UIN Siber Cirebon (Pekalongan) – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan prestasi mahasiswa dan penguatan jejaring antar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Forum Wakil Rektor III PTKIN se-Jawa dan Madura yang digelar di Hotel Amandaru, Pekalongan, pada 4–6 Juni 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) tersebut menjadi forum strategis dalam mematangkan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah PTKIN se-Jawa dan Madura (PORSI JAWARA II) yang akan berlangsung pada 9–13 September 2026 dengan mengusung tema “Energi Juara Harmoni Nusantara.”
Dalam forum tersebut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengutus Prof. Dr. Hajam, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, didampingi Zainal Arifin serta Miin Sugianto.
Perkuat Sinergi dan Prestasi Mahasiswa PTKIN
Wakil Rektor III UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam, menegaskan bahwa kehadiran UIN Siber Cirebon dalam forum tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antar-PTKIN dalam menyukseskan ajang bergengsi mahasiswa tingkat regional tersebut.
Menurutnya, PORSI JAWARA bukan sekadar kompetisi olahraga, seni, dan ilmiah, melainkan juga menjadi ruang strategis untuk membangun karakter, kepemimpinan, jejaring, serta semangat persatuan mahasiswa PTKIN.
“PORSI JAWARA merupakan momentum penting untuk mempertemukan mahasiswa terbaik dari berbagai PTKIN. Di sinilah mereka belajar berkompetisi secara sehat, menjunjung tinggi sportivitas, sekaligus memperkuat ukhuwah dan kolaborasi antarkampus,” ujar Prof. Hajam.
Ia menambahkan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen melakukan persiapan secara maksimal agar mampu berpartisipasi aktif dan meraih prestasi terbaik pada PORSI JAWARA II mendatang.
“Kami berharap ajang ini tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menghasilkan generasi mahasiswa yang berintegritas, berdaya saing, dan mampu menjadi duta kampus serta bangsa di masa depan,” tambahnya.
Persiapan Teknis Harus Matang dan Profesional
Sementara itu, Kepala Bagian Umum dan Akademik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Zainal Arifin, S.Ag., menilai FGD Forum WR III menjadi sarana penting untuk menyamakan persepsi dan memastikan seluruh aspek teknis pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Menurutnya, koordinasi yang matang menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan PORSI JAWARA II.
“Forum ini sangat penting karena menjadi ruang untuk menyelaraskan berbagai regulasi, teknis pelaksanaan, serta mekanisme perlombaan agar seluruh PTKIN memiliki pemahaman yang sama. Dengan koordinasi yang baik, kita berharap pelaksanaan PORSI JAWARA II berjalan lancar, tertib, dan profesional,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi langkah UIN Gus Dur Pekalongan sebagai tuan rumah yang telah memfasilitasi forum koordinasi tersebut dengan baik.
PORSI JAWARA II Jadi Ajang Pengembangan Talenta Mahasiswa
PORSI JAWARA II merupakan ajang yang mempertemukan mahasiswa PTKIN se-Jawa dan Madura dalam berbagai cabang olahraga, seni, dan kompetisi ilmiah. Selain menjadi wadah pencarian prestasi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana pengembangan karakter, kreativitas, inovasi, serta penguatan jejaring mahasiswa antarperguruan tinggi.
Melalui forum persiapan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, seluruh delegasi PTKIN membahas berbagai aspek strategis, mulai dari regulasi lomba, jadwal pelaksanaan, mekanisme penjurian, hingga standar sportivitas dan tata kelola kegiatan.
Partisipasi aktif UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam forum ini sekaligus menegaskan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara holistik, sejalan dengan visi universitas sebagai perguruan tinggi Islam berbasis siber yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.
Dengan semangat kolaborasi dan persaudaraan yang terus diperkuat, PORSI JAWARA II diharapkan menjadi ajang prestasi yang mampu melahirkan generasi mahasiswa PTKIN yang unggul, kreatif, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.




