UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan Program Literasi untuk Kita (PELITA) sebagai upaya memperkuat budaya membaca dan meningkatkan minat literasi siswa sekolah dasar di Desa Sambeng, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026) pukul 09.00–12.00 WIB tersebut berlangsung di SD Negeri 1 Sambeng dan SD Negeri 2 Sambeng. Program ini menghadirkan pengalaman belajar yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan melalui perpustakaan keliling serta dongeng edukatif.
Perpustakaan Keliling Perluas Akses Bacaan Siswa
Dalam pelaksanaan PELITA, mahasiswa KKN berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Cirebon untuk menghadirkan layanan perpustakaan keliling. Kehadiran perpustakaan keliling memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengakses beragam koleksi bacaan secara lebih mudah dan menarik.
Siswa dapat memilih serta membaca buku sesuai dengan minat mereka. Beragam bahan bacaan tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan aktivitas membaca sebagai kegiatan yang menyenangkan sekaligus memperluas wawasan siswa.
Program ini diharapkan dapat membantu sekolah menciptakan lingkungan yang semakin mendukung tumbuhnya kebiasaan membaca, terutama melalui akses terhadap bahan bacaan yang beragam dan sesuai dengan usia anak.
Dongeng Edukatif Bangun Imajinasi dan Karakter
Selain perpustakaan keliling, PELITA juga menghadirkan sesi dongeng edukatif bersama Indonesia Bercerita yang berkolaborasi dengan BMH Cirebon.
Penyampaian cerita dilakukan secara interaktif sehingga siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga diajak terlibat dalam proses pembelajaran. Melalui cerita yang inspiratif, siswa diperkenalkan pada berbagai pesan moral dan nilai karakter yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Metode mendongeng juga menjadi pendekatan kreatif untuk mengembangkan imajinasi anak sekaligus menumbuhkan ketertarikan mereka terhadap aktivitas membaca dan cerita.
Kolaborasi untuk Penguatan Literasi Sekolah
Ketua Kelompok KKN Desa Sambeng, Maulana Firgiansyah, mengatakan bahwa PELITA dirancang untuk menghadirkan pengalaman literasi yang menyenangkan bagi siswa.
“Program Literasi untuk Kita (PELITA) kami hadirkan sebagai upaya menumbuhkan minat baca siswa melalui kegiatan yang menyenangkan. Kolaborasi dengan perpustakaan keliling serta Indonesia Bercerita dan BMH Cirebon diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang berkesan sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Program ini menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN, sekolah, pemerintah daerah, dan mitra sosial dalam mendukung penguatan budaya literasi di lingkungan pendidikan dasar.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Wortoyo, M.Si., turut mendampingi pelaksanaan program. Kegiatan tersebut juga melibatkan Wara selaku Kuwu Desa Sambeng serta Wardika, S.Pd. selaku Kepala SD Negeri 1 Sambeng.
Dampak PELITA bagi Siswa dan Lingkungan Sekolah
Pelaksanaan PELITA diharapkan memberikan sejumlah dampak positif, antara lain meningkatkan minat baca siswa, memperluas akses terhadap bahan bacaan, mengembangkan imajinasi dan kemampuan berpikir, serta menanamkan nilai-nilai karakter melalui cerita edukatif.
Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai program selama masa KKN. Sekolah dan masyarakat dapat melanjutkan kebiasaan membaca dengan memanfaatkan fasilitas serta sumber bacaan yang tersedia sehingga budaya literasi dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Sejalan dengan SDGs Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas
Program PELITA memiliki keterkaitan erat dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4, yaitu Pendidikan Berkualitas. Melalui peningkatan akses terhadap bahan bacaan dan kegiatan pembelajaran yang interaktif, program ini mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif, berkualitas, dan mendorong perkembangan kemampuan anak.
Kolaborasi berbagai pihak dalam PELITA juga menunjukkan bahwa penguatan literasi membutuhkan keterlibatan bersama. Perguruan tinggi, pemerintah daerah, sekolah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat mengambil peran untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak.
Melalui PELITA, mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya menjadikan literasi sebagai pengalaman belajar yang dekat, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak Desa Sambeng. Langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun generasi yang gemar membaca, berkarakter, kreatif, dan memiliki wawasan luas.


