UIN Siber Cirebon – Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mulai mematangkan roadmap kompetensi lulusan 2026–2031 agar lebih selaras dengan kebutuhan dunia kerja di tengah pesatnya perkembangan industri digital.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penelitian tahun anggaran 2026 bertema “Konstruksi Road Map 2026–2031 Kompetensi Lulusan HES Berbasis Kebutuhan Pasar Kerja yang Adaptif di Era Industri Digital.”
Penelitian ini dilakukan oleh tim yang terdiri atas Dr. Afif Muamar sebagai ketua peneliti, H. Ahmad Khoirudin, M.H. dan Tomy Saladin Azis, M.Ag. sebagai anggota, serta Tamim Alwani, S.Hum. sebagai admin.
Penelitian ini berangkat dari perubahan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis. Bertambahnya jumlah lulusan perguruan tinggi dan meningkatnya penggunaan teknologi digital membuat perguruan tinggi perlu memastikan kompetensi lulusan tetap relevan dengan kebutuhan industri.
Libatkan Akademisi dan Praktisi
Untuk memperkaya sekaligus memvalidasi data penelitian, tim peneliti menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Kamis, 3 September 2026, di Smart Class Lantai 2 Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
FGD tersebut mempertemukan akademisi dan praktisi dari berbagai bidang. Dari kalangan akademisi hadir Dr. Jefik Dzulfikar Hafidz, Wing Redy Prayuda, S.Ag, M.Pd.I selaku Kepala Laboratorium Peradilan, H. Zainul Alim, Lc, M.A selaku Kepala Laboratorium Ilmu Falak, tenaga kependidikan, serta jajaran pimpinan Jurusan HES.
Sementara itu, unsur praktisi diwakili Manajer Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon Fidda Yani, Funding Transactional Relationship Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Cirebon Taufik Rahmat Hidayat, M.E., serta advokat dan konsultan hukum Dr. Elya Kusuma Dewi, S.H., M.H.
Ketua tim peneliti, Dr. Afif Muamar, menjelaskan bahwa penelitian tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sekaligus upaya merespons perubahan di era digital.
“Perkembangan teknologi digital harus direspons ke dalam sistem pembelajaran dan kurikulum di Jurusan HES,” ujarnya.
Dunia Kerja Butuh Komunikasi dan Literasi Digital
Diskusi berlangsung dinamis ketika para praktisi menyampaikan kebutuhan kompetensi yang ditemui di lapangan.
Taufik Rahmat Hidayat dari BSI menyoroti pentingnya public speaking dan kemampuan komunikasi. Menurutnya, kemampuan menyampaikan informasi dengan jelas dibutuhkan ketika memperkenalkan produk maupun memberikan layanan kepada nasabah.
Sementara itu, Fidda Yani dari OJK menekankan pentingnya mahasiswa memahami peran lembaga negara yang bergerak secara independen di sektor keuangan. Literasi tersebut dinilai penting agar calon lulusan mampu memahami persoalan dan mengambil keputusan secara tepat ketika menghadapi isu di sektor keuangan.
Isu cybercrime, termasuk risiko pinjaman online ilegal dan judi online, juga menjadi perhatian dalam diskusi.
Dari bidang hukum, Dr. Elya Kusuma Dewi mendorong agar mahasiswa memperoleh waktu praktikum yang lebih memadai serta pengalaman langsung melalui kunjungan atau studi ke lembaga hukum.
Pandangan tersebut diperkuat Dr. Jefik Dzulfikar Hafidz. Ia menilai perlu ada link and match yang lebih kuat antara kurikulum HES dan kebutuhan industri. Pengalaman Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), menurutnya, juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa.
Roadmap Kompetensi HES Mulai Dirancang
Dari rangkaian pembahasan, tim penelitian merumuskan sejumlah arah pengembangan kompetensi HES untuk lima tahun ke depan.
Tahap pertama pada 2026 difokuskan pada penguatan RPS berbasis Outcome Based Education (OBE) yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja.
Kemudian, 2027–2028 diarahkan pada akselerasi sertifikasi dan pelatihan. Pada 2029, pengembangan kompetensi diarahkan pada simulasi syariah fintech audit dan pelatihan cybercrime.
Selanjutnya, 2030 dirancang sebagai tahap pengembangan Center for Excellence HES Siber.
Melalui penelitian ini, Program studi HES UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya menyusun arah kurikulum, tetapi juga berupaya membangun jembatan yang lebih kuat antara pembelajaran di kampus dan kebutuhan nyata di dunia kerja.
Roadmap tersebut diharapkan menjadi pijakan dalam menyiapkan lulusan HES yang memiliki kemampuan akademik, keterampilan praktis, komunikasi yang baik, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan industri digital.


