UIN Siber Cirebon – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memantapkan persiapan pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Tahun Akademik 2026/2027. Melalui Panitia Lokal (Panlok) dan UPT Admisi dan Promosi, kampus menggelar Rapat Koordinasi Persiapan UM-PTKIN dan Evaluasi Penerimaan Mahasiswa Asing pada Kamis (4/6/2026) di Ruang Rapat Lantai III Gedung Rektorat UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Ayus A. Yusuf, selaku Ketua Panitia Lokal (Panlok) UM-PTKIN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan, panitia pelaksana, penanggung jawab teknis, serta seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan seleksi nasional calon mahasiswa baru PTKIN.
UM-PTKIN Jadi Momentum Pelayanan Prima kepada Masyarakat
Dalam arahannya, Dr. Ayus A. Yusuf menegaskan bahwa UM-PTKIN bukan sekadar agenda seleksi masuk perguruan tinggi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menunjukkan kualitas pelayanan akademik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kepada masyarakat.
Menurutnya, seluruh panitia harus memastikan bahwa setiap tahapan pelaksanaan berjalan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kenyamanan peserta.

“UM-PTKIN merupakan salah satu pintu masuk utama calon mahasiswa PTKIN. Karena itu, seluruh aspek harus dipersiapkan secara matang, mulai dari kesiapan sarana, sumber daya manusia, sistem teknologi informasi, hingga pelayanan peserta selama ujian berlangsung,” tegas Dr. Ayus.
Selain membahas teknis pelaksanaan UM-PTKIN, rapat juga mengevaluasi proses penerimaan mahasiswa asing sebagai bagian dari strategi internasionalisasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Total Pendaftar Tilok UIN Siber Cirebon Capai 2.603 Orang
Sementara itu, Kepala UPT Admisi dan Promosi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Basiran, M.A., selaku Penanggung Jawab Teknologi Informasi (PJ TIK) Panitia Lokal UM-PTKIN, melaporkan bahwa total pendaftar yang memilih Titik Lokasi (Tilok) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mencapai 2.603 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.981 peserta tercatat akan mengikuti ujian di Tilok UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon selama pelaksanaan UM-PTKIN Tahun 2026.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ujian berbasis komputer, panitia telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana yang memadai. Salah satunya dengan menyediakan 8 ruang ujian berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang akan digunakan secara bergantian selama masa ujian berlangsung.

“Panlok UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah menyiapkan seluruh kebutuhan pelaksanaan ujian. Setiap sesi akan diikuti sekitar 160 peserta dan dalam satu hari akan dilaksanakan tiga sesi ujian,” jelas Basiran.
Menurutnya, pelaksanaan UM-PTKIN di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon akan berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Juni 2026. Dengan skema tiga sesi per hari, panitia optimistis seluruh peserta dapat terlayani dengan baik sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Panitia Nasional UM-PTKIN.
Basiran juga menegaskan bahwa selain kesiapan ruang ujian dan perangkat komputer, panitia telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar, mulai dari koordinasi sumber daya manusia, pengaturan alur peserta, kesiapan jaringan internet, hingga penyediaan perangkat cadangan apabila terjadi kendala teknis selama pelaksanaan ujian.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta. Seluruh unsur panitia telah bekerja maksimal untuk memastikan pelaksanaan UM-PTKIN 2026 di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berjalan aman, tertib, nyaman, dan sukses,” pungkasnya.
Infrastruktur IT dan Jaringan Dipastikan Siap
Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustikom), selaku Penanggung Jawab Sistem Seleksi Elektronik (SSE), memaparkan berbagai persiapan teknis yang telah dilakukan.

Menurutnya, seluruh perangkat pendukung telah melalui proses pengecekan dan simulasi, mulai dari jaringan internet, server, perangkat komputer, laptop peserta cadangan, hingga sistem pengamanan data.
“Kami telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan pelaksanaan UM-PTKIN berjalan lancar. Infrastruktur jaringan, perangkat ujian, sistem SSE, serta skenario backup telah dipersiapkan secara maksimal,” ujar Riyanto.
Ia berharap seluruh proses ujian dapat berlangsung tanpa gangguan sehingga peserta dapat mengikuti seleksi dengan nyaman dan fokus.
Dialog Interaktif Perkuat Sinergi Panitia
Rapat koordinasi berlangsung dinamis melalui sesi dialog interaktif bersama seluruh PIC dan panitia pelaksana.
Berbagai isu strategis dibahas secara mendalam, mulai dari kesiapan ruang ujian, pengawasan peserta, pengaturan sesi, layanan kesehatan, keamanan, alur registrasi, hingga mitigasi potensi kendala teknis selama pelaksanaan ujian.

Forum tersebut menjadi sarana konsolidasi penting untuk memastikan seluruh unsur panitia memiliki pemahaman yang sama terkait tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing.
Komitmen Sukseskan UM-PTKIN 2026
Melalui rapat koordinasi ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya untuk menyukseskan pelaksanaan UM-PTKIN 2026 dengan mengedepankan prinsip pelayanan prima, profesionalisme, dan pemanfaatan teknologi digital.
Sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri berbasis siber pertama di Indonesia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berupaya menghadirkan sistem seleksi yang berkualitas, aman, transparan, dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh calon mahasiswa.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh panitia, pelaksanaan UM-PTKIN 2026 di Tilok UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan berjalan lancar, tertib, dan sukses melayani 1.981 peserta ujian dari berbagai daerah.


