UIN Siber Cirebon – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) melalui kegiatan Workshop dan Kunjungan Industri yang diselenggarakan oleh Pengurus dan Mahasiswa Anggota PINBUK FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di BT Trusmi, Sentra Kerajinan Batik Tulis Cirebon, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan fakultas mulai dari Dekan, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi, dosen, puluhan mahasiswa lintas program studi, serta menghadirkan dosen tamu internasional Princess G. Cole dari Filipina.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya FEBI dalam menghubungkan teori yang dipelajari di ruang kelas dengan praktik bisnis nyata yang berkembang di masyarakat, khususnya pada sektor ekonomi kreatif dan industri berbasis budaya lokal.
Membangun Jiwa Wirausaha Berbasis Kearifan Lokal
Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Hj. Dewi Fatmasari, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa workshop dan kunjungan industri ini memiliki nilai strategis dalam membangun wawasan kewirausahaan mahasiswa sekaligus memperkenalkan praktik bisnis yang mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan global.
Menurutnya, BT Trusmi merupakan contoh nyata bagaimana usaha berbasis budaya lokal mampu tumbuh menjadi industri kreatif yang memiliki daya saing nasional bahkan internasional.
“Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori ekonomi dan bisnis di dalam kelas. Mereka harus melihat langsung bagaimana sebuah usaha dibangun, dikelola, melakukan inovasi, mempertahankan kualitas produk, serta membangun jaringan pemasaran yang luas. BT Trusmi memberikan pembelajaran nyata mengenai ketangguhan bisnis berbasis budaya lokal,” ungkap Dr. Dewi Fatmasari.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang kewirausahaan, manajemen bisnis, ekonomi kreatif, serta pengembangan usaha berbasis nilai-nilai lokal dan keberlanjutan.
Dekan FEBI: Mahasiswa Harus Menjadi Pencipta Lapangan Kerja
Sementara itu, Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, S.H., M.H., saat membuka kegiatan secara resmi menegaskan bahwa dunia pendidikan tinggi harus mampu melahirkan generasi yang adaptif terhadap perubahan dan memiliki kemampuan menciptakan peluang ekonomi.
Menurutnya, kunjungan industri merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif dalam membangun pola pikir kewirausahaan mahasiswa.
“Mahasiswa FEBI harus memiliki keberanian untuk berinovasi dan membangun usaha. Kita ingin mencetak lulusan yang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja. Melalui kunjungan industri ini, mahasiswa dapat belajar langsung dari praktik bisnis yang berhasil memadukan tradisi, inovasi, dan keberlanjutan,” tegas Dr. Didi Sukardi.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan BT Trusmi menunjukkan bahwa produk lokal yang dikelola secara profesional mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional tanpa kehilangan identitas budayanya.
Belajar Transformasi Bisnis di Era Digital
Dalam kegiatan tersebut, para peserta memperoleh pemaparan mengenai sejarah perkembangan BT Trusmi, strategi pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia, inovasi produk, hingga transformasi digital yang dilakukan dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen.
Kehadiran Princess G. Cole, MBA, CHRP, memberikan perspektif internasional mengenai pentingnya pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif.
Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan organisasi dalam mengembangkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan berintegritas.
“Local culture can become a global strength when it is managed with innovation, sustainability, and strong human resource development. Businesses that invest in people will always have a competitive advantage,” ujarnya.
Menghubungkan Kampus dengan Dunia Industri
Melalui workshop dan kunjungan industri ini, mahasiswa diajak memahami secara langsung ekosistem bisnis yang melibatkan produksi, pemasaran, pengelolaan SDM, pelayanan pelanggan, hingga strategi pengembangan usaha berkelanjutan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi implementasi visi FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.
Semangat kolaborasi antara dunia akademik dan dunia industri diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga keberanian untuk berinovasi, menciptakan usaha, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi masyarakat.
“Belajar tidak selalu di ruang kelas. Terkadang inspirasi terbesar lahir ketika kita melihat langsung bagaimana mimpi, kerja keras, dan inovasi mampu mengubah sebuah usaha lokal menjadi kebanggaan bangsa,” menjadi pesan kuat yang mengemuka sepanjang kegiatan berlangsung.


