UIN Siber Cirebon (Ambon, Maluku) – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan kiprahnya dalam pengembangan pendidikan nasional. Kali ini, FITK dipercaya menjadi salah satu presenter utama dalam Workshop Berbagi Pengalaman dan Penggalian Ide Peran LPTK bagi Pemerintah Daerah yang diselenggarakan pada 8–9 Juni 2026 di Hotel Santika Ambon, Maluku.
Kegiatan strategis tingkat nasional tersebut merupakan hasil kolaborasi antara INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia), program kemitraan pendidikan yang didukung Pemerintah Australia melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), bersama FKIP Universitas Pattimura, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan pendidikan dari seluruh Indonesia.
Forum ini menjadi ruang kolaboratif untuk mempertemukan perguruan tinggi, pemerintah daerah, balai pendidikan, dan mitra pembangunan dalam merumuskan berbagai strategi peningkatan mutu pendidikan, penguatan kompetensi guru, pendidikan di wilayah terpencil, implementasi GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion), hingga pengembangan kurikulum berbasis praktik baik kemitraan pembangunan.
FITK UIN Siber Cirebon Tampil sebagai Presenter Utama
Di tengah forum yang dihadiri oleh para pengambil kebijakan pendidikan nasional tersebut, FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memperoleh kehormatan sebagai salah satu institusi yang dipercaya mempresentasikan praktik baik dan inovasi pendidikan yang telah dikembangkan.
Pada kelompok diskusi bertema Pelatihan Guru, Dr. Hj. Atikah Syamsi, M.Pd.I., Wakil Dekan I FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, tampil sebagai narasumber utama yang membagikan pengalaman penguatan kompetensi guru melalui pendekatan kolaboratif, pemanfaatan teknologi digital, serta model pelatihan berkelanjutan yang adaptif terhadap kebutuhan daerah.
Dalam pemaparannya, Dr. Atikah menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat.
“Penguatan kompetensi guru merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sebagai perguruan tinggi berbasis siber, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mengembangkan berbagai model pembelajaran digital yang memungkinkan guru di berbagai daerah memperoleh akses peningkatan kompetensi secara lebih luas, efektif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Berbagai praktik baik yang dipaparkan meliputi pengembangan pelatihan guru berbasis teknologi, pendampingan implementasi kurikulum, penguatan literasi digital pendidik, hingga model kemitraan yang mampu menjangkau wilayah dengan keterbatasan akses pelatihan konvensional.
Dekan FITK Bahas Strategi Penjaminan Mutu Pendidikan
Tidak hanya pada tema pelatihan guru, kontribusi FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga diperkuat melalui kehadiran Dekan FITK, Dr. H. Saifuddin, M.Ag., yang menjadi narasumber pada kelompok diskusi Peningkatan Mutu dan Penjaminan Mutu Pendidikan.
Dalam forum tersebut, Dr. Saifuddin berdiskusi bersama akademisi, kepala dinas pendidikan, perwakilan kementerian, serta praktisi pendidikan mengenai pentingnya membangun sistem penjaminan mutu yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga oleh tata kelola kelembagaan, budaya mutu, kompetensi tenaga pendidik, serta keberlanjutan program pengembangan kapasitas guru.
“LPTK memiliki peran strategis bukan hanya sebagai pencetak calon guru, tetapi juga sebagai pusat inovasi pendidikan, pendampingan sekolah, pengembangan kebijakan, dan penguatan budaya mutu pendidikan di daerah,” ungkap Dr. Saifuddin.
Perkuat Peran LPTK sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah
Workshop nasional ini menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya Prof. Nunuk Suryani dari Kementerian Pendidikan, Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG), pimpinan INOVASI, perwakilan DFAT Australia, pimpinan perguruan tinggi, kepala dinas pendidikan, Bappeda, BPMP, dan BGTK dari berbagai provinsi di Indonesia.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta menggali berbagai model kerja sama antara LPTK dan pemerintah daerah, mulai dari aspek teknis pelaksanaan program, skema pembiayaan, pengembangan kapasitas guru, hingga perumusan kebijakan pendidikan berbasis kebutuhan daerah.
Salah satu rekomendasi penting yang mengemuka adalah perlunya memperkuat posisi LPTK sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pengembangan pendidikan yang berkelanjutan dan berbasis data.
Komitmen FITK UIN Siber Cirebon untuk Pendidikan Berkualitas
Keikutsertaan FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam forum nasional yang didukung Pemerintah Australia ini semakin mempertegas posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong inovasi pendidikan, transformasi digital, serta pengembangan sumber daya manusia unggul.
Melalui kolaborasi lintas daerah, pertukaran praktik baik, dan penguatan jejaring nasional, FITK terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas guru dan mutu pendidikan Indonesia.
Semangat yang mengemuka dalam forum tersebut tercermin dalam satu pesan penting:
“Kolaborasi antara LPTK dan pemerintah daerah bukan sekadar kemitraan program, tetapi investasi jangka panjang untuk menghadirkan guru-guru berkualitas yang mampu menjawab tantangan masa depan pendidikan Indonesia.”
Mendukung Agenda SDGs
Partisipasi FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam forum nasional ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kompetensi guru dan peningkatan mutu pendidikan.
- SDG 5 – Kesetaraan Gender, melalui implementasi prinsip GEDSI dalam pendidikan.
- SDG 10 – Berkurangnya Kesenjangan, dengan perluasan akses pelatihan guru hingga daerah terpencil.
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan mitra pembangunan internasional.
Melalui keterlibatan aktif dalam forum strategis nasional ini, FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan Indonesia yang inklusif, adaptif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.






