UIN Siber Cirebon – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui Asesmen Lapangan Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) yang dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 10–11 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Lantai 8 dan Lantai 4 Gedung Siber SBSN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini menjadi tahapan strategis dalam proses akreditasi Program Studi PAI sekaligus ikhtiar mempertahankan predikat Akreditasi Unggul yang selama ini melekat pada program studi tertua dan salah satu ikon akademik di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Asesmen Lapangan menghadirkan dua asesor berpengalaman dari LAMDIK, yakni Dr. H. Karwadi, M.Ag. dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai Asesor I dan Dr. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.Si. sebagai Asesor II.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan universitas, mulai dari Rektor, para Wakil Rektor, Dekan, Ketua dan Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Ketua LPPM, para Ketua Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, alumni, pengguna lulusan (stakeholder), hingga Tim Task Force yang selama ini mempersiapkan seluruh dokumen akreditasi.
Komitmen Menjaga Mutu Pendidikan
Ketua Program Studi PAI, Dr. Siti Maryam Munjiat, M.Pd.I., memandu jalannya kegiatan asesmen dengan penuh semangat dan optimisme. Ia menyampaikan bahwa seluruh civitas akademika telah bekerja secara maksimal dalam mempersiapkan proses asesmen, mulai dari penyusunan dokumen hingga kesiapan implementasi berbagai indikator mutu.
Menurutnya, asesmen lapangan bukan sekadar proses penilaian administrasi, tetapi juga menjadi momentum refleksi untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dekan FITK: Sinkronisasi Dokumen Menjadi Kunci
Dalam sambutannya, Dekan FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Saifuddin, M.Ag., menegaskan pentingnya keselarasan antara dokumen yang telah disampaikan kepada LAMDIK dengan implementasi nyata di lapangan.
Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk menunjukkan budaya mutu yang selama ini telah dibangun bersama.
“Asesmen lapangan merupakan kesempatan bagi kita untuk memperlihatkan bahwa seluruh dokumen yang telah disusun benar-benar diimplementasikan dalam tata kelola, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga layanan akademik. Sinergi seluruh unsur menjadi kekuatan utama kita,” ujarnya.
Asesor LAMDIK Lakukan Validasi Implementasi
Asesor I, Dr. H. Karwadi, M.Ag., menjelaskan bahwa tujuan utama asesmen lapangan adalah melakukan validasi terhadap seluruh dokumen yang telah dikirimkan sebelumnya oleh Program Studi PAI.
Menurutnya, asesmen juga menjadi sarana untuk melihat secara langsung implementasi sistem penjaminan mutu yang telah dijalankan oleh program studi.
“Kami hadir untuk melakukan konfirmasi dan validasi terhadap berbagai data yang telah disampaikan. Kami berharap proses asesmen ini berjalan lancar sehingga mampu memberikan gambaran objektif mengenai kualitas Program Studi Pendidikan Agama Islam,” ungkapnya.
Sementara itu, Asesor II, Dr. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.Si., menambahkan bahwa proses asesmen tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga pada implementasi nyata seluruh standar pendidikan tinggi.
“Kami ingin melihat bagaimana tata kelola program studi berjalan, kualitas proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, capaian lulusan, hingga budaya mutu yang telah dibangun. Semua itu menjadi bagian penting dalam proses penilaian akreditasi,” jelasnya.
Tim Task Force Pastikan Seluruh Persiapan Optimal
Ketua Tim Task Force Akreditasi, Toheri, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa seluruh tim telah melakukan berbagai persiapan secara intensif selama beberapa bulan terakhir.
Menurutnya, kolaborasi lintas unit menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh data, dokumen, dan bukti implementasi siap diverifikasi oleh asesor.
“Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian asesmen lapangan. Persiapan dilakukan secara menyeluruh melalui koordinasi lintas unit agar seluruh indikator akreditasi dapat dipenuhi secara optimal,” jelas Toheri.
Optimistis Pertahankan Predikat Unggul
Pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi bukti komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Dengan dukungan seluruh sivitas akademika, Program Studi Pendidikan Agama Islam optimistis mampu mempertahankan predikat Akreditasi Unggul, sekaligus memperkuat posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University yang terus menghadirkan inovasi pendidikan berbasis teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Melalui budaya mutu yang kuat, tata kelola yang profesional, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berupaya menghasilkan lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap menjawab tantangan pendidikan di era digital.


