UIN Siber Cirebon (Kuningan) – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan pangan berbasis kearifan lokal terus diwujudkan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon. Melalui Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA), berpartisipasi dalam gerakan pelestarian bawang purba bersama Pondok Pesantren Al-Bahjah, Pondok Pesantren Kanjul Ulum, serta Jamaah Pengajian Alam Semesta Kanjul Ulum di kawasan pertanian Desa Sarwadadi, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kelestarian tanaman lokal yang memiliki nilai historis, ekologis, sekaligus potensi ekonomi bagi masyarakat. Selain melakukan peninjauan lahan budidaya bawang purba, peserta juga mengikuti diskusi mengenai pengembangan pertanian berkelanjutan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan pemberdayaan masyarakat.
Pelestarian Lingkungan sebagai Implementasi Nilai Keislaman
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag., menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari amanah manusia sebagai khalifah fil ardh atau pemelihara bumi.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang tidak hanya berkembang di ruang akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan lingkungan dan kehidupan masyarakat.
“Menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual setiap manusia. Perguruan tinggi memiliki kewajiban untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang tidak hanya berkembang di ruang akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Budidaya bawang purba ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar menjaga warisan hayati sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis kearifan lokal,” ujar Dr. Anwar Sanusi.
Ia menambahkan bahwa pelestarian tanaman lokal tidak hanya bertujuan menjaga keanekaragaman hayati, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian yang berkelanjutan.
Sinergi Kampus, Pesantren, dan Masyarakat
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Para jamaah Pengajian Alam Semesta Kanjul Ulum bersama sivitas pesantren dan perwakilan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terlibat langsung dalam proses pemeliharaan tanaman, pengamatan pertumbuhan bawang purba, serta berbagi pengalaman mengenai teknik budidaya yang ramah lingkungan.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, pesantren, dan masyarakat ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Melalui sinergi tersebut, pengembangan pertanian berbasis kearifan lokal diharapkan mampu menjadi bagian dari pembangunan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain memperkuat ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi media edukasi untuk menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini melalui pendekatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.
Wujud Implementasi Ekoteologi
Sebagai fakultas yang mengembangkan kajian keislaman, kemanusiaan, dan peradaban, Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong implementasi ekoteologi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Pendekatan tersebut mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup sehingga mampu melahirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti pelestarian bawang purba, kampus berupaya memperkuat perannya sebagai pusat transformasi ilmu pengetahuan yang responsif terhadap isu perubahan iklim, konservasi lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.
Ke depan, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap semakin banyak kolaborasi yang melibatkan perguruan tinggi, pesantren, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kekayaan hayati Indonesia. Pelestarian tanaman lokal seperti bawang purba tidak hanya menjadi upaya mempertahankan warisan budaya dan lingkungan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.


