UIN Siber Cirebon – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghadirkan pendidikan tinggi berbasis digital terus diperkuat. Melalui Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) S2 Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana, kampus siber pertama di Indonesia ini menggelar Pelatihan Learning Management System (LMS) bagi seluruh dosen pengampu pada Selasa (4/8/2026).
Pelatihan yang diikuti 95 dosen ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam mengelola pembelajaran daring yang lebih interaktif, inovatif, efektif, dan berpusat pada mahasiswa. Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat ekosistem pembelajaran digital yang berkualitas dan berdaya saing global.
Tingkatkan Kompetensi Dosen di Era Pendidikan Digital
Ketua Program Studi PJJ S2 Pendidikan Agama Islam, Dr. Moh. Ali, M.Pd., menjelaskan bahwa penguasaan Learning Management System (LMS) merupakan kompetensi yang wajib dimiliki dosen dalam penyelenggaraan pendidikan jarak jauh.
Menurutnya, LMS tidak hanya menjadi media penyampaian materi kuliah, tetapi juga menjadi pusat aktivitas akademik yang menghubungkan dosen dan mahasiswa secara efektif.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dosen dalam mengoptimalkan pemanfaatan Learning Management System sebagai media utama pembelajaran pada sistem Pendidikan Jarak Jauh. Kami berharap seluruh dosen mampu mengelola perkuliahan secara profesional, memberikan layanan akademik yang optimal, serta menghadirkan pengalaman belajar yang berkualitas bagi mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Dr. Moh. Ali.
Belajar Mendesain Pembelajaran yang Interaktif
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pendampingan langsung mengenai praktik terbaik dalam mengelola kelas digital.
Materi yang diberikan meliputi:
- Pengelolaan kelas digital berbasis LMS.
- Penyusunan materi pembelajaran yang sistematis.
- Pembuatan aktivitas pembelajaran dan penugasan.
- Pengelolaan forum diskusi yang interaktif.
- Penyelenggaraan evaluasi pembelajaran secara daring.
- Monitoring aktivitas dan perkembangan belajar mahasiswa.
- Optimalisasi komunikasi akademik melalui LMS.
Melalui pelatihan ini, dosen juga didorong untuk memanfaatkan seluruh fitur LMS agar proses pembelajaran menjadi lebih kolaboratif, transparan, dan mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa selama mengikuti perkuliahan.
Perkuat Mutu Pembelajaran Berbasis Teknologi
Sementara itu, Wakil Direktur Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Sugianto, M.H., menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi Pascasarjana dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat sistem pembelajaran digital.
“Pelaksanaan pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan kapasitas dosen serta memperkuat mutu pembelajaran berbasis teknologi. Sejalan dengan visi UIN Siber sebagai kampus berbasis digital, kami terus mendorong optimalisasi Learning Management System agar proses pembelajaran semakin efektif, adaptif, dan memberikan layanan akademik terbaik kepada mahasiswa,” ungkap Prof. Sugianto.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi dosen menjadi faktor penting dalam menciptakan lulusan yang unggul di tengah perkembangan teknologi dan perubahan paradigma pendidikan tinggi.
Wujudkan Ekosistem Pembelajaran Digital yang Unggul
Pelatihan LMS ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan yang terus dilakukan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk menghadirkan pembelajaran yang fleksibel, inovatif, dan berkualitas.
Melalui penguatan kompetensi dosen dalam memanfaatkan teknologi digital, Program Studi PJJ S2 Pendidikan Agama Islam diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan yang semakin profesional, memperkuat interaksi akademik, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.
Sebagai Cyber Islamic University pertama di Indonesia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berkomitmen mengembangkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.


