UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mendampingi pembiasaan salat Dhuha berjamaah di SMP Negeri 2 Plered, Kabupaten Cirebon, Selasa (22/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 06.45–07.30 WIB tersebut menjadi bagian dari rutinitas keagamaan sekolah yang diikuti siswa bersama para guru.
Salat Dhuha dilaksanakan secara berjamaah di lapangan SMP Negeri 2 Plered dan diikuti seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Pada pelaksanaan tersebut, H. Ahmad Junaedi, S.P., M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, bertindak sebagai imam.
Keterlibatan mahasiswa PLP dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman belajar di lingkungan sekolah. Selain mendampingi siswa, mahasiswa juga berkesempatan mengamati bagaimana pembiasaan keagamaan diterapkan secara konsisten sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
Membiasakan Ibadah dan Kedisiplinan Siswa
Pembiasaan salat Dhuha di SMP Negeri 2 Plered dilaksanakan secara rutin setiap Selasa hingga Kamis. Pelaksanaan pada pagi hari sebelum kegiatan pembelajaran dimulai menjadi salah satu upaya sekolah dalam membangun kebiasaan ibadah sekaligus kedisiplinan siswa.
Kegiatan yang dilakukan bersama-sama juga menciptakan ruang kebersamaan antara siswa, guru, dan mahasiswa PLP. Melalui rutinitas tersebut, siswa tidak hanya diarahkan untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga belajar mengikuti ketertiban dan tata tertib kegiatan bersama.
Bagi mahasiswa PLP, keterlibatan dalam pembiasaan ini memberikan pengalaman untuk memahami bahwa pendidikan karakter dapat dibangun melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara konsisten di lingkungan sekolah.
“Kegiatan salat Dhuha menjadi pengalaman berharga bagi kami sebagai mahasiswa PLP untuk turut belajar dan membangun kebiasaan positif bersama siswa.”
Keputrian, Ruang Pembinaan bagi Siswi
Sementara itu, siswi yang sedang berhalangan mengikuti kegiatan keputrian yang dilaksanakan di musala sekolah. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembinaan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswi sebagai remaja putri.
Materi keputrian mencakup pembahasan yang relevan dengan kehidupan siswi, baik mengenai aspek keagamaan maupun persoalan yang berkaitan dengan perkembangan mereka sebagai remaja. Dengan demikian, kegiatan pembiasaan tidak hanya berlangsung dalam bentuk ibadah berjamaah, tetapi juga memberikan ruang edukasi yang sesuai dengan kondisi peserta didik.
Bagi mahasiswa PLP, kegiatan tersebut menjadi pengalaman untuk melihat secara langsung bagaimana sekolah menyediakan pendekatan pembinaan yang berbeda sesuai kebutuhan siswa.
Belajar dari Pembiasaan di Lingkungan Sekolah
Keterlibatan mahasiswa PLP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam kegiatan salat Dhuha dan keputrian memberikan pengalaman pembelajaran di luar ruang kelas. Mahasiswa dapat mengamati proses pembentukan karakter melalui kegiatan keagamaan sekaligus berinteraksi dengan siswa dalam suasana sekolah yang lebih beragam.
Pengalaman tersebut juga memperlihatkan bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran akademik, tetapi turut dibentuk melalui budaya dan kebiasaan positif yang diterapkan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PLP memperoleh kesempatan untuk belajar mengenai pendampingan peserta didik, kedisiplinan, komunikasi, serta pentingnya membangun kebersamaan dalam lingkungan pendidikan.
Kegiatan salat Dhuha dan keputrian di SMP Negeri 2 Plered diharapkan terus menjadi bagian dari pembiasaan positif yang membantu siswa mengembangkan karakter religius, disiplin, dan mampu membangun kebersamaan dengan lingkungan sekolah.
Selaras dengan SDGs
Kegiatan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Bermutu melalui pembentukan karakter dan penguatan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga perkembangan sikap dan nilai peserta didik. Pembiasaan keagamaan dan pendampingan mahasiswa PLP menjadi bagian dari pengalaman pendidikan yang holistik di lingkungan sekolah.


