UIN Siber Cirebon – Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi dimulai melalui kegiatan Opening Ceremony PLP di SMK Islamic Centre Cirebon, Senin, 7 September 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan sekolah secara langsung sekaligus mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan.
Kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa peserta PLP tersebut dihadiri oleh Kepala SMK Islamic Centre Cirebon Hj. Halimatus Sa’diyah, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Hariyanto, S.T., Gr., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ilma Riska Isfiani, M.Pd., Ketua PLP Nayla Permata Faqih, serta para Guru Pamong. Seluruh mahasiswa peserta PLP turut mengikuti rangkaian kegiatan pembukaan dan pengarahan.
PLP Jadi Langkah Awal Mengenal Dunia Persekolahan
Opening Ceremony diawali dengan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan, serta pembukaan resmi oleh Kepala SMK Islamic Centre Cirebon. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan doa dan sesi pengarahan sebelum mahasiswa berkoordinasi secara langsung dengan Guru Pamong masing-masing.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan mahasiswa kepada pihak sekolah sekaligus membangun koordinasi yang baik selama pelaksanaan PLP. Mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai tugas, tanggung jawab, aturan, serta harapan yang perlu diperhatikan selama menjalani praktik di lingkungan sekolah.
Kepala SMK Islamic Centre Cirebon, Hj. Halimatus Sa’diyah, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan PLP tersebut. “PLP bukan sekadar praktik mengajar, tapi langkah awal mencetak pendidik yang berkarakter, berilmu, dan bermanfaat,” menjadi salah satu pesan yang menguatkan makna pelaksanaan PLP bagi mahasiswa.
Guru Pamong Jadi Mitra Belajar Mahasiswa
Setelah rangkaian pembukaan selesai, mahasiswa bertemu dengan Guru Pamong sesuai bidang masing-masing. Dalam sesi tersebut, mahasiswa berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta memperoleh penjelasan mengenai jadwal kegiatan, tugas, standar pengajaran, dan berbagai hal teknis yang perlu dipersiapkan selama PLP.
Para Guru Pamong yang terlibat meliputi Ani Nurlaila Zamzam, M.Pd. untuk bidang Bahasa Inggris, Khodijah, S.Ag. untuk Pendidikan Agama Islam (PAI), serta S. Hafidz Firmansyah, S.Pd., Gr. untuk Manajemen Pendidikan Islam (MPI).
Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Melalui komunikasi yang terbuka dengan Guru Pamong, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih optimal dan memahami praktik pendidikan secara lebih nyata.
Bekali Mahasiswa dengan Sikap Profesional

PLP tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempraktikkan kemampuan mengajar. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mempelajari budaya sekolah, membangun komunikasi dengan warga sekolah, memahami karakter peserta didik, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama dan beradaptasi.
DPL PLP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Ilma Riska Isfiani, M.Pd., turut memberikan arahan agar mahasiswa memanfaatkan PLP sebagai ruang belajar dan pengalaman profesional. Mahasiswa juga diharapkan senantiasa menjaga kedisiplinan, kesantunan, tanggung jawab, serta nama baik almamater selama berada di lingkungan sekolah.
Hal tersebut sejalan dengan pesan yang disampaikan dalam kegiatan bahwa “pengalaman adalah guru terbaik. PLP adalah tempat di mana ilmu bertemu praktik.” Dengan demikian, pengalaman yang diperoleh selama PLP diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia pendidikan.
Pelaksanaan PLP di SMK Islamic Centre Cirebon sekaligus mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kompetensi calon pendidik. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan berorientasi pada pengalaman nyata, sekaligus memperkuat komitmen sebagai Kampus Inklusif yang membuka ruang belajar dan kolaborasi bersama satuan pendidikan.


