UIN Siber Cirebon – Semangat kolaborasi lintas perguruan tinggi dan masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi penghijauan yang dilaksanakan Mahasiswa KKN Kelompok 38 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama KKNT IPB University di Desa Jatimerta, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Minggu (2/8/2026). Kegiatan berupa penanaman bibit pohon ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ruang terbuka hijau di tingkat desa.
Aksi penghijauan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Pemerintah Desa Jatimerta, Karang Taruna, hingga ibu-ibu PKK. Kolaborasi lintas akademisi dan lintas generasi ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat untuk Desa yang Lebih Hijau
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari perwakilan mahasiswa serta arahan dari Kuwu Desa Jatimerta, Sunaryo. Selanjutnya, mahasiswa bersama Karang Taruna mempersiapkan lokasi penanaman sekaligus mendistribusikan bibit pohon yang akan ditanam.
Proses penanaman dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, mahasiswa KKNT IPB University, perangkat desa, Karang Taruna, dan ibu-ibu PKK. Setelah seluruh bibit tertanam, kegiatan dilanjutkan dengan penyiraman bersama serta dokumentasi sebagai simbol komitmen menjaga lingkungan.
Ketua KKN Kelompok 38, Hasim, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari program kerja KKN, tetapi juga merupakan upaya membangun kepedulian masyarakat terhadap pentingnya penghijauan.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap semangat menjaga lingkungan tidak berhenti pada kegiatan penanaman pohon saja, tetapi terus tumbuh menjadi budaya bersama. Penghijauan merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan oleh generasi mendatang,” ujarnya.
Wujud Pengabdian Mahasiswa bagi Kelestarian Lingkungan
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Umihani, M.Pd.I., mengapresiasi sinergi yang terbangun antara mahasiswa dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Menurutnya, program penghijauan menjadi salah satu bentuk implementasi pengabdian mahasiswa yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada proses penanaman bibit, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian lingkungan melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Komitmen Bersama Menjaga Keberlanjutan
Kuwu Desa Jatimerta, Sunaryo, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa dan masyarakat.
“Sinergi ini merupakan langkah nyata untuk keberlanjutan lingkungan Desa Jatimerta. Kehadiran adik-adik mahasiswa dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan IPB University memberikan dampak positif yang besar. Bersama Karang Taruna dan ibu-ibu PKK, kami berkomitmen untuk menjaga bibit-bibit pohon ini agar tumbuh subur dan memberikan manfaat jangka panjang,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, perawatan bibit pohon diserahkan kepada masyarakat bersama Karang Taruna Desa Jatimerta agar tanaman dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat ekologis bagi desa.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Kelompok 38 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghadirkan aksi nyata dalam menjaga lingkungan. Program tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam demi mewujudkan desa yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)
Kegiatan penghijauan yang diinisiasi oleh KKN Kelompok 38 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama KKNT IPB University ini sejalan dengan komitmen dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program penanaman bibit pohon berkontribusi pada SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya mitigasi perubahan iklim dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 15 (Ekosistem Daratan) dengan mendorong pelestarian ruang terbuka hijau serta menjaga keberlangsungan ekosistem di lingkungan desa. Tidak kalah penting, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, Karang Taruna, PKK, dan masyarakat mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yakni membangun sinergi berbagai pihak dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.


