UIN Siber Cirebon — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon. Nandar Hermawan, mahasiswa Jurusan Tadris Matematika angkatan 2024, berhasil meraih hibah Dana Indonesia Raya (DIR) Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang didukung oleh LPDP.(10/8/26).
Hibah tersebut diperoleh melalui Program Layanan Produksi Media Kategori Penciptaan Karya Kreatif Inovatif dalam Lingkup Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan.
Proposal Nandar yang berhasil lolos seleksi mengangkat judul “Bersuara dalam Warna: Ekspresi Disabilitas Tanpa Batas.” Program ini menghadirkan kolaborasi bersama anak-anak penyandang disabilitas di Kabupaten Majalengka.
Melalui program tersebut, Nandar berupaya menciptakan ruang kreativitas yang inklusif. Anak-anak penyandang disabilitas diajak menuangkan gagasan, pengalaman, dan emosi mereka melalui karya visual.
Mengubah Warna Menjadi Ruang Ekspresi
Gagasan “Bersuara dalam Warna” berangkat dari keyakinan bahwa setiap orang memiliki hak yang sama untuk berkarya dan berekspresi.
Dalam program ini, penyandang disabilitas tidak ditempatkan sebagai objek kegiatan. Mereka justru diposisikan sebagai individu yang memiliki gagasan, kemampuan, kreativitas, dan potensi untuk terus dikembangkan.
Seni kemudian menjadi media untuk membuka ruang tersebut.
Melalui warna dan karya visual, para peserta diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi diri serta menyampaikan berbagai gagasan dengan cara yang mereka miliki.
Pendekatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan karya seni, tetapi juga menghadirkan pengalaman kreatif yang bermakna bagi para peserta.
Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi upaya untuk memperluas kesempatan anak-anak penyandang disabilitas agar dapat terlibat dalam aktivitas seni dan kreativitas secara lebih bebas, setara, dan inklusif.
Ketika Matematika Bertemu Kepedulian Sosial
Prestasi Nandar menjadi menarik karena menunjukkan bahwa mahasiswa Tadris Matematika tidak hanya berkutat pada angka, rumus, dan penalaran logis.
Melalui program “Bersuara dalam Warna”, kemampuan akademik justru dipadukan dengan kreativitas dan kepedulian terhadap persoalan sosial.
Gagasan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan tinggi dapat menjadi ruang untuk mengembangkan berbagai potensi mahasiswa. Ilmu yang dipelajari di ruang kelas dapat bertemu dengan kebutuhan masyarakat dan kemudian diwujudkan menjadi program yang memberikan manfaat.
Apresiasi Jurusan Tadris Matematika
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari jajaran pimpinan Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Ketua Jurusan Tadris Matematika, Dr. Arif Abdul Haqq, S.Si., M.Pd., bersama Sekretaris Jurusan, Dr. Hj. Indah Nursuprianah, M.Si., menyampaikan kebanggaan atas prestasi yang diraih Nandar.
Keduanya mengapresiasi kerja keras dan dedikasi Nandar dalam merancang program kreatif yang memiliki dimensi sosial dan inklusif.
Menurut mereka, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Tadris Matematika mampu mengembangkan potensi di luar kompetensi akademik sekaligus menghadirkan gagasan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Prestasi Nandar juga memperlihatkan bahwa kemampuan berpikir logis dan matematis dapat berjalan berdampingan dengan kreativitas, empati, serta kepedulian sosial.
Mendorong Kampus yang Semakin Inklusif
Program “Bersuara dalam Warna: Ekspresi Disabilitas Tanpa Batas” membawa pesan penting tentang pendidikan yang memberikan ruang bagi semua orang untuk berkembang.
Setiap individu memiliki cara yang berbeda dalam belajar, berkomunikasi, berkarya, dan mengekspresikan dirinya.
Karena itu, ruang kreativitas yang inklusif menjadi penting agar setiap potensi dapat tumbuh tanpa dibatasi oleh kondisi fisik maupun mental.
Karya Nandar juga menjadi pengingat bahwa mahasiswa dapat mengambil peran sebagai penggerak perubahan. Bukan hanya melalui teori, tetapi melalui aksi nyata yang hadir di tengah masyarakat.
Menginspirasi Mahasiswa untuk Berani Berkarya
Ketua dan Sekretaris Jurusan Tadris Matematika berharap capaian Nandar dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menggali potensi, berani mengikuti program kompetitif, dan menghadirkan inovasi yang memiliki manfaat sosial.
Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat semangat UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendorong mahasiswa agar tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Dari ruang kelas menuju masyarakat, dari ide menjadi karya, dan dari kreativitas lahir kebermanfaatan.
Prestasi Nandar Hermawan menunjukkan bahwa mahasiswa dapat menjadi bagian dari perubahan ketika ilmu pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian sosial dipertemukan dalam sebuah karya.





