UIN Siber Cirebon (Kemenag) – Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan menghasilkan visual yang kuat menjadi salah satu kompetensi penting bagi insan kehumasan. Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menggelar Humas Level Up #12 bertajuk “Fotografi Berdampak” secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (31/7/2026).
Pelatihan ini diikuti ratusan Pranata Humas dari berbagai satuan kerja Kementerian Agama di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi publik. Kegiatan menghadirkan Ahmad Furqon Kusuma, Fotografer Kementerian Agama sekaligus Katim Pembinaan Biro HKP dan Owner Studio Tepilayang, dengan moderator Jaya Perdhana, Pranata Humas Kementerian Agama.
Fotografi sebagai Bahasa Komunikasi Publik
Dalam paparannya, Ahmad Furqon Kusuma menjelaskan bahwa fotografi tidak lagi dipandang hanya sebagai pelengkap dokumentasi kegiatan. Lebih dari itu, sebuah foto harus mampu menyampaikan pesan, membangun emosi, serta memperkuat narasi yang ingin dikomunikasikan kepada masyarakat.
“Foto yang baik bukan hanya indah dilihat, tetapi mampu memperkuat cerita. Visual harus berbicara dan mendukung narasi yang ingin disampaikan kepada publik,” ungkap Ahmad Furqon Kusuma saat menyampaikan materi.
Peserta memperoleh pembekalan mengenai berbagai aspek fotografi kehumasan, mulai dari teknik pengambilan gambar, komposisi, pencahayaan, pemilihan sudut pengambilan foto (angle), hingga teknik membangun visual storytelling agar setiap dokumentasi memiliki nilai informasi sekaligus daya tarik komunikasi yang tinggi.
Selain itu, peserta juga diajak memahami bahwa foto yang berkualitas dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap sebuah institusi karena mampu menghadirkan informasi yang lebih otentik, humanis, dan mudah dipahami.
Komitmen Mengembangkan Kompetensi Kehumasan
Dalam kegiatan tersebut, Pranata Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Mohamad Arifin dan Amelia Ayu Lestari, turut mengikuti pelatihan bersama pranata humas dari berbagai satuan kerja Kementerian Agama di Indonesia.
Partisipasi keduanya menjadi bagian dari komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan agar semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan komunikasi digital. Melalui pelatihan ini, kemampuan menghasilkan konten visual yang kreatif dan informatif diharapkan mampu mendukung penyebarluasan berbagai program, prestasi, dan layanan kampus kepada masyarakat secara lebih efektif.
Peningkatan kompetensi tersebut juga sejalan dengan transformasi digital yang terus dikembangkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, khususnya dalam mengoptimalkan website, media sosial, dan berbagai kanal komunikasi digital sebagai sarana pelayanan informasi publik.
Membangun Komunikasi Publik yang Lebih Berdampak
Pelaksanaan Humas Level Up #12 menunjukkan bahwa komunikasi publik yang efektif tidak hanya bergantung pada kemampuan menulis, tetapi juga pada kekuatan visual dalam menyampaikan pesan.
Melalui penguasaan teknik fotografi yang tepat, seorang pranata humas diharapkan mampu menghadirkan dokumentasi yang tidak hanya merekam sebuah peristiwa, tetapi juga mampu membangun citra institusi, meningkatkan keterlibatan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap berbagai program yang dijalankan.
Dengan mengikuti pelatihan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme kehumasan melalui penguatan kompetensi digital, sehingga mampu menghadirkan komunikasi publik yang lebih kreatif, adaptif, dan berdampak di era transformasi digital.


