UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan Posko Sahabat Literasi sebagai ruang belajar alternatif bagi anak-anak di Dusun Karangdawa, Desa Setupatok, Kecamatan Mundu. Program yang dilaksanakan secara rutin setiap Senin, Selasa, dan Rabu pukul 19.30–20.30 WIB di Posko KKN ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak sekaligus menumbuhkan budaya belajar di luar lingkungan sekolah.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (4/8/2026) tersebut diikuti oleh anak-anak dengan kemampuan belajar yang beragam, mulai dari yang belum mengenal huruf, masih belajar mengeja, hingga yang telah mampu membaca dengan lancar. Melalui pendampingan yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta, mahasiswa KKN menciptakan suasana belajar yang lebih efektif, interaktif, dan menyenangkan.
Pendampingan Belajar Sesuai Kebutuhan Anak
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membagi peserta ke dalam beberapa kelompok berdasarkan tingkat kemampuan membaca. Anak-anak yang belum mengenal huruf dibimbing untuk mengenali alfabet dan suku kata, sementara peserta yang masih mengeja didampingi untuk membaca kata serta kalimat sederhana.
Adapun anak-anak yang telah lancar membaca diarahkan untuk memahami isi cerita, berdiskusi mengenai pesan yang terkandung dalam bacaan, serta mengembangkan kemampuan numerasi melalui latihan berhitung sederhana. Pendekatan tersebut membuat proses belajar lebih terarah sekaligus memberikan ruang bagi setiap anak untuk berkembang sesuai potensinya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 30, Wulan Andini, M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, Posko Sahabat Literasi menjadi langkah nyata mahasiswa dalam menjawab tantangan rendahnya kemampuan literasi anak di lingkungan masyarakat.
“Program ini menjadi langkah positif dalam membantu meningkatkan kemampuan membaca anak-anak sekaligus menumbuhkan minat belajar sejak dini. Pendampingan seperti ini sangat dibutuhkan karena masih terdapat anak-anak yang memerlukan perhatian khusus dalam penguatan literasi,” ujarnya.
Membangun Budaya Belajar yang Berkelanjutan
Lebih dari sekadar mengajarkan membaca dan berhitung, Posko Sahabat Literasi juga menjadi ruang interaksi yang hangat antara mahasiswa dan anak-anak. Suasana belajar yang komunikatif membuat peserta lebih percaya diri untuk bertanya, mencoba membaca, hingga menyelesaikan berbagai latihan yang diberikan.
Antusiasme anak-anak yang hadir secara rutin menunjukkan tingginya kebutuhan akan ruang belajar nonformal di lingkungan masyarakat. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan membaca, meningkatkan rasa ingin tahu, serta membangun semangat belajar yang terus berlanjut meskipun masa KKN telah berakhir.
Melalui Posko Sahabat Literasi, KKN Kelompok 30 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui program sederhana yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di desa.
Mendukung Pencapaian SDGs
Program Posko Sahabat Literasi turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan layanan pendampingan belajar yang meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak dalam lingkungan belajar nonformal yang inklusif.
- SDG 10 – Berkurangnya Kesenjangan, dengan memberikan kesempatan belajar bagi seluruh anak tanpa membedakan tingkat kemampuan sehingga setiap peserta memperoleh pendampingan sesuai kebutuhannya.
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan ruang belajar yang berkelanjutan bagi anak-anak.


