UIN Siber Cirebon – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon di kancah internasional. Nurlaila Turohmah, mahasiswa Semester VII Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), resmi dinyatakan lulus sebagai delegasi International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 6 yang akan diselenggarakan di Malaysia, Singapura, dan Thailand pada 6–11 Agustus 2026.
Keikutsertaan Nurlaila sebagai delegasi internasional menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mampu bersaing di tingkat global melalui kompetensi akademik, kepemimpinan, serta wawasan keislaman yang moderat.
Berdasarkan surat resmi Nomor: B-370/SK/01/IC-SM 6/VI/2026 tertanggal 1 Juni 2026, Nurlaila Turohmah dinyatakan lolos seleksi sebagai peserta International Conference Santri Mendunia Batch 6, sebuah forum internasional yang mempertemukan mahasiswa dan santri dari berbagai perguruan tinggi untuk memperkuat jejaring keilmuan, kepemimpinan, diplomasi budaya, dan kolaborasi lintas negara.
Membawa Nama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ke Tingkat Global
Sebagai delegasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Nurlaila akan mengikuti rangkaian kegiatan akademik, seminar internasional, diskusi kepemudaan, pertukaran budaya, hingga kunjungan edukatif di tiga negara Asia Tenggara.
Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan global sekaligus memperkenalkan nilai-nilai Islam moderat, budaya Indonesia, dan kualitas pendidikan tinggi Islam Indonesia kepada dunia internasional.
Keikutsertaan ini juga selaras dengan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University (CIU) yang terus mendorong internasionalisasi mahasiswa melalui berbagai forum akademik dan kolaborasi global.
Ketua Prodi PAI: Bukti Mahasiswa PAI Mampu Bersaing di Level Internasional
Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Nurlaila.
“Kami sangat bangga atas keberhasilan Nurlaila Turohmah menjadi delegasi International Conference Santri Mendunia Batch 6. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan Agama Islam tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang baik, tetapi juga mampu berkompetisi dan berkolaborasi di forum internasional. Kami berharap pengalaman ini akan memperkaya wawasan global mahasiswa sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa PAI lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani tampil di tingkat dunia.”
Menurutnya, internasionalisasi mahasiswa merupakan bagian penting dalam pengembangan Program Studi Pendidikan Agama Islam agar mampu melahirkan lulusan yang adaptif, moderat, dan memiliki daya saing global.
Dekan FITK: Mahasiswa Adalah Duta Akademik dan Duta Bangsa
Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Saifuddin, M.Ag., menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari komitmen mahasiswa dalam meningkatkan kualitas diri.
“Mahasiswa yang mengikuti forum internasional sesungguhnya sedang membawa dua identitas sekaligus, yaitu sebagai duta akademik kampus dan duta bangsa. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga memperkenalkan karakter Islam yang moderat, budaya Indonesia, serta kualitas pendidikan tinggi Islam kepada masyarakat internasional. Kami berharap Nurlaila mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun jejaring akademik, memperluas pengalaman, dan kembali membawa gagasan-gagasan baru bagi kemajuan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.”
Ia menambahkan bahwa FITK akan terus mendorong mahasiswa agar aktif mengikuti konferensi, kompetisi, pertukaran pelajar, dan berbagai kegiatan internasional sebagai bagian dari penguatan kualitas lulusan.
Wakil Rektor III: Internasionalisasi Mahasiswa Menjadi Prioritas Kampus
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., menyampaikan bahwa keberhasilan mahasiswa mengikuti forum internasional merupakan implementasi nyata program internasionalisasi kampus.
“Kami terus berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk tampil di tingkat internasional. Kehadiran delegasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam International Conference Santri Mendunia menjadi bukti bahwa mahasiswa kita memiliki kapasitas untuk bersaing secara global. Kami berharap Nurlaila dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya agar terus meningkatkan kompetensi, kemampuan berbahasa asing, kepemimpinan, dan jejaring internasional.”
Prof. Hajam menegaskan bahwa pengalaman internasional akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan global di masa depan.
Menginspirasi Generasi Muda untuk Mendunia
Bagi Nurlaila Turohmah, kesempatan menjadi delegasi International Conference Santri Mendunia Batch 6 merupakan amanah sekaligus pengalaman berharga yang akan dimanfaatkan untuk belajar, berdiskusi, dan membangun kolaborasi dengan peserta dari berbagai negara.
Keikutsertaannya menjadi bukti bahwa semangat belajar, keberanian mengambil peluang, dan kerja keras dapat membuka jalan menuju panggung internasional.
Prestasi ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus mengembangkan kompetensi akademik, memperluas wawasan global, serta berkontribusi dalam memperkenalkan Indonesia sebagai bangsa yang kaya akan ilmu pengetahuan, budaya, dan nilai-nilai Islam yang moderat.
Dengan semakin banyaknya mahasiswa yang tampil di forum internasional, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon optimistis dapat terus memperkuat reputasinya sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.


