UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Kelompok 77 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan pendekatan kreatif dalam penguatan literasi melalui program Literasi Menggambar Imajinasi. Kegiatan pengabdian tersebut dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, di Balai Desa Astanamukti, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, dengan melibatkan siswa SD Negeri 1 Astanamukti dan MI Wathoniah Astanamukti.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan literasi sekaligus mengembangkan kreativitas dan keberanian anak dalam mengekspresikan gagasan. Melalui kegiatan menggambar, mewarnai, dan bercerita, siswa diajak memahami bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan mengolah ide dan menyampaikannya kepada orang lain.
Menguatkan Literasi melalui Media Visual
Kegiatan diawali dengan perkenalan dan ice breaking untuk menciptakan suasana belajar yang santai dan menyenangkan. Mahasiswa KKN kemudian mengajak peserta menggambar berdasarkan tema seperti cita-cita, lingkungan, serta imajinasi masing-masing.
Dalam prosesnya, mahasiswa memberikan pendampingan agar siswa dapat menuangkan gagasan secara bebas melalui gambar dan warna. Setelah menyelesaikan karya, siswa diberi kesempatan mempresentasikan hasil gambar di hadapan peserta lainnya sekaligus menceritakan makna atau ide yang dituangkan dalam karya tersebut.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 77, Dr. H. Yusuf, M.Pd., menilai pendekatan tersebut menjadi alternatif penting dalam memperluas pemaknaan literasi.
“Penguatan literasi itu tidak harus selalu lewat membaca dan menulis saja, tapi juga bisa melalui media lain seperti menggambar. Dari sini anak-anak belajar menuangkan ide dan melatih cara berpikir mereka,” ujarnya.
Anak Lebih Berani Mengekspresikan Ide
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Siswa tidak hanya aktif menggambar dan mewarnai, tetapi juga menunjukkan keberanian ketika diminta menjelaskan hasil karya mereka di depan teman-temannya.
Kepala MI Wathoniah Astanamukti, Wahidin, S.Pd.I., Gr., mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan kemampuan komunikasi.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu, karena anak-anak jadi lebih berani menyampaikan ide apa yang mereka pikirkan dan juga belajar bercerita dari hasil karya mereka sendiri,” ungkapnya.
Ketua KKN Kelompok 77, Rohmat Agustian, menjelaskan bahwa kegiatan dikemas dengan pendekatan yang ringan agar proses belajar tidak terasa membebani.
“Kami mencoba menghadirkan kegiatan literasi yang lebih santai dan menyenangkan, supaya anak-anak tidak merasa terbebani dan jenuh, tapi tetap bisa belajar mengekspresikan ide mereka,” tuturnya.
Berdampak pada Kreativitas dan Kepercayaan Diri Anak
Program Literasi Menggambar Imajinasi memberikan dampak positif dalam pengembangan kreativitas, kemampuan komunikasi, dan kepercayaan diri siswa. Ketika anak diberi kesempatan menuangkan gagasan melalui gambar dan kemudian menceritakannya, mereka belajar menghubungkan ide visual dengan kemampuan berbahasa secara sederhana.
Kegiatan ini juga mendukung SDGs Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui penguatan kemampuan belajar dan pengembangan potensi anak dengan metode pendidikan yang kreatif dan inklusif.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen KKN Kelompok 77 dalam menghadirkan pengabdian yang sesuai dengan kebutuhan anak. Dengan pendekatan literasi yang menyenangkan, kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan belajar, keberanian berekspresi, dan kreativitas siswa sejak dini.
Kegiatan ini turut didukung oleh Kuwu Desa Astanamukti Durohman, Kepala SD Negeri 1 Astanamukti Muhamad Enuh Bastomi, S.Pd.SD., Kepala MI Wathoniah Astanamukti Wahidin, S.Pd.I., Gr., serta DPL Dr. H. Yusuf, M.Pd.


