UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut berkontribusi dalam pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan siswa melalui kegiatan kultum bertema “Berbakti kepada Orang Tua” di MTs Negeri 3 Kabupaten Cirebon, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan madrasah tersebut menjadi bagian dari pembiasaan kultum sebelum pelaksanaan salat duha pada Sabtu pagi.
Kultum disampaikan oleh mahasiswa PLP sebagai pemateri dan diikuti oleh siswa serta warga madrasah. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mengajak peserta memahami kedudukan orang tua dalam ajaran Islam sekaligus menerapkan sikap berbakti dalam kehidupan sehari-hari.
Tanamkan Pentingnya Berbakti kepada Orang Tua

Dalam penyampaian materi, mahasiswa PLP mengingatkan bahwa berbakti kepada orang tua merupakan salah satu kewajiban penting dalam ajaran Islam. Orang tua memiliki kedudukan yang mulia karena telah memberikan kasih sayang, pendidikan, perhatian, dan berbagai pengorbanan sejak anak masih kecil.
Materi disampaikan dengan mengaitkan nilai keagamaan dengan perilaku sederhana yang dapat dilakukan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Berbakti tidak selalu diwujudkan melalui hal-hal besar, tetapi dapat dimulai dari cara berbicara dan bersikap kepada orang tua.
Mahasiswa mengajak siswa untuk membiasakan diri berbicara dengan sopan, membantu pekerjaan orang tua, mendengarkan nasihat, serta senantiasa mendoakan mereka.
“Berbakti kepada orang tua bukan hanya kewajiban, melainkan wujud rasa syukur atas kasih sayang, pendidikan, dan pengorbanan yang telah mereka berikan sejak kita kecil, yang tercermin melalui tutur kata yang sopan, kepedulian, dan doa yang tak pernah putus.”
Kultum Jadi Ruang Pembinaan Akhlak Siswa
Selain menyampaikan bentuk-bentuk berbakti, mahasiswa juga mengingatkan peserta agar menjaga perkataan dan tindakan supaya tidak menyakiti hati orang tua. Sikap membentak, berkata kasar, maupun mengabaikan nasihat orang tua perlu dihindari sebagai bagian dari upaya menjaga akhlak.
Pesan tersebut disampaikan agar siswa tidak hanya memahami nilai berbakti secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam lingkungan keluarga.
Kegiatan kultum kemudian dilanjutkan dengan ajakan kepada siswa untuk menjadikan sikap hormat, peduli, dan santun kepada orang tua sebagai kebiasaan sehari-hari.
PLP Hadirkan Pembelajaran di Luar Kelas

Keterlibatan mahasiswa PLP dalam kegiatan keagamaan di madrasah menjadi bagian dari pengalaman pembelajaran langsung di lingkungan sekolah. Mahasiswa tidak hanya menjalankan praktik mengajar, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berinteraksi dengan siswa melalui kegiatan pembinaan karakter dan keagamaan.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Dr. H. Mohammad Ahsan, M.Ag. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Hj. Dewi Rachmawati, S.Ag. selaku Kepala Madrasah, Ade Bagus Setyawan, S.Pd.Si. selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, H. Mohammad Nahdi, S.Ag., M.Pd. selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, serta guru, staf tata usaha, dan mahasiswa PLP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Perkuat Karakter melalui Pembiasaan Positif

Pembiasaan kultum sebelum salat duha menjadi salah satu ruang untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan secara konsisten kepada siswa. Melalui penyampaian materi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, pesan tentang akhlak diharapkan lebih mudah dipahami dan diterapkan.
Bagi mahasiswa PLP, kegiatan ini sekaligus menjadi pengalaman dalam membangun komunikasi dengan peserta didik serta menyampaikan nilai-nilai Islam secara kontekstual. Kolaborasi antara mahasiswa dan madrasah diharapkan dapat terus menghadirkan kegiatan positif yang mendukung pembentukan generasi yang berilmu, berkarakter, dan memiliki akhlak mulia.
Kaitan dengan SDGs
Kegiatan ini selaras dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai kehidupan dalam proses pembelajaran. Pembinaan akhlak juga mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang mendorong perkembangan peserta didik secara lebih utuh, baik dari aspek pengetahuan maupun karakter.


