UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Kelompok 142 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mendorong kepedulian siswa terhadap lingkungan melalui program Sosialisasi Bijak Memilah Sampah di SDN 1 Kalibaru. Kegiatan yang dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan ini menjadi upaya mahasiswa untuk membangun kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak usia dini.
Program tersebut dilaksanakan pada 29 Juli, 1 Agustus, dan 5 Agustus 2026 dengan materi yang disusun secara bertahap, mulai dari pengenalan jenis sampah hingga praktik pemilahan dan refleksi pembelajaran menggunakan media digital.
Kenalkan Jenis Sampah dan Konsep 3R
Pertemuan pertama pada Rabu (29/7/2026) difokuskan pada pengenalan berbagai jenis sampah, cara memilah sampah sesuai kategorinya, serta konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
Mahasiswa KKN Kelompok 142 menyampaikan materi melalui presentasi interaktif dan mengajak siswa berdiskusi mengenai persoalan sampah yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Penayangan video mengenai dampak membuang sampah sembarangan juga digunakan untuk membantu siswa memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan dan mengikuti kuis yang diberikan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan pemahaman materi.
Tak Hanya Teori, Siswa Praktik Memilah Sampah
Pembelajaran kemudian dilanjutkan pada Sabtu (1/8/2026) melalui praktik langsung pemilahan sampah. Siswa diajak menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dengan membedakan sampah berdasarkan jenisnya.
Kegiatan praktik menjadi bagian penting karena siswa tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga belajar menerapkannya secara langsung. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan baru agar siswa lebih terbiasa membuang sampah pada tempat yang sesuai.
Kepala SDN 1 Kalibaru, Anhar, S.Pd., menyampaikan bahwa pemilahan sampah sebenarnya telah diterapkan di sekolah dengan menyediakan tempat sampah organik dan anorganik. Namun, kebiasaan tersebut masih perlu diperkuat.
“Untuk pemilahan sampah memang sempat kami berlakukan, tong sampah juga sudah sedia ada dua organik dan anorganik. Tapi ya, namanya anak-anak, semua dibuang di satu tempat. Jadi sosialisasi kembali mengenai pemilahan sampah ya cocok, supaya anak kembali paham organik dibuang di mana, begitupun anorganik dibuang di tempatnya.”
Pada pertemuan terakhir, Rabu (5/8/2026), mahasiswa mengajak siswa melakukan refleksi terhadap materi yang telah dipelajari dengan memanfaatkan media digital sebagai bahan ajar. Penggunaan media digital menjadi salah satu cara untuk membuat pembelajaran lingkungan lebih menarik dan dekat dengan karakter siswa.
Kolaborasi Sekolah dan KKN Dukung Lingkungan Berkelanjutan
Pelaksanaan program mendapat dukungan dari pihak SDN 1 Kalibaru sehingga rangkaian sosialisasi dapat berjalan secara bertahap dan interaktif. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong keberlanjutan kebiasaan memilah sampah setelah program KKN selesai.
Kelompok KKN 142 diketuai oleh Januar Ibrahim dan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rijal Assidiq Mulyana, M.Pd. Melalui program ini, mahasiswa berharap siswa tidak hanya memahami jenis dan cara memilah sampah, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Program Sosialisasi Bijak Memilah Sampah turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 – Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran lingkungan yang interaktif dan aplikatif. Kegiatan ini juga mendukung SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengenalan konsep 3R dan kebiasaan memilah sampah sejak dini.
Selain itu, pembiasaan menjaga lingkungan di sekolah berkontribusi terhadap SDG 11 – Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, sementara kolaborasi mahasiswa KKN dan pihak sekolah mencerminkan semangat SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Dengan rangkaian edukasi, praktik, dan refleksi tersebut, KKN Kelompok 142 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap budaya memilah sampah dapat menjadi kebiasaan yang melekat pada siswa dan turut membentuk generasi yang lebih peduli terhadap kebersihan serta keberlanjutan lingkungan.


