UIN Siber Cirebon — Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Dialog Internasional 2026 bertajuk “Nilai-Nilai Hadis dalam Merespons Dinamika Konflik Global Kontemporer” pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid (webinar dan luring) ini dilaksanakan di Auditorium Gedung LP2M Lantai 3 dan diikuti oleh mahasiswa, akademisi, serta organisasi kemahasiswaan seperti HIMA-ILHA, DEMA, SEMA, dan FKMTHI.
Peran Hadis dalam Menjawab Isu Global
Dialog Internasional 2026 ini menjadi forum akademik strategis untuk membahas relevansi hadis dalam merespons konflik global yang semakin kompleks. Melalui pendekatan ilmiah, kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk memahami isu geopolitik dan sosial dengan perspektif keislaman yang komprehensif.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Zidni Ilham Failasufa, Salman Hadi, dan Muhammad Said, dengan moderator Adinda Maimanah.
Pendekatan Normatif hingga Implementatif
Dalam pemaparannya, Zidni Ilham Failasufa, Lc. menjelaskan pentingnya memahami hadis melalui pendekatan normatif sebagai landasan utama dalam melihat persoalan umat.
Sementara itu, Salman Hadi (Mahasiswa Universitas Al-Ahgaff, Yaman) mengulas dinamika konflik global dari perspektif geopolitik kontemporer, sehingga peserta dapat melihat keterkaitan antara teks keagamaan dan realitas dunia.
Adapun Muhammad Said, S.Ag. menekankan aspek implementatif hadis sebagai solusi dalam menghadapi berbagai konflik, baik pada level individu maupun masyarakat.
Komitmen Akademik Integratif
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. H. Anwar Sanusi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen fakultas dalam mengintegrasikan kajian keislaman dengan isu global.
Dialog ini juga menjadi ruang penting untuk memperluas wawasan mahasiswa serta memperkuat kontribusi akademik berbasis nilai-nilai Islam dalam merespons tantangan dunia modern.
Dorong Pemikiran Kritis dan Solutif
Melalui diskusi panel dan sesi tanya jawab interaktif, peserta diajak untuk berpikir kritis dan solutif dalam menghadapi dinamika konflik global. Selain itu, kegiatan ini menegaskan bahwa nilai-nilai hadis tetap relevan sebagai pedoman dalam membangun perdamaian dan keadilan di tengah masyarakat global.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai institusi akademik yang responsif terhadap isu-isu global dan perkembangan keilmuan Islam.


