UIN Siber Cirebon — Ada momen menarik di sela pembukaan Pekan Protokol Nasional (PPN) 2026 yang diselenggarakan Korps Protokol Mahasiswa (KPM) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati, S.Pd.I., menyempatkan diri mengunjungi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi sekaligus bertukar pandangan mengenai pentingnya keterbukaan informasi publik dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan terpercaya.
Siti Farida hadir didampingi Dra. Sri Lakshmi Stanyawati, M.Si. menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah Kota Cirebon. Keduanya diterima langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. H. Ayus A. Yusuf, M.Si., Plt. Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AKU) H. Moh. Khuailid, S.Ag., M.Pd.I., Herny Novianti, M.Pd., Koordinator PPID Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I., serta jajaran staf PPID UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
PPID dan Komitmen Keterbukaan Informasi Kampus
Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Ayus A. Yusuf menjelaskan secara singkat mengenai lahir dan berkembangnya PPID di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Menurutnya, keberadaan PPID menjadi bagian penting dari upaya perguruan tinggi dalam memenuhi hak masyarakat untuk mendapatkan informasi publik sesuai ketentuan yang berlaku.
PPID tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan permohonan informasi. Lebih dari itu, PPID menjadi bagian dari sistem tata kelola informasi yang mendorong kampus untuk menyediakan informasi secara akurat, terbuka, mudah ditemukan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Transformasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi berbasis siber juga harus diikuti dengan transformasi dalam pengelolaan dan pelayanan informasi. Keterbukaan informasi menjadi bagian dari tata kelola kampus yang modern,” jelas Ayus.
PPID PTKIN Punya Peran Strategis
Senada dengan Wakil Rektor I, Plt. Kepala Biro AKU H. Moh. Khuailid, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa PPID memiliki fungsi strategis dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN).
Menurutnya, informasi yang dikelola perguruan tinggi bukan hanya dibutuhkan oleh mahasiswa dan sivitas akademika. Masyarakat, orang tua mahasiswa, mitra kerja sama, lembaga pemerintah, media, hingga pemangku kepentingan lainnya juga membutuhkan informasi yang jelas dan terpercaya.
Karena itu, pengelolaan informasi publik harus dilakukan secara profesional, dengan memperhatikan aspek akurasi, kecepatan layanan, transparansi, serta ketentuan mengenai informasi yang wajib tersedia dan informasi yang dikecualikan.
“Kita ingin membangun budaya bahwa informasi publik bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian dari pelayanan dan akuntabilitas lembaga,” tegasnya.
Wakil Wali Kota: Keterbukaan Informasi Membangun Kepercayaan
Setelah berbincang dengan jajaran PPID, Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati, S.Pd.I., menyampaikan apresiasinya terhadap upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat keterbukaan informasi.
Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang transparan, akuntabel, dan terpercaya.
“Saya Siti Farida, Wakil Wali Kota Cirebon, mendukung keterbukaan informasi yang merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang transparan, akuntabel, dan terpercaya.”
Menurutnya, PPID memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat, mahasiswa, sivitas akademika, dan para pemangku kepentingan memperoleh informasi yang benar, mudah diakses, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga mendorong PPID UIN Siber Cirebon untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Kami berharap PPID UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, memanfaatkan teknologi digital, serta membangun budaya keterbukaan informasi di lingkungan kampus.”
Pemkot Cirebon Siap Bersinergi
Siti Farida menambahkan, Pemerintah Kota Cirebon terbuka untuk membangun sinergi dengan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang inovatif dan berbasis digital.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi penting sebagai pusat pengetahuan sekaligus mitra strategis pemerintah dalam memberikan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah Kota Cirebon siap mendukung dan bersinergi dengan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mewujudkan ekosistem pendidikan tinggi yang terbuka, inovatif, digital, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.”
Kunjungan tersebut ditutup dengan pesan optimistis bagi PPID UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon agar terus meningkatkan profesionalitas dan kualitas layanan.
“Selamat dan sukses untuk PPID UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Semoga semakin profesional, transparan, dan terpercaya dalam memberikan pelayanan informasi publik,” pungkas Siti Farida.
Kunjungan sederhana di sela agenda PPN 2026 itu menjadi pengingat bahwa keterbukaan informasi bukan hanya tentang menyediakan data, tetapi tentang membangun kepercayaan.
Bagi kampus berbasis siber, keterbukaan tersebut menjadi semakin penting. Informasi yang mudah diakses, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan bagian dari wajah perguruan tinggi modern sekaligus jembatan untuk mendekatkan kampus dengan masyarakat.





