UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat transformasi pendidikan tinggi berbasis digital melalui penyelenggaraan Pra Orientasi Mahasiswa Program Magister (S2) Pendidikan Agama Islam (PAI) Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Kegiatan yang digelar oleh UPT Pendidikan Jarak Jauh (UPT PJJ) ini berlangsung pada Selasa, 21 Juli 2026, secara daring melalui Zoom Conference.
Pra orientasi menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal sistem pembelajaran di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses studi berbasis teknologi yang fleksibel, efektif, dan berkualitas.
Kegiatan ini diikuti oleh 303 mahasiswa yang telah menyelesaikan registrasi dan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Jumlah tersebut berasal dari 391 calon mahasiswa yang telah melakukan daftar ulang pada Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam (PAI) Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).
Bekal Awal Mahasiswa Menuju Perkuliahan Digital
Ketua Program Studi PJJ S2 PAI, Dr. Moh. Ali, M.Pd., mengungkapkan bahwa antusiasme mahasiswa baru menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan magister berbasis digital yang ditawarkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
“Dari 391 calon mahasiswa yang telah melakukan daftar ulang, sebanyak 303 mahasiswa sudah menyelesaikan proses registrasi dan pembayaran UKT sehingga dapat mengikuti kegiatan pra orientasi. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Program Magister PJJ PAI yang terus berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, pra orientasi merupakan tahapan penting untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai proses perkuliahan, sistem akademik, hingga budaya belajar dalam pendidikan jarak jauh. Dengan pemahaman yang baik sejak awal, mahasiswa diharapkan mampu mengikuti seluruh proses pembelajaran secara optimal.
Kenalkan Ekosistem Pendidikan Jarak Jauh
Sementara itu, Kepala UPT Pendidikan Jarak Jauh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Muslihuddin, M.Ag., menegaskan bahwa kegiatan pra orientasi dirancang untuk membantu mahasiswa beradaptasi dengan sistem pembelajaran digital yang menjadi ciri khas Program Pendidikan Jarak Jauh.
Menurutnya, terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus dalam kegiatan pra orientasi, yaitu:
Pengenalan ekosistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), agar mahasiswa memahami sistem pembelajaran, teknologi yang digunakan, serta pola interaksi akademik selama masa studi.
Motivasi dan perencanaan studi, sebagai bekal bagi mahasiswa dalam menyusun strategi belajar sehingga mampu menyelesaikan pendidikan tepat waktu dengan hasil yang optimal.
Kelengkapan administrasi mahasiswa, guna memastikan seluruh proses akademik dapat berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pra orientasi bukan sekadar pengenalan teknis perkuliahan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kesiapan mental, motivasi, dan komitmen mahasiswa agar mampu mengikuti pembelajaran secara mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab. Pendidikan jarak jauh memberikan fleksibilitas, namun keberhasilannya sangat ditentukan oleh manajemen waktu dan konsistensi belajar setiap mahasiswa,” jelas Dr. Muslihuddin.
Pendidikan Fleksibel untuk Menjawab Tantangan Zaman
Program Magister PJJ PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan maupun tanggung jawab lainnya. Melalui sistem pembelajaran berbasis teknologi, mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dari berbagai daerah dengan tetap memperoleh layanan akademik yang berkualitas.
Pelaksanaan pra orientasi menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan mahasiswa memasuki dunia perkuliahan digital. Selain memperkenalkan sistem pembelajaran, kegiatan ini juga mempererat komunikasi antara mahasiswa dengan pengelola program studi dan UPT PJJ sehingga tercipta ekosistem akademik yang kolaboratif sejak awal masa studi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi Islam berbasis digital yang terus menghadirkan inovasi dalam layanan pendidikan tinggi. Melalui Program S2 PAI Pendidikan Jarak Jauh, kampus membuka akses pendidikan yang lebih luas, fleksibel, dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia, sekaligus mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menjawab tantangan dunia pendidikan di era transformasi digital.



