UIN Siber Cirebon – Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penyelenggaraan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional bertema “Strengthening Human Resource Capacity and Digital Innovation for Sustainable SMEs in Cirebon.”
Kegiatan ini menghadirkan Princess G. Cole, MBA, CHRP, pakar Human Resource Management (HRM) asal Filipina yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan sumber daya manusia, inovasi digital, kepemimpinan berkelanjutan, serta penguatan daya saing usaha di era global.
Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia pelaku UMKM, khususnya yang bergerak di sektor ekonomi kreatif dan pariwisata, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta menciptakan model bisnis yang berkelanjutan dan kompetitif.
Menyiapkan SDM Pariwisata Syariah yang Adaptif dan Berdaya Saing Global
Ketua Program Studi Pariwisata Syariah FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Hafni Khairunnisa, M.Sc., menegaskan bahwa kegiatan PkM Internasional ini memiliki urgensi yang sangat penting dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata syariah dan UMKM berbasis kearifan lokal di Cirebon.
Menurutnya, kemajuan sektor pariwisata tidak hanya ditentukan oleh destinasi dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu memberikan pelayanan profesional, kreatif, inovatif, dan berbasis teknologi digital.
“Saat ini industri pariwisata syariah menghadapi tantangan sekaligus peluang besar. Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM dan inovasi digital menjadi kebutuhan utama agar pelaku UMKM dan sektor pariwisata mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kehadiran Princess G. Cole memberikan perspektif global yang sangat relevan untuk menjawab tantangan tersebut,” ujar Hafni Khairunnisa.
Ia menjelaskan bahwa pengembangan pariwisata syariah yang berkelanjutan harus didukung oleh SDM yang memiliki kemampuan manajerial, literasi digital, serta pemahaman terhadap nilai-nilai etika dan keberlanjutan.
Transfer Pengetahuan Global untuk Kemajuan Masyarakat
Sementara itu, Dr. Hj. Dewi Fatmasari, M.Si., Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan bahwa kegiatan PkM Internasional ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi kampus yang berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi dengan akademisi dan praktisi internasional membuka ruang pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa, dosen, pelaku UMKM, dan masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan literasi digital, serta membangun wawasan global bagi para pelaku usaha dan masyarakat. Kami ingin menghadirkan manfaat yang konkret melalui transfer pengetahuan, pengalaman internasional, dan praktik terbaik yang dapat diterapkan langsung dalam pengembangan usaha dan sektor pariwisata di Cirebon,” ungkap Dr. Dewi Fatmasari.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara dunia akademik, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan transformasi ekonomi digital.
Pakar Filipina: SDM adalah Kunci Keberhasilan Inovasi
Dalam pemaparannya, Princess G. Cole, MBA, CHRP menekankan bahwa keberhasilan sebuah usaha tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi terutama pada kualitas manusia yang mengelolanya.
Menurutnya, inovasi digital harus diiringi dengan pengembangan kompetensi, kepemimpinan yang adaptif, serta budaya kerja yang berorientasi pada keberlanjutan.
“Technology can accelerate growth, but people drive transformation. Sustainable SMEs require skilled, innovative, and resilient human resources who are ready to embrace change and create value for society,” jelas Princess G. Cole.
Ia juga mengajak para peserta untuk menjadikan transformasi digital sebagai peluang dalam meningkatkan produktivitas, kualitas layanan, dan daya saing usaha di era ekonomi global.
Dekan FEBI: Hasil PkM Harus Berdampak dan Berkelanjutan
Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat internasional harus menghasilkan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh stakeholder.
Menurutnya, hasil-hasil yang diperoleh dari kegiatan ini tidak boleh berhenti pada forum diskusi, tetapi harus dapat diimplementasikan dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah.
“Kami berharap hasil PkM Internasional ini mampu memberikan dampak nyata bagi para pelaku UMKM, sektor pariwisata, mahasiswa, dan masyarakat luas. Pengetahuan yang diperoleh harus menjadi modal untuk menciptakan inovasi, meningkatkan kualitas layanan, memperluas jejaring usaha, dan memperkuat daya saing ekonomi daerah secara berkelanjutan,” tegas Dr. Didi Sukardi.
Ia menambahkan bahwa FEBI akan terus mendorong kolaborasi internasional sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Menginspirasi Masa Depan Pariwisata dan UMKM Cirebon
Melalui kegiatan PkM Internasional ini, Program Studi Pariwisata Syariah FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan perannya sebagai motor penggerak pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan.
Kolaborasi bersama pakar internasional menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem UMKM dan pariwisata yang lebih tangguh, inovatif, dan berkelanjutan.
“Pariwisata yang maju lahir dari manusia yang unggul. Ketika SDM berkualitas bertemu inovasi digital, maka peluang untuk menciptakan kesejahteraan dan kemajuan akan semakin terbuka lebar.”
Mendukung Pencapaian SDGs
Kegiatan ini mendukung pencapaian beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu:
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas
- SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
- SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
- SDG 11 – Kota dan Komunitas Berkelanjutan
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.


