UIN Siber Cirebon (Jakarta) – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) menggelar kegiatan Industry Exposure: Jakarta Edition dengan melakukan kunjungan industri media ke studio Trans7 pada 19 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa KPI dalam memahami secara langsung ekosistem industri media dan penyiaran nasional. Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan teoritis, tetapi juga pengalaman nyata mengenai proses kerja di dunia televisi profesional.
Kunjungan industri HMJ KPI turut didampingi oleh Ketua Jurusan KPI, Sekretaris Jurusan, serta dosen KPI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).
Mahasiswa KPI Pelajari Proses Produksi Televisi Nasional
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diajak mengenal lebih dekat proses produksi program televisi, sistem kerja studio, hingga dinamika industri penyiaran yang terus berkembang di era media digital.
Mahasiswa HMJ KPI juga memperoleh kesempatan untuk memahami bagaimana sebuah stasiun televisi nasional bertumbuh dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi dan kebutuhan audiens modern.
Selain melihat langsung aktivitas di lingkungan studio, peserta turut mendapatkan pemaparan mengenai sejarah perkembangan Trans7 sebagai salah satu media televisi nasional di Indonesia.
Kegiatan berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh mahasiswa yang aktif berdiskusi mengenai dunia broadcasting, produksi konten, hingga tantangan industri media saat ini.
Bekali Mahasiswa dengan Wawasan dan Pengalaman Industri
Ketua Jurusan KPI, Abdu Dzikrillah menyampaikan bahwa kegiatan industry exposure menjadi sarana penting untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia kerja profesional di bidang komunikasi dan penyiaran.
Menurutnya, pengalaman belajar langsung di industri media menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan profesi di masa depan.
“Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman langsung agar mampu memahami budaya kerja industri media, proses produksi televisi, hingga perkembangan dunia penyiaran yang terus berubah mengikuti transformasi digital,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan industri kreatif dan media modern.
Perkuat Sinergi Akademik dan Industri Media
Sementara itu, Public Relation Trans7, Febliza Salsabila memberikan pemaparan mengenai profil perusahaan, proses produksi program televisi, serta tantangan industri media di era digital.
Melalui kegiatan Industry Exposure: Jakarta Edition ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap mahasiswa mampu memperoleh wawasan industri yang lebih luas, meningkatkan keterampilan praktis, serta membangun kesiapan menghadapi dunia kerja profesional di bidang komunikasi dan penyiaran.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen UIN Siber Cirebon dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri media serta perkembangan teknologi komunikasi masa kini.


