UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 45 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memulai kegiatan pengabdian di SDN 1 Mayung, Senin (3/8/2026). Kehadiran mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk membantu proses pembelajaran, tetapi juga membangun kolaborasi bersama guru dan sekolah dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif sekaligus memperkuat budaya literasi melalui program M-LEAD (Mayung Literacy Ambassador Development).
Kegiatan perdana diawali dengan mengikuti upacara bendera bersama seluruh warga sekolah. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun kedekatan dengan kepala sekolah, dewan guru, dan para siswa.
Bangun Sinergi Sejak Hari Pertama
Usai upacara, mahasiswa KKN Kelompok 45 memperkenalkan diri kepada seluruh warga sekolah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi dan koordinasi bersama Kepala SDN 1 Mayung mengenai pembagian kelas, teknis pendampingan pembelajaran, serta rencana program kerja selama masa KKN.
Dalam koordinasi tersebut, mahasiswa turut memperkenalkan M-LEAD (Mayung Literacy Ambassador Development) sebagai salah satu program unggulan. Program ini dirancang untuk mendukung penguatan budaya literasi dan meningkatkan kemampuan membaca siswa melalui kegiatan yang menarik serta berkelanjutan.
Kepala SDN 1 Mayung menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dan berharap kolaborasi yang dibangun dapat memberikan manfaat bagi proses pembelajaran di sekolah.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Kelompok 45 di SDN 1 Mayung. Semoga melalui pendampingan pembelajaran dan program M-LEAD, mahasiswa dapat berkolaborasi dengan guru untuk menghadirkan suasana belajar yang lebih menarik serta menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Pendampingan Belajar dengan Pendekatan Interaktif
Setelah koordinasi, mahasiswa mulai melakukan pendampingan pembelajaran sesuai pembagian kelas yang telah disepakati. Mahasiswa membantu guru selama proses belajar mengajar, mendampingi siswa dalam memahami materi, serta berupaya menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Kehadiran mahasiswa di kelas menjadi ruang kolaborasi antara calon pendidik, guru, dan siswa. Selain membantu proses pembelajaran, mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk memahami karakter peserta didik serta melihat secara langsung kebutuhan pembelajaran di lingkungan sekolah.
Ketua KKN Kelompok 45 menyampaikan bahwa pengalaman pada hari pertama menjadi bagian penting dalam membangun hubungan dengan warga sekolah.
“Hari pertama di SDN 1 Mayung menjadi awal yang berharga bagi kami. Kami tidak hanya datang untuk mengajar, tetapi juga belajar memahami karakter siswa, membangun kedekatan dengan guru, dan bersama-sama menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan melalui program M-LEAD,” ungkapnya.
Evaluasi untuk Perkuat Kolaborasi
Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan evaluasi bersama guru kelas 1 dan kelas 2 serta Kepala SDN 1 Mayung. Evaluasi dilakukan untuk membahas pelaksanaan pendampingan pembelajaran, memberikan masukan, serta menyusun langkah tindak lanjut program KKN di sekolah.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Aguslani, M.Ag., turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan KKN Kelompok 45 di SDN 1 Mayung.
Evaluasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan program kerja mahasiswa dapat berjalan sesuai kebutuhan sekolah. Melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan, mahasiswa dan pihak sekolah diharapkan dapat membangun sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
M-LEAD Dorong Literasi yang Berkelanjutan
Pengenalan M-LEAD pada hari pertama menjadi langkah awal KKN Kelompok 45 dalam menghadirkan program penguatan literasi di SDN 1 Mayung. Program ini diharapkan dapat mendorong siswa untuk semakin dekat dengan aktivitas membaca sekaligus membangun lingkungan sekolah yang mendukung budaya literasi.
Kehadiran mahasiswa juga menjadi kesempatan untuk mengimplementasikan nilai pengabdian kepada masyarakat melalui pendidikan. Di sisi lain, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung dari guru dan siswa mengenai bagaimana menciptakan proses pembelajaran yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan peserta didik.
Selaras dengan SDGs
Kegiatan KKN Kelompok 45 di SDN 1 Mayung sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Melalui pendampingan pembelajaran dan penguatan program literasi, mahasiswa turut mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih inklusif, interaktif, dan mendukung perkembangan kemampuan dasar siswa.
Program M-LEAD juga berkontribusi terhadap upaya membangun budaya belajar yang berkelanjutan melalui penguatan minat baca dan kemampuan literasi sejak dini.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, guru, dan pihak sekolah, kegiatan perdana ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian program yang memberikan manfaat nyata bagi siswa SDN 1 Mayung sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.


