UIN Siber Cirebon — Bursa Kerja Khusus (BKK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadiri Rapat Koordinasi Forum BKK se-Kota Cirebon yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Cirebon pada Kamis (9/7/2026) di Aula Dinas Ketenagakerjaan Kota Cirebon. Dalam forum tersebut, BKK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama pengelola BKK dari berbagai satuan pendidikan di Kota Cirebon memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas layanan ketenagakerjaan, serta memperluas akses informasi kerja dan peluang penempatan bagi para lulusan.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa, AP., M.M., menyampaikan bahwa mengantarkan siswa maupun lulusan menuju dunia kerja merupakan tugas mulia yang diemban oleh setiap Bursa Kerja Khusus (BKK). Ia menekankan pentingnya penguatan peran BKK dalam mendukung penempatan siswa maupun lulusan ke dunia kerja.
Ma’ruf juga mengingatkan pentingnya memberikan edukasi kepada calon tenaga kerja mengenai prosedur bekerja yang aman, khususnya bagi mereka yang berminat bekerja di luar negeri. Melalui sosialisasi slogan “Bekerja Aman di Luar Negeri”, Dinas Ketenagakerjaan Kota Cirebon terus mendorong penempatan tenaga kerja yang legal, aman, serta memberikan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia.
Sebagai bagian dari evaluasi strategi penyebaran informasi lowongan kerja, Dinas Ketenagakerjaan Kota Cirebon memperkenalkan Cirebon Menggawe, sistem informasi ketenagakerjaan berbasis digital yang resmi diluncurkan pada 22 Juni 2026. Melalui platform tersebut, peserta diperkenalkan dengan mekanisme pengelolaan data perusahaan, publikasi lowongan kerja, pendataan pencari kerja, hingga pemantauan proses lamaran secara terintegrasi. Pemanfaatan sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas layanan dalam mempertemukan lulusan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri secara lebih cepat, akurat, dan transparan.
Selain itu, Dinas Ketenagakerjaan Kota Cirebon juga menyampaikan rencana pelaksanaan program Magang Berdampak yang saat ini masih dalam tahap perencanaan. Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan kompetensi dan pengalaman kerja bagi calon tenaga kerja sebelum memasuki dunia kerja.
Dalam rapat koordinasi tersebut juga disampaikan penguatan peran Bursa Kerja Khusus (BKK), yang menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Kementerian Ketenagakerjaan dalam memperkuat operasional BKK. Selain itu, dibahas pula penguatan regulasi, optimalisasi fungsi BKK dalam penyaluran lulusan, peningkatan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, pemanfaatan sistem informasi ketenagakerjaan, serta pelaksanaan tracer study untuk mendukung peningkatan keterserapan lulusan.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala UPT Pengembangan Karir/BKK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Wahyono, M.Pd.I., mengatakan, “Kami berharap forum ini dapat memperkuat kolaborasi dalam membuka akses lowongan kerja dan program magang bagi mahasiswa maupun alumni. Upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar kami dalam meningkatkan akses dan kesiapan kerja bagi mahasiswa maupun alumni.”
Keikutsertaan BKK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam rapat koordinasi ini menjadi wujud komitmen institusi dalam memperkuat jejaring ketenagakerjaan bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Melalui kolaborasi tersebut, layanan pengembangan karier, akses informasi kerja, serta program magang bagi mahasiswa dan alumni diharapkan semakin optimal guna meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.


