Berita Internasional Kegiatan SDGs
Home » Pos » Berita » Studium General Internasional TIPS UIN Siber Cirebon Bahas Pembelajaran IPS Digital Berbasis SDGs

Studium General Internasional TIPS UIN Siber Cirebon Bahas Pembelajaran IPS Digital Berbasis SDGs

Studium General Internasional

UIN Siber Cirebon – Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan kegiatan Studium General International bertema “Digital Social Studies Learning Based On The Sustainable Development Goals (SDGs)” pada Rabu(6/5/)2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini berlangsung di Gedung Siber Lantai 8 dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, termasuk peserta dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Asosiasi Program Studi Pendidikan IPS Indonesia (APRIPSI).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Saifuddin, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pendidikan IPS memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memiliki kepedulian terhadap isu sosial dan pembangunan berkelanjutan.

“Transformasi pendidikan di era digital tidak cukup hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga harus mampu membangun kesadaran sosial, karakter, dan tanggung jawab global mahasiswa melalui pendekatan pembelajaran yang relevan dengan SDGs,” ujarnya.

Dr. H. Saifuddin, M.Ag.

Pembelajaran IPS Digital dan Kesetaraan Gender

Narasumber pertama, Prof. Dr. Nana Supriatna, M.Ed. dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menyampaikan materi bertajuk “Creative Pedagogy in Social Studies Learning for Promoting Gender Equality Based on the SDGs-4”. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa pembelajaran digital memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi global peserta didik, seperti meningkatnya literasi digital, berkembangnya kemampuan komunikasi dan kolaborasi, serta meluasnya akses pembelajaran.

“English Mastery di Job Preparation Sesi Pertama, UPT Pengembangan Karir UIN Siber Cirebon Bekali Mahasiswa Hadapi TOEFL”

Namun demikian, Prof. Nana juga mengingatkan adanya dampak negatif penggunaan gadget tanpa pengawasan yang dapat memengaruhi perkembangan fisik, sosial, emosional, hingga kesehatan mental anak. Menurutnya, penggunaan gadget secara tidak bijak dapat memicu kecanduan konten negatif, cyberbullying, hingga meningkatnya kasus pernikahan dini akibat lemahnya kontrol sosial dan pendidikan karakter.

“Pendidikan menjadi salah satu jalan penting untuk menciptakan kesetaraan gender. Melalui pendidikan, perempuan memiliki kesempatan memahami kondisi sosial dan menentukan pilihan hidup secara lebih bijak,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa implementasi pendidikan kesetaraan gender dalam pembelajaran IPS dapat dilakukan melalui pembagian tugas tanpa stereotip gender, pengenalan tokoh emansipasi seperti R.A. Kartini, pembiasaan menghargai pendapat orang lain, hingga diskusi mengenai isu ketidaksetaraan gender dan pernikahan dini.

Prof. Dr. Nana Supriatna, M.Ed.

Jepang Dorong Pembelajaran Berbasis SDGs

Narasumber kedua, Prof. Katsuhisa Shirai, Ph.D. dari Aichi Toho University Jepang, memaparkan materi berjudul “Practice Trends of Digital Social Studies Lessons Based on the SDGs in Japan”. Ia menjelaskan perkembangan implementasi SDGs di Jepang yang saat ini menempatkan negara tersebut pada peringkat ke-19 dari 167 negara dalam laporan pembangunan berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

Menurut Prof. Shirai, keberhasilan Jepang dalam mempertahankan kualitas pendidikan dan performa akademik siswa pada survei PISA didukung oleh penerapan pembelajaran terpadu berbasis penyelidikan (inquiry-based learning) yang telah diintegrasikan ke dalam kurikulum nasional sejak tahun 1998.

“Pembelajaran berbasis penyelidikan membantu siswa memahami persoalan global secara kontekstual, sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan solutif dalam menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa konsep pembelajaran terpadu berbasis SDGs di Jepang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemampuan menyelesaikan masalah sosial secara kolaboratif.

Studium General Internasional

Dorong Kolaborasi Akademik dan Inovasi Pembelajaran

Kegiatan Studium General International ini menjadi ruang akademik strategis untuk memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi sekaligus memperluas wawasan mahasiswa terkait pembelajaran IPS berbasis digital dan pembangunan berkelanjutan.

Ekoteologi Jadi Kunci SDGs, Prof. Sahiron: Kampus Islam Harus Pimpin Kesadaran Ekologis Dunia

Melalui forum ini, Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan tantangan global. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi pembelajaran IPS yang tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga berorientasi pada penguatan nilai kemanusiaan, kesetaraan, dan keberlanjutan.

Berita Populer

01

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

02

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

03

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

04

Pengumuman Penetapan Keringan UKT Semester Genap 2025/2026

05

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

May 2026
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Archives

Pos Terbaru