UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Kelompok 98 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengajak ibu-ibu Majlis Ta’lim Nurhasanah meningkatkan kesadaran terhadap kehalalan produk yang dikonsumsi keluarga melalui pengajian bertema “Peran Ibu sebagai Penjaga Kehalalan Rumah Tangga” pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat di bidang keagamaan sekaligus pemberdayaan perempuan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 98 mendorong para ibu untuk menjadikan kesadaran halal sebagai bagian dari kehidupan keluarga sehari-hari. Edukasi tidak hanya menekankan pentingnya memilih makanan halal, tetapi juga membangun kebiasaan lebih teliti dalam menentukan produk yang digunakan dan dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga.
Ibu Memiliki Peran Strategis Menjaga Kehalalan Keluarga
Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN Kelompok 98 menjelaskan bahwa ibu memiliki peran strategis dalam menjaga kehalalan dan keberkahan rumah tangga. Peran tersebut dapat dimulai dari proses memilih bahan makanan, mengolahnya, hingga menyajikan hidangan bagi keluarga.
Kesadaran terhadap kehalalan produk menjadi penting karena pilihan konsumsi keluarga merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan pengetahuan yang memadai, para ibu diharapkan dapat lebih cermat memastikan produk yang dikonsumsi keluarga sesuai dengan prinsip kehalalan.
Materi tersebut juga mengajak jamaah melihat bahwa menjaga kehalalan rumah tangga bukan hanya persoalan memilih makanan, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun keluarga yang memiliki kesadaran terhadap nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Teliti Memilih Produk, Perkuat Kesadaran Halal
Selain membahas peran ibu dalam menjaga kehalalan makanan, mahasiswa KKN 98 juga mengajak jamaah untuk lebih teliti ketika memilih berbagai produk yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah memperhatikan label halal pada kemasan produk sebelum membeli atau menggunakannya. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memastikan produk yang dikonsumsi dan digunakan keluarga telah memenuhi standar kehalalan yang berlaku.
Edukasi melalui forum pengajian dipilih karena menjadi ruang yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Penyampaian materi dapat berlangsung secara komunikatif sekaligus membuka ruang bagi jamaah untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya kesadaran halal dalam lingkup keluarga.
Pengabdian Mahasiswa melalui Edukasi Keagamaan
Kegiatan bersama Majlis Ta’lim Nurhasanah menjadi salah satu bentuk kontribusi KKN Kelompok 98 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghadirkan edukasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Penguatan kesadaran halal di tingkat keluarga diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan. Para ibu yang memperoleh pemahaman dari kegiatan ini dapat menerapkannya dalam memilih bahan makanan dan produk sehari-hari sekaligus meneruskan pengetahuan tersebut kepada anggota keluarga.
Melalui pendekatan pengabdian berbasis edukasi keagamaan, mahasiswa KKN 98 tidak hanya hadir dalam kegiatan masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being) melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap konsumsi dan penggunaan produk yang sesuai dengan prinsip halal, serta SDG 5: Kesetaraan Gender (Gender Equality) melalui penguatan peran perempuan dalam pengambilan keputusan di lingkungan keluarga.
Dengan semakin kuatnya kesadaran halal dari lingkup rumah tangga, diharapkan masyarakat mampu membangun pola kehidupan keluarga yang lebih cermat, bertanggung jawab, dan selaras dengan nilai-nilai keagamaan.


