UIN Siber Cirebon – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menghadirkan perspektif global melalui pelaksanaan Visiting Lecturer Hari Kedua yang mengangkat tema “Strengthening Human Resource Capacity and Digital Innovation for Sustainable SMEs in Cirebon”. Kegiatan ini menghadirkan Princess G. Cole , MBA, CHRP., pakar Human Resource Management (HRM) asal Filipina yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis keberlanjutan, inovasi, transformasi digital, dan nilai-nilai etika.
Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa FEBI lintas program studi. Acara dipandu langsung oleh Dr. Hj. Dewi Fatmasari, M.Si., yang juga menjadi penggerak berbagai program internasionalisasi akademik di lingkungan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Mempersiapkan SDM Unggul untuk UMKM di Era Digital
Dalam pemaparannya, Princess G. Cole menegaskan bahwa keberhasilan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kapasitas sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
Menurutnya, transformasi digital harus dimulai dari penguatan kompetensi manusia sebagai penggerak utama organisasi dan bisnis.
“Digital innovation is not only about technology. It is about people, mindset, adaptability, and continuous learning. Sustainable SMEs are built by sustainable human resources,” ujar Princess G. Cole di hadapan peserta.
Ia menjelaskan bahwa UMKM yang mampu bertahan dan berkembang adalah UMKM yang secara konsisten meningkatkan kapasitas SDM, memanfaatkan teknologi digital, membangun budaya inovasi, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika dalam menjalankan usaha.
Cirebon Memiliki Potensi Besar Menjadi Pusat UMKM Berdaya Saing Global
Dalam sesi diskusi, Princess G. Cole juga menyoroti besarnya potensi ekonomi kreatif dan UMKM di Cirebon yang dapat berkembang lebih pesat melalui pemanfaatan teknologi digital.
Menurutnya, produk-produk unggulan daerah seperti batik, kuliner, kerajinan, dan sektor ekonomi kreatif lainnya memiliki peluang besar untuk menembus pasar internasional apabila didukung oleh pengelolaan SDM yang profesional dan strategi digital yang tepat.
“Local products have global opportunities. When innovation, technology, and human capacity work together, SMEs can become powerful drivers of economic growth and community development,” tambahnya.
FEBI UIN Siber Cirebon Perkuat Internasionalisasi dan Pemberdayaan UMKM
Moderator kegiatan, Dr. Hj. Dewi Fatmasari, M.Si., menyampaikan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi dunia usaha saat ini, khususnya dalam menghadapi era transformasi digital dan persaingan global.
Menurutnya, mahasiswa FEBI perlu dibekali dengan wawasan internasional agar mampu menjadi agen perubahan yang dapat mendorong kemajuan ekonomi masyarakat melalui inovasi dan kewirausahaan.
“Melalui Visiting Lecturer ini, kami ingin membuka wawasan mahasiswa bahwa pengembangan ekonomi tidak hanya berbicara tentang keuntungan, tetapi juga tentang keberlanjutan, penguatan SDM, pemanfaatan teknologi, dan dampak positif bagi masyarakat. Inilah bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi masa depan,” ungkap Dr. Dewi Fatmasari.
Dekan FEBI: SDM Unggul Menjadi Kunci Keberhasilan Transformasi Digital UMKM
Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa tema yang diangkat dalam Visiting Lecturer hari kedua ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri saat ini, khususnya dalam menghadapi percepatan transformasi digital yang terus berkembang.
Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha, termasuk UMKM, tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.
“Transformasi digital tidak akan berjalan optimal tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan memiliki integritas yang kuat. Karena itu, penguatan kapasitas SDM harus menjadi prioritas utama dalam membangun UMKM yang berdaya saing dan berkelanjutan,” ujar Dr. Didi Sukardi.
Lebih lanjut, Dr. Didi menegaskan bahwa FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran berstandar internasional melalui berbagai program kolaborasi global yang memberikan wawasan dan pengalaman nyata bagi mahasiswa.
“Kami ingin mahasiswa FEBI tidak hanya menguasai teori ekonomi dan bisnis, tetapi juga memiliki perspektif global, kemampuan inovasi, serta kepekaan terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan seperti Visiting Lecturer ini, mahasiswa dapat belajar langsung dari para praktisi dan akademisi internasional yang memiliki pengalaman luas di bidangnya,” tambahnya.
Ia juga berharap materi yang disampaikan oleh Princess G. Cole dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk menjadi generasi profesional yang mampu menciptakan inovasi, memperkuat UMKM, dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan.
“FEBI ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya siap menghadapi dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan, penggerak ekonomi masyarakat, dan pemimpin masa depan yang berintegritas. Inilah esensi pendidikan yang kami bangun di FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” tegasnya.
Menurut Dr. Didi, penguatan SDM, inovasi digital, dan nilai-nilai etika harus berjalan beriringan agar pembangunan ekonomi tidak hanya menghasilkan pertumbuhan, tetapi juga menciptakan kebermanfaatan yang luas bagi masyarakat dan lingkungan.
Menginspirasi Generasi Muda Menjadi Agen Transformasi
Kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa terkait pengembangan karier, digital entrepreneurship, strategi penguatan UMKM, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam dunia bisnis.
Melalui kegiatan Visiting Lecturer ini, FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya sebagai fakultas yang adaptif terhadap perkembangan global sekaligus konsisten mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, etika, dan nilai-nilai keislaman dalam membangun generasi profesional masa depan yang unggul dan berdaya saing internasional.
Semangat yang dibawa Princess G. Cole menjadi inspirasi bagi seluruh peserta bahwa masa depan ekonomi tidak hanya dibangun oleh teknologi, tetapi juga oleh manusia yang terus belajar, berinovasi, dan berani menciptakan perubahan.
“Ketika ilmu, karakter, dan inovasi berjalan bersama, maka tidak ada batas bagi generasi muda untuk membawa UMKM lokal menuju panggung global.”


