UIN Siber Cirebon – Komitmen menghadirkan pendidikan hukum Islam yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat terus diperkuat oleh Fakultas Syari’ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Syari’ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Pengadilan Agama Cirebon sebagai upaya memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung transformasi layanan peradilan berbasis digital.(22/6/26).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Cirebon Dr. Muhammad Ihsan, S.Ag., M.Ag., Sekretaris Marwan Hasbialloh, S.H.I., M.H., Panitera Mohammad Ramdani, S.H., serta jajaran pimpinan Fakultas Syari’ah yang dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Syari’ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., M.A.
Kerja sama ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan lembaga peradilan guna mencetak lulusan hukum Islam yang tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika pelayanan hukum modern.
Menjembatani Dunia Akademik dan Praktik Hukum
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syari’ah Dr. H. Edy Setyawan menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat kualitas pendidikan hukum Islam yang berbasis pengalaman lapangan dan inovasi teknologi.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami hukum dari buku dan ruang kuliah, tetapi juga menyaksikan secara langsung bagaimana hukum bekerja dan berkembang di tengah masyarakat. Kehadiran berbagai layanan digital di Pengadilan Agama Cirebon menjadi laboratorium pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa, dosen, maupun peneliti. Melalui kerja sama ini, kami berharap lahir inovasi, penelitian, dan pengabdian yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Menurutnya, transformasi digital yang dijalankan Pengadilan Agama Cirebon selaras dengan visi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi yang mengintegrasikan teknologi, keilmuan, dan nilai-nilai keislaman dalam proses pendidikan.
Pengadilan Agama Cirebon Siap Jadi Mitra Strategis Kampus
Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Cirebon, Dr. Muhammad Ihsan, S.Ag., M.Ag., menyampaikan bahwa tantangan pelayanan hukum di era digital membutuhkan kolaborasi yang kuat antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi.
“Kami memandang kampus sebagai mitra strategis dalam membangun budaya hukum yang modern dan berintegritas. Fakultas Syari’ah memiliki potensi akademik yang sangat besar, sementara Pengadilan Agama memiliki pengalaman praktik yang dapat menjadi ruang pembelajaran yang nyata. Melalui kerja sama ini, kami ingin membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa untuk belajar, meneliti, dan berkontribusi dalam pengembangan layanan peradilan yang semakin profesional dan berbasis teknologi,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa Pengadilan Agama Cirebon telah mengembangkan berbagai inovasi pelayanan berbasis digital untuk mempermudah akses masyarakat terhadap keadilan, di antaranya:
- e-Court
- Pendaftaran perkara secara online
- Konsultasi hukum daring
- Monitoring perkara elektronik
- Antrean sidang digital
- Akta cerai elektronik
Inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan pelayanan hukum yang lebih cepat, transparan, efektif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Membuka Ruang Inovasi dan Penelitian untuk Mahasiswa
Kehadiran Sekretaris Pengadilan Agama Cirebon, Marwan Hasbialloh, S.H.I., M.H., dan Panitera Mohammad Ramdani, S.H., semakin mempertegas komitmen kelembagaan dalam mendukung implementasi kerja sama ini.
Berbagai program kolaboratif direncanakan akan dikembangkan, mulai dari praktik lapangan mahasiswa, penelitian bersama, seminar akademik, kuliah praktisi, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan literasi hukum dan pelayanan publik berbasis digital.
Bagi mahasiswa, kerja sama ini membuka peluang untuk memperoleh pengalaman langsung dalam memahami sistem peradilan modern, sehingga mampu meningkatkan kompetensi profesional dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Lebih dari sekadar kerja sama institusional, penandatanganan MoU ini diharapkan mampu menghadirkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Kolaborasi antara akademisi dan praktisi hukum diyakini dapat melahirkan berbagai inovasi pelayanan hukum yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hasil penelitian dan kajian ilmiah dari kampus juga dapat menjadi masukan strategis dalam pengembangan sistem peradilan yang semakin inklusif dan berorientasi pada pelayanan publik.
Sinergi ini sekaligus menjadi contoh bahwa kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk memperluas akses keadilan, mempercepat pelayanan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum.
Membangun Masa Depan Hukum yang Modern dan Berkeadilan
Kerja sama antara Fakultas Syari’ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Pengadilan Agama Cirebon merupakan langkah nyata dalam mempertemukan keilmuan, teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat kualitas pendidikan tinggi dan layanan hukum, tetapi juga menjadi inspirasi bahwa transformasi digital harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan nilai-nilai keadilan.
Melalui semangat kolaborasi, inovasi, dan pelayanan, kedua institusi berkomitmen menghadirkan masa depan hukum yang lebih inklusif, modern, dan berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat yang sadar hukum, berdaya, dan memperoleh akses keadilan secara merata.







