UIN Siber Cirebon – Prestasi akademik kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kali ini, Aditya Ramadhan, mahasiswa semester 8, berhasil mempublikasikan artikel ilmiahnya pada Hamfara: Journal of Islamic Economic Studies (HAMFARA), sebuah jurnal ilmiah yang berfokus pada kajian Ekonomi Islam (Islamic Economics) dan Keuangan Syariah (Islamic Finance).(23/6/26).
Artikel yang berhasil diterbitkan tersebut berjudul “Application Right of Khiyar as a Legal Protection Mechanism in the Ecosystem of Online Diamond Trading: A Perspective from Islamic Law and Positive Law”. Penelitian ini mengkaji penerapan hak khiyar sebagai mekanisme perlindungan hukum dalam ekosistem perdagangan diamond secara online dengan pendekatan hukum Islam dan hukum positif.
Publikasi ini menjadi capaian membanggakan karena mengangkat isu yang sangat relevan dengan perkembangan ekonomi digital saat ini, khususnya transaksi perdagangan berbasis teknologi yang membutuhkan kepastian hukum dan perlindungan bagi para pihak yang terlibat.
Menjawab Tantangan Perdagangan Digital Berbasis Syariah
Dalam penelitiannya, Aditya Ramadhan menyoroti pentingnya konsep hak khiyar dalam transaksi digital modern. Hak khiyar dalam hukum Islam memberikan kesempatan kepada pihak yang bertransaksi untuk melanjutkan atau membatalkan akad apabila ditemukan ketidaksesuaian, cacat, atau kondisi tertentu yang dapat merugikan salah satu pihak.
Konsep tersebut dinilai sangat relevan diterapkan dalam perdagangan diamond online yang saat ini berkembang pesat, termasuk dalam ekosistem perdagangan aset digital dan permainan daring yang melibatkan transaksi virtual.
Melalui kajiannya, Aditya berupaya menunjukkan bahwa nilai-nilai hukum Islam memiliki kontribusi besar dalam menciptakan sistem perdagangan digital yang adil, transparan, dan memberikan perlindungan hukum bagi konsumen maupun pelaku usaha.
“Perkembangan teknologi harus diimbangi dengan sistem perlindungan hukum yang memadai. Hukum Islam melalui konsep khiyar menawarkan solusi yang relevan untuk menjamin keadilan dan kepastian dalam transaksi digital modern,” ungkap Aditya.
Apresiasi dari Kaprodi HES
Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Afif Muamar, M.H.I., memberikan apresiasi atas capaian yang diraih Aditya Ramadhan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa HES mampu menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga mampu menjawab persoalan hukum kontemporer yang berkembang di masyarakat.
“Kami sangat bangga atas capaian Aditya Ramadhan. Publikasi ini membuktikan bahwa mahasiswa HES memiliki kapasitas intelektual yang mampu bersaing dalam dunia akademik. Tema yang diangkat juga sangat aktual karena menyentuh isu hukum ekonomi syariah di era digital. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk aktif meneliti, menulis, dan mempublikasikan karya ilmiah,” ujar Dr. Afif Muamar.
Dekan Fakultas Syariah: Prestasi Mahasiswa Harus Menjadi Budaya Akademik
Apresiasi juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., M.A.
Ia menegaskan bahwa publikasi ilmiah mahasiswa merupakan salah satu indikator berkembangnya budaya akademik yang sehat dan produktif di lingkungan perguruan tinggi.
“Prestasi Aditya Ramadhan menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Syariah tidak hanya unggul dalam pembelajaran di kelas, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui penelitian dan publikasi ilmiah. Kami berharap capaian ini menjadi penyemangat bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani menampilkan gagasan-gagasan terbaiknya di forum akademik nasional maupun internasional,” tegas Dr. Edy Setyawan.
Menurutnya, publikasi ilmiah mahasiswa merupakan investasi penting dalam membangun reputasi akademik kampus sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di era global.
Menginspirasi Generasi Muda untuk Berkarya
Keberhasilan Aditya Ramadhan menjadi pengingat bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjawab berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan hukum melalui riset serta karya ilmiah.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, penelitian yang mengintegrasikan nilai-nilai syariah dengan dinamika hukum modern menjadi kebutuhan yang semakin penting. Karya Aditya menunjukkan bahwa hukum Islam tidak hanya relevan dalam konteks tradisional, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap tantangan ekonomi digital masa kini.
Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk menghasilkan karya yang berdampak. Dengan ketekunan, keberanian meneliti, dan semangat belajar yang tinggi, mahasiswa dapat berkontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan masyarakat.
Ke depan, Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berkomitmen mendorong lahirnya lebih banyak karya ilmiah mahasiswa yang inovatif, solutif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman.


