UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Kelompok 85 Desa Gebang UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan Bimbel Pelangi Literasi Calistung sebagai ruang belajar bagi anak-anak usia sekolah dasar di Desa Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Program yang berlangsung selama masa KKN, 20 Juli–16 Agustus 2026, ini menjadi upaya mahasiswa dalam memperkuat kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung sekaligus menumbuhkan semangat belajar anak.
Kegiatan bimbingan belajar dilaksanakan di posko KKN dengan suasana yang dibuat santai, interaktif, dan menyenangkan. Melalui pendampingan secara langsung, anak-anak memperoleh kesempatan untuk belajar sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Hadirkan Ruang Belajar yang Menyenangkan
Bimbel Pelangi Literasi Calistung hadir sebagai respons terhadap kebutuhan sejumlah anak yang masih memerlukan pendampingan dalam menguasai kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung.
Mahasiswa KKN menerapkan berbagai aktivitas pembelajaran, mulai dari membaca bersama, latihan menulis, berhitung sederhana, permainan edukatif, hingga pemberian motivasi. Pendekatan tersebut membuat proses belajar tidak terasa kaku sehingga anak-anak lebih berani mencoba, bertanya, dan mengikuti kegiatan secara aktif.
Antusiasme peserta terlihat dalam setiap pertemuan. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pendampingan akademik, tetapi juga memperoleh ruang untuk membangun rasa percaya diri dan kebiasaan belajar yang positif.
Dorong Literasi dan Numerasi Sejak Dini
Melalui Bimbel Pelangi Literasi Calistung, mahasiswa KKN Kelompok 85 berupaya memberikan kontribusi terhadap penguatan literasi dan numerasi di lingkungan masyarakat Desa Gebang.
Kemampuan membaca, menulis, dan berhitung menjadi bekal penting bagi anak untuk mengikuti proses pendidikan pada jenjang berikutnya. Karena itu, pendampingan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan setiap peserta.
Program ini juga diarahkan untuk menumbuhkan minat belajar dan budaya membaca sejak dini. Dengan adanya ruang belajar alternatif di luar sekolah, anak-anak diharapkan semakin terbiasa menggunakan waktu luang untuk kegiatan yang mendukung perkembangan kemampuan mereka.
Ketua Kelompok KKN 85, Muhamad Hidayat, mengatakan bahwa program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang nyaman sekaligus membangun optimisme anak terhadap pendidikan.
“Melalui Bimbel Pelangi Literasi Calistung, kami ingin memberikan ruang belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak Desa Gebang. Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi yang luar biasa, hanya saja mereka membutuhkan kesempatan, pendampingan, dan semangat untuk terus berkembang,” ujarnya.
Memberikan Dampak bagi Anak Desa Gebang
Selain meningkatkan kemampuan calistung, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang melalui tumbuhnya rasa percaya diri, minat belajar, dan kebiasaan membaca pada anak-anak.
Mahasiswa KKN juga mendorong keterlibatan orang tua dan masyarakat agar semangat belajar yang telah dibangun selama program dapat terus dilanjutkan setelah masa KKN berakhir.
“Harapan kami, adik-adik tetap rajin belajar, gemar membaca, dan tidak pernah takut untuk mencoba hal-hal baru. Teruslah bermimpi setinggi mungkin, karena masa depan yang baik dimulai dari kemauan untuk belajar hari ini,” tambah Muhamad Hidayat.
Kegiatan ini turut mendapat pendampingan dari Dr. H. Ahmad Khomaini Syafeie, S.Pd., M.Ag. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan Rusdi Haris selaku Kuwu Desa Gebang.
Selaras dengan SDGs
Bimbel Pelangi Literasi Calistung turut mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kemampuan dasar dan akses pembelajaran yang inklusif bagi anak-anak.
Program ini juga berkontribusi pada SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan dengan memberikan pendampingan belajar sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing anak.
Melalui kolaborasi mahasiswa KKN, orang tua, dan masyarakat, program ini diharapkan dapat menjadi langkah sederhana yang memberikan dampak berkelanjutan bagi penguatan pendidikan dan budaya literasi di Desa Gebang.


