UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Kelompok 58 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memperkuat budaya literasi anak melalui Program Penguatan Literasi Baca Tulis dan Al-Qur’an di Desa Bayalangu Lor, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon. Kegiatan yang dilaksanakan pada 6 Agustus 2026 tersebut menyasar peserta didik di SDN 1 Bayalangu Lor, SDN 2 Bayalangu Lor, dan Madrasah Hidayatul Awam sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
Program ini dirancang untuk menumbuhkan kebiasaan membaca, meningkatkan kemampuan memahami bacaan, serta memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an sejak dini. Pendekatan pembelajaran dibuat interaktif agar peserta didik dapat belajar dengan lebih nyaman, aktif, dan menyenangkan.
Perkuat Literasi Baca Tulis di Sekolah Dasar
Di SDN 1 Bayalangu Lor dan SDN 2 Bayalangu Lor, mahasiswa KKN memberikan pendampingan melalui berbagai aktivitas literasi baca tulis. Siswa diajak mengikuti kegiatan membaca nyaring, membaca pemahaman, latihan menulis sederhana, hingga permainan edukatif yang dirancang untuk meningkatkan minat dan keterlibatan mereka selama proses pembelajaran.
Pendampingan tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis membaca dan menulis, tetapi juga mendorong siswa untuk memahami isi bacaan dan berani berinteraksi selama kegiatan berlangsung. Metode yang komunikatif membuat proses belajar menjadi lebih dinamis serta membantu siswa membangun rasa percaya diri.
Penguatan Literasi Al-Qur’an di Madrasah
Sementara itu, di Madrasah Hidayatul Awam, mahasiswa KKN memberikan pendampingan dalam penguatan literasi Al-Qur’an. Peserta didik dibimbing membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, melakukan murojaah, serta memperoleh pendampingan secara langsung berdasarkan kemampuan masing-masing.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan literasi yang tidak hanya mendukung aspek akademik, tetapi juga penguatan karakter dan nilai keagamaan peserta didik. Antusiasme siswa selama mengikuti pendampingan menunjukkan adanya respons positif terhadap pembelajaran yang diberikan.
Ketua KKN Kelompok 58, Muhammad Dwi Prasetyo, mengatakan bahwa program tersebut menjadi bentuk komitmen mahasiswa untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Desa Bayalangu Lor.
“Melalui kegiatan literasi baca tulis di SDN 1 Bayalangu Lor dan SDN 2 Bayalangu Lor, serta literasi Al-Qur’an di Madrasah Hidayatul Awam, kami berharap dapat menumbuhkan minat baca, semangat belajar, dan kecintaan peserta didik terhadap ilmu pengetahuan maupun Al-Qur’an,” ujarnya.
Berdampak pada Minat Belajar dan Budaya Literasi
Program Penguatan Literasi KKN Kelompok 58 memberikan dampak positif terhadap keterlibatan dan semangat belajar peserta didik. Pembelajaran interaktif membantu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan membaca, menulis, memahami bacaan, dan membaca Al-Qur’an.
Kolaborasi mahasiswa KKN dengan pihak sekolah, madrasah, dan masyarakat juga menjadi faktor penting agar penguatan literasi dapat terus dikembangkan setelah masa KKN berakhir. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan di Desa Bayalangu Lor.
Kegiatan tersebut turut didukung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rosidi Rido, M.Pd., Kepala SDN 1 Bayalangu Lor Supendi, S.Pd., Kepala SDN 2 Bayalangu Lor Taba, S.Pd.SD., serta Kuwu Bayalangu Lor Firman.
Sejalan dengan SDGs Pendidikan Berkualitas
Penguatan literasi yang dilakukan KKN Kelompok 58 sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung akses terhadap pembelajaran yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan.
Melalui penguatan literasi baca tulis dan Al-Qur’an, mahasiswa KKN tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan dasar peserta didik, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat belajar dan budaya membaca di lingkungan sekolah dan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan pendidikan anak-anak Desa Bayalangu Lor.


