UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Kelompok 134 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Seminar Edukasi bertajuk “Sosialisasi Mitigasi Bencana Banjir & Edukasi Pemilahan Sampah” di Balai Desa Gebang Udik, Senin (3/8/2026). Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan banjir sekaligus pentingnya pengelolaan sampah yang tepat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Seminar melibatkan masyarakat, perangkat desa, Karang Taruna, serta ibu-ibu PKK. Kegiatan juga menghadirkan Roiman, Koordinator Persampahan Cirebon Timur dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, sebagai pemateri. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 134, Asriyanti Rosmalina, M.Ag., turut mendampingi kegiatan bersama Kuwu Desa Gebang Udik, H. Haerudin Soekarno, dan Ketua KKN Kelompok 134, Muhammad Sulthan Al Aziz.
Mitigasi Banjir Dimulai dari Kepedulian Lingkungan
Kegiatan dilatarbelakangi oleh pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hubungan antara kebersihan lingkungan dan risiko banjir. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menumpuk dan menyumbat saluran air sehingga meningkatkan potensi terjadinya genangan maupun banjir.
Melalui seminar, peserta memperoleh edukasi mengenai penyebab banjir serta berbagai langkah mitigasi yang dapat dilakukan masyarakat. Materi mencakup tindakan yang perlu dipersiapkan sebelum bencana, langkah yang dilakukan ketika banjir terjadi, hingga upaya setelah banjir.
Edukasi tersebut diarahkan agar masyarakat tidak hanya memahami risiko bencana, tetapi juga memiliki kesadaran untuk mengambil langkah pencegahan dari lingkungan terdekat.
Kenali Sampah Organik, Anorganik, dan Residu
Selain mitigasi banjir, peserta mendapatkan edukasi mengenai pemilahan sampah berdasarkan jenisnya. Roiman menjelaskan pentingnya membedakan sampah organik, anorganik, dan residu sebagai bagian dari pengelolaan sampah yang lebih terarah.
Pemilahan sejak dari sumber menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membiasakan sampah dipilah sesuai jenisnya, pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan lebih efektif sekaligus mengurangi sampah yang berpotensi mencemari lingkungan.
Materi disampaikan secara interaktif dan dilanjutkan dengan diskusi serta sesi tanya jawab. Peserta diberikan ruang untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing sehingga pembahasan dapat dikaitkan dengan kondisi masyarakat Desa Gebang Udik.
Dorong Masyarakat Menjadi Agen Perubahan
Seminar tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Pada akhir kegiatan, dilakukan evaluasi singkat, pembagian media edukasi, dan penutupan.
Ketua KKN Kelompok 134, Muhammad Sulthan Al Aziz, bersama mahasiswa KKN berharap edukasi tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
DPL KKN Kelompok 134, Asriyanti Rosmalina, M.Ag., serta Pemerintah Desa Gebang Udik turut mendukung upaya mahasiswa dalam menghadirkan edukasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Keberhasilan mitigasi banjir dan pengelolaan sampah sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Kebiasaan tidak membuang sampah sembarangan, memilah sampah, menjaga saluran air, serta menerapkan pola hidup bersih dan ramah lingkungan menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang lebih tangguh terhadap risiko bencana.
Melalui kegiatan ini, KKN Kelompok 134 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap masyarakat Desa Gebang Udik semakin memahami bahwa pencegahan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Selaras dengan SDGs
Seminar edukasi ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui upaya meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana serta membangun lingkungan permukiman yang lebih aman dan sehat.
Kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui edukasi pemilahan dan pengelolaan sampah secara lebih bertanggung jawab sejak dari sumber.
Selain itu, edukasi mengenai kepedulian lingkungan dan pengurangan risiko banjir turut berkaitan dengan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action) melalui penguatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Melalui kolaborasi mahasiswa, pemerintah desa, DLH Kabupaten Cirebon, dan masyarakat, KKN Kelompok 134 berupaya menghadirkan langkah sederhana yang dapat diterapkan secara nyata untuk mewujudkan Desa Gebang Udik yang lebih bersih, sehat, peduli lingkungan, dan tangguh terhadap bencana.


