Polda Sumbar Buka Peluang Kolaborasi dengan UIN Siber Cirebon
UIN Siber Cirebon (Padang) – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghadirkan riset yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terus mendapat perhatian berbagai pihak. Setelah melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Tim Riset MoRA–The Air Funds LPDP Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melanjutkan agenda strategis dengan mengunjungi Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat pada Rabu (8/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi langkah penting untuk memperluas hilirisasi hasil riset di bidang ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi penegak hukum.
Bertempat di Markas Polda Sumatera Barat, Jalan Jenderal Sudirman No. 55, Padang, rombongan diterima langsung oleh Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol. Solihin, didampingi Karo SDM Polda Sumbar Kombes Pol. Anissullah M. Ridha, S.I.K., S.H., M.H., serta Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi selama hampir satu jam.
Membangun Sinergi Riset untuk Ketahanan Pangan
Delegasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dipimpin oleh Prof. Dr. Sugianto, M.H., yang memperkenalkan seluruh anggota Tim Riset MoRA LPDP sekaligus menjelaskan arah penelitian yang sedang dikembangkan.
Dalam paparannya, Prof. Sugianto menyampaikan bahwa penelitian bertajuk Transformasi Ekonomi Pertanian Purba Berbasis Syariah pada Smart Farming merupakan riset yang didanai MoRA–The Air Funds LPDP selama periode 2026–2027.
Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan sistem pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan mikroorganisme lokal (MoL), pengolahan sampah organik, serta penerapan teknologi smart farming untuk meningkatkan produktivitas pertanian tanpa bergantung pada pupuk kimia.
Menurutnya, riset ini tidak hanya menghasilkan inovasi ilmiah, tetapi juga dirancang agar dapat diterapkan langsung di masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.
Pertanian Purba Jadi Solusi Lahan Produktif
Dalam sesi pemaparan teknis, anggota inti Tim MoRA sekaligus praktisi Pertanian Purba, Deden Lesmana, menjelaskan bahwa metode yang dikembangkan mampu mengembalikan kesuburan tanah secara alami.
Pendekatan tersebut memanfaatkan mikroorganisme lokal (MoL) sebagai agen biologis untuk memperbaiki struktur tanah yang selama ini mengalami penurunan kualitas akibat penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus.
Menurutnya, sistem ini tidak hanya menjaga produktivitas lahan, tetapi juga lebih ramah lingkungan, efisien, serta mendukung pertanian berkelanjutan.
“Melalui pendekatan ini, lahan yang sebelumnya kurang produktif dapat dipulihkan secara bertahap sehingga mampu menghasilkan panen yang lebih sehat dan berkelanjutan,” jelas Deden Lesmana.
Ia juga menegaskan bahwa konsep tersebut sejalan dengan agenda nasional dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan potensi lokal.
Sejalan dengan Program Ketahanan Pangan Polri
Paparan Tim MoRA mendapat respons positif dari jajaran Polda Sumatera Barat.
Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol. Solihin, menilai inovasi yang dikembangkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki potensi besar untuk mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang selama ini dijalankan Polri.
Sebagaimana diketahui, Kepolisian Republik Indonesia saat ini juga aktif mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan budidaya jagung dan pemanfaatan lahan produktif di berbagai daerah.
Karena itu, pendekatan Pertanian Purba dinilai memiliki kesamaan visi dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Peluang MoU dan Pendampingan hingga Tingkat Polres
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Wakapolda Sumatera Barat membuka peluang kerja sama yang lebih konkret antara Polda Sumbar dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Ia bahkan menginstruksikan Kabid Humas Polda Sumbar untuk mengkaji lebih lanjut peluang penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai dasar pengembangan program bersama.
Apabila kerja sama tersebut terealisasi, implementasi program diproyeksikan dapat menjangkau 19 Kepolisian Resor (Polres) di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Melalui jaringan Polres dan Bhabinkamtibmas, inovasi Pertanian Purba diharapkan dapat diterapkan di tingkat desa sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Riset Kampus Hadir Menjawab Kebutuhan Bangsa
Kunjungan ini menjadi bukti bahwa hasil penelitian perguruan tinggi tidak berhenti sebagai publikasi ilmiah, tetapi dapat berkembang menjadi solusi nyata bagi pembangunan nasional.
Sebagai Cyber Islamic University, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong lahirnya riset yang aplikatif, kolaboratif, dan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Melalui dukungan MoRA–The Air Funds LPDP, inovasi Pertanian Purba diharapkan dapat menjadi salah satu model pengembangan pertanian berkelanjutan yang mendukung ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.






