UIN Siber Cirebon – KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Kelompok 78 menghadirkan program kelas tambahan bagi siswa di tiga lembaga pendidikan di wilayah Japura Lor, yakni SDN 1 Japura Lor, SDN 2 Japura Lor, dan MI Al-Ihsan. Program yang berlangsung selama dua minggu, 20 Juli hingga 2 Agustus 2026, menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung proses pembelajaran siswa di luar kegiatan belajar mengajar reguler.
Kegiatan yang dimulai pada 20 Juli 2026 tersebut dilaksanakan sebagai upaya memberikan pendampingan belajar yang lebih dekat dan sesuai dengan kemampuan serta kebutuhan masing-masing siswa. Melalui kelas tambahan, mahasiswa KKN tidak hanya membantu pemahaman materi, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Pendampingan Belajar Disesuaikan dengan Kebutuhan Siswa
Pelaksanaan kelas tambahan dilakukan melalui bimbingan secara langsung dan individu. Pendekatan tersebut memungkinkan mahasiswa memberikan perhatian lebih kepada siswa yang membutuhkan bantuan dalam memahami materi pembelajaran.
Mahasiswa mendampingi siswa selama proses belajar, memberikan penjelasan secara bertahap, membantu ketika menghadapi kesulitan, serta membuka ruang bagi siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami. Dengan pendampingan yang lebih personal, proses pembelajaran dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa.
Ketua Kelompok 78, Naufal Faqih Ramadhan, menjelaskan bahwa salah satu fokus pendampingan adalah membantu siswa yang masih membutuhkan dukungan dalam kemampuan membaca.
“Melalui program kelas tambahan ini, kami berupaya memberikan pendampingan secara lebih dekat kepada siswa yang masih membutuhkan bantuan dalam membaca. Dengan bimbingan secara individu, kami dapat menyesuaikan pembelajaran dengan kemampuan masing-masing siswa, mulai dari mengenal dan membaca kata hingga membantu meningkatkan kelancaran membaca. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan membuat siswa semakin percaya diri dalam membaca.”
Siswa Antusias Mengikuti Kelas Tambahan
Selama pelaksanaan kegiatan, siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang baik. Interaksi langsung antara mahasiswa dan siswa menciptakan suasana belajar yang kondusif sehingga siswa memiliki kesempatan lebih luas untuk menyampaikan kesulitan maupun pertanyaan selama pembelajaran.
Dukungan dari pihak sekolah juga menjadi bagian penting dalam kelancaran program. Kolaborasi tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan belajar siswa sekaligus memperoleh pengalaman dalam melakukan pendampingan pendidikan secara langsung.
Program kelas tambahan juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa KKN untuk menerapkan kemampuan komunikasi, pendampingan, dan pengelolaan pembelajaran dalam konteks nyata. Pengalaman tersebut memperkuat peran mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat yang turut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Dorong Pendidikan Berkualitas dan Berkelanjutan
Kelas tambahan Kelompok 78 sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui upaya mendukung kesempatan belajar yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa. Pendampingan secara individu menjadi salah satu bentuk pendekatan yang membantu siswa memperoleh dukungan sesuai dengan kemampuan belajarnya.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat melalui kontribusi di bidang pendidikan. Sementara bagi siswa, pendampingan diharapkan dapat membantu meningkatkan pemahaman materi, kemampuan membaca, serta kepercayaan diri dalam mengikuti proses belajar.
Melalui sinergi mahasiswa KKN, sekolah, dan siswa, program kelas tambahan Kelompok 78 diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama kegiatan berlangsung, tetapi juga menjadi pengalaman belajar yang mendorong tumbuhnya semangat belajar dan budaya pendidikan yang lebih inklusif di wilayah Japura Lor.


