UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mematangkan persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), kampus siber pertama di Indonesia ini menggelar Pembekalan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN 2026 sebagai langkah strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan kualitas pendampingan mahasiswa di tengah masyarakat.(17/6/26).
Kegiatan yang diikuti para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan KKN berjalan efektif, terarah, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pembekalan juga menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan program-program unggulan yang akan diimplementasikan mahasiswa selama masa pengabdian.
Evaluasi KKN Sebelumnya Jadi Bekal Perbaikan
Pada sesi pembukaan, Dr. Budi Manfaat, M.S.I. menyampaikan pemaparan komprehensif mengenai berbagai pengalaman, tantangan, dan kendala yang pernah dihadapi mahasiswa selama pelaksanaan KKN pada periode-periode sebelumnya.
Menurutnya, evaluasi terhadap berbagai dinamika lapangan merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan KKN di masa mendatang.
“Pengalaman dari pelaksanaan KKN sebelumnya harus menjadi bahan pembelajaran bersama. Dengan adanya kesamaan persepsi antar DPL, mahasiswa akan mendapatkan arahan yang lebih jelas, terukur, dan solutif sehingga mampu menjalankan program pengabdian dengan baik di masyarakat,” ujar Dr. Budi Manfaat.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya ditentukan oleh mahasiswa, tetapi juga oleh kualitas pendampingan yang diberikan dosen pembimbing sebagai mentor, fasilitator, dan pengarah program di lapangan.
KKN 2026 Fokus pada Pendampingan Produk Halal dan UMKM
Salah satu program unggulan yang akan menjadi fokus KKN Tahun 2026 adalah pendampingan produk halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Materi tersebut disampaikan oleh Mahrun Nisa Ali, M.A., perwakilan Lembaga Halal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang menjelaskan pentingnya peran mahasiswa dan DPL dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait standar produk halal.
Menurutnya, pendampingan halal tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga menjadi strategi penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang semakin kompetitif.
“Mahasiswa harus mampu menjadi agen edukasi di masyarakat. Pastikan pelaku UMKM memahami bahwa produk halal bukan hanya soal kepatuhan syariah, tetapi juga menyangkut kualitas produk, kepercayaan konsumen, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” tegas Mahrun Nisa Ali.
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai proses produksi halal, sertifikasi halal, serta peluang pengembangan usaha yang lebih luas.
DPL Diharapkan Menjadi Mentor yang Solutif dan Inspiratif
Melalui kegiatan pembekalan ini, LPPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap seluruh DPL mampu menjadi pendamping yang responsif, komunikatif, dan inspiratif bagi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di berbagai daerah.
Sinergi antara evaluasi pengalaman KKN terdahulu, penguatan kapasitas dosen pembimbing, serta integrasi program pemberdayaan masyarakat diyakini akan menjadikan KKN 2026 lebih berkualitas dan berdampak nyata.
KKN tidak lagi sekadar menjadi kewajiban akademik mahasiswa, tetapi menjadi wahana nyata untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial, ekonomi, pendidikan, dan keagamaan yang dihadapi masyarakat.
Menebar Manfaat untuk Masyarakat
Pelaksanaan KKN 2026 menjadi bukti komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.
Melalui program-program yang berbasis kebutuhan masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan manfaat, inovasi, dan pemberdayaan di tengah kehidupan sosial.
Semangat kolaborasi antara dosen, mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi penting untuk menciptakan pengabdian yang berkelanjutan dan berdampak luas.
“Pengabdian terbaik bukanlah tentang seberapa lama kita hadir di masyarakat, tetapi seberapa besar manfaat yang kita tinggalkan untuk mereka.”
Mendukung SDGs
Kegiatan Pembekalan DPL KKN 2026 mendukung pencapaian:
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas
- SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
- SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
- SDG 11 – Kota dan Komunitas Berkelanjutan
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.


