk menghadapi tantangan global dengan bekal keilmuan, karakter, dan kemampuan adaptasi di era digital.
Dengan berbagai capaian dan rencana strategis yang terus dikembangkan, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin menegaskan posisinya sebagai kampus berbasis siber yang progresif, inovatif, dan berdaya saing global.








