UIN Siber Cirebon — UKM HTQ UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bekerja sama dengan PK IPNU-IPPNU UINSSC menggelar kegiatan Talkshow Kewirausahaan: Penguatan Jiwa Wirausaha Mahasiswa Melalui Networking dan Kolaborasi pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Ma’had Qodim UINSSC. Kegiatan edukatif dan inspiratif ini diikuti oleh mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon serta perwakilan berbagai UKM dan UKK yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Kegiatan diawali dengan opening ceremony, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan dari perwakilan organisasi, doa bersama, hingga sesi inti talkshow kewirausahaan. Acara dipandu oleh moderator Rekanita Nung Nurmala dan menghadirkan dua pemateri inspiratif, yaitu Ega Adriansyah, S.E. serta Hadi Prasetyo, M.Pd selaku Manager CV. Ujag Ajig.
Talkshow ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan wawasan, motivasi, serta semangat kewirausahaan mahasiswa melalui penguatan networking, kolaborasi, dan pemahaman mengenai legalitas kerja sama usaha di era digital.
Penguatan Networking dan Kolaborasi dalam Dunia Usaha
Ketua Umum UKM HTQ UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Fakhri Nabil Aban, menyampaikan bahwa mahasiswa saat ini harus memiliki kemampuan lebih dari sekadar kompetensi akademik.
“Mahasiswa saat ini tidak hanya dituntut unggul dalam bidang akademik, tetapi juga harus memiliki jiwa kewirausahaan, kemampuan membangun relasi, serta keberanian untuk memulai usaha sejak dini,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua PK IPNU UINSSC, Habibur Rahman. Ia menilai kolaborasi antarorganisasi mahasiswa menjadi langkah positif dalam menciptakan ruang pengembangan kapasitas mahasiswa, khususnya dalam bidang kewirausahaan dan kepemimpinan.
“Kolaborasi antar organisasi mahasiswa menjadi langkah positif dalam menciptakan ruang pengembangan kapasitas mahasiswa, khususnya dalam bidang kewirausahaan dan kepemimpinan,” katanya.
Pemateri Bahas Relasi, Legalitas, dan Peluang Bisnis Digital
Dalam sesi pemaparan materi, Ega Adriansyah, S.E. menjelaskan pentingnya networking dan kolaborasi dalam pengembangan usaha mahasiswa di era digital. Menurutnya, relasi yang luas dapat membuka berbagai peluang kerja sama serta mempercepat pertumbuhan usaha.
“Networking dan kolaborasi memiliki peran penting dalam perkembangan usaha mahasiswa di era digital karena relasi yang luas dapat membuka peluang kerja sama dan pengembangan usaha yang lebih besar,” jelasnya.
Sementara itu, Hadi Prasetyo, M.Pd selaku Manager CV. Ujag Ajig menekankan pentingnya keberanian mahasiswa untuk mulai membangun usaha sejak dini dengan tetap memperhatikan profesionalitas dan legalitas usaha.
“Mahasiswa harus berani memulai usaha sejak dini dengan tetap memperhatikan profesionalitas, legalitas usaha, serta pentingnya kerja sama yang jelas melalui MoU,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa legalitas usaha dan kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) menjadi aspek penting dalam menjaga profesionalisme dan keberlanjutan usaha.
Bangun Sinergi Positif Antarorganisasi Mahasiswa

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti aktif oleh peserta. Berbagai pertanyaan mengenai strategi membangun usaha, pengembangan relasi bisnis, hingga tantangan usaha mahasiswa di era digital menjadi topik yang banyak dibahas selama talkshow berlangsung.
Perwakilan Dewan Eksekutif Mahasiswa UINSSC, Munif, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut karena dinilai mampu memperkuat sinergi antarmahasiswa dan organisasi di lingkungan kampus.
“Kegiatan seperti ini menjadi wadah yang baik untuk mempererat sinergi antar organisasi mahasiswa sekaligus meningkatkan potensi dan kreativitas mahasiswa di bidang kewirausahaan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan jiwa kewirausahaan yang kreatif, inovatif, profesional, serta memiliki keberanian untuk membangun usaha dan memperluas jaringan kerja sama sejak di bangku kuliah.


