UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 59 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan kegiatan “Mari Mendongeng” bersama anak-anak Desa Kedungdalem sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kedungdalem pada Sabtu (15/8/2026), pukul 19.20–20.30 WIB, tersebut dikemas sebagai kegiatan literasi yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi anak-anak.
Melalui kegiatan mendongeng, mahasiswa KKN 59 berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan dunia anak. Cerita yang disampaikan oleh pendongeng menjadi media untuk mengembangkan kemampuan menyimak, imajinasi, kreativitas, sekaligus mengenalkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Mendongeng sebagai Ruang Belajar yang Menyenangkan
Kegiatan “Mari Mendongeng” diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian dongeng oleh pendongeng. Anak-anak mengikuti cerita dengan antusias dan memperoleh kesempatan untuk berinteraksi selama kegiatan berlangsung.
Pendekatan mendongeng dipilih karena cerita dapat menjadi media yang mudah diterima anak-anak. Melalui tokoh, alur, dan berbagai peristiwa dalam cerita, anak-anak dapat diajak mengenali pesan moral tanpa suasana pembelajaran yang terlalu formal.
Kegiatan juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk berimajinasi dan memahami berbagai nilai kehidupan melalui cerita yang sesuai dengan usia mereka. Dengan demikian, aktivitas literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga mencakup kemampuan mendengarkan, memahami, dan mengolah informasi.
Mahasiswa KKN Turut Dampingi Anak-anak
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN 59 berperan dalam mempersiapkan tempat, mengoordinasikan peserta, mendampingi anak-anak selama kegiatan, serta memastikan rangkaian acara berlangsung tertib dan lancar.
Ketua Kelompok KKN 59, Mohammad Abhidzarin Al Ghifari, menyampaikan bahwa kegiatan “Mari Mendongeng” menjadi salah satu upaya menghadirkan kegiatan edukatif yang dapat memberikan pengalaman positif bagi anak-anak Desa Kedungdalem.
“Kegiatan ‘Mari Mendongeng’ yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN 59 merupakan kegiatan yang sangat positif dan bermanfaat bagi anak-anak Desa Kedungdalem. Melalui kegiatan mendongeng, anak-anak dapat belajar dengan cara yang menyenangkan sekaligus mengembangkan imajinasi, kreativitas, kemampuan menyimak, serta keberanian untuk berkomunikasi.”
Menurutnya, cerita juga dapat menjadi sarana untuk mengenalkan berbagai nilai kebaikan, seperti kejujuran, kepedulian, saling menghargai, dan semangat untuk belajar.
Menumbuhkan Minat Literasi Sejak Dini
Antusiasme anak-anak dan masyarakat yang hadir menunjukkan bahwa kegiatan literasi dapat dikemas dalam bentuk yang lebih interaktif dan menyenangkan. Kehadiran pendongeng memberikan pengalaman berbeda bagi anak-anak sekaligus membuka ruang interaksi yang mendorong mereka untuk terlibat secara aktif.
Kegiatan “Mari Mendongeng” juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung perkembangan anak di lingkungan masyarakat. Selain memberikan hiburan, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong anak-anak untuk semakin tertarik membaca, mendengarkan cerita, dan menemukan berbagai pengetahuan baru.
Mahasiswa KKN 59 berharap pengalaman yang diperoleh anak-anak melalui kegiatan ini dapat meninggalkan kesan positif dan menjadi salah satu langkah sederhana dalam membangun kebiasaan belajar serta kecintaan terhadap literasi sejak dini.
Selaras dengan Pendidikan Bermutu
Kegiatan “Mari Mendongeng” sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Bermutu, khususnya dalam mendukung pembelajaran yang inklusif, kreatif, dan relevan bagi anak-anak. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mengambil peran dalam menghadirkan ruang belajar nonformal yang mendorong perkembangan pengetahuan, kreativitas, dan karakter anak.


