UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 23 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan SABER (Sahabat Belajar) sebagai program pendampingan pendidikan bagi anak-anak di Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Posko KKN 23 UIN SSC pada Kamis (6/8/2026) ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa dalam menciptakan ruang belajar yang menyenangkan, interaktif, dan mampu meningkatkan semangat belajar anak.
Program SABER dilaksanakan secara rutin setiap Senin hingga Kamis selama pelaksanaan KKN di Desa Banjarwangunan. Anak-anak di lingkungan desa menjadi peserta utama dalam kegiatan yang dirancang sebagai ruang belajar tambahan di luar pembelajaran formal di sekolah.
Hadirkan Pendampingan Belajar yang Interaktif
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Kelompok 23 berperan sebagai pendamping sekaligus fasilitator belajar. Mahasiswa membantu anak-anak memahami materi pembelajaran, memberikan motivasi, serta mendampingi mereka ketika menghadapi kesulitan dalam proses belajar.
SABER tidak hanya berfokus pada penyampaian materi secara konvensional. Mahasiswa menggunakan berbagai metode yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak, seperti diskusi, tanya jawab, latihan soal, hingga permainan edukatif.
Pendekatan tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih santai dan menyenangkan. Anak-anak juga diberikan kesempatan untuk bertanya, menyampaikan kesulitan, serta berinteraksi secara aktif selama kegiatan berlangsung.
Melalui metode tersebut, mahasiswa berharap proses pembelajaran tidak hanya membantu meningkatkan pemahaman akademik, tetapi juga mendorong anak untuk lebih berani mengemukakan pendapat dan berkomunikasi.
Tumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Kebiasaan Belajar
Program SABER dilatarbelakangi oleh pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang mampu meningkatkan motivasi dan semangat anak dalam menuntut ilmu. Pendampingan yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat membantu anak membangun kebiasaan belajar yang positif.
Selain aspek akademik, kegiatan ini juga diarahkan untuk mengembangkan kepercayaan diri, keberanian bertanya, kemampuan berkomunikasi, dan keaktifan anak. Dengan suasana belajar yang lebih dekat dan interaktif, anak-anak diharapkan dapat melihat kegiatan belajar sebagai aktivitas yang menyenangkan, bukan sekadar kewajiban.
Ketua Kelompok KKN 23 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, M. Lutfi Hakim, menyampaikan bahwa SABER dihadirkan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pendidikan anak-anak di Desa Banjarwangunan.
“Program SABER kami hadirkan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN Kelompok 23 terhadap pendidikan anak-anak di Desa Banjarwangunan. Kami ingin menciptakan suasana belajar yang tidak hanya membantu anak memahami materi, tetapi juga membuat mereka merasa nyaman, aktif, dan semakin termotivasi untuk belajar. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan pengalaman positif dan menjadi bagian kecil dari upaya menumbuhkan semangat belajar anak-anak di Desa Banjarwangunan,” ujar M. Lutfi Hakim.
Kolaborasi untuk Mendukung Pendidikan Anak
Pelaksanaan SABER menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pendidikan di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa sebagai pendamping belajar juga membuka ruang interaksi antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi anak-anak.
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari H. Sulaeman selaku Kuwu Desa Banjarwangunan dan pendampingan Dr. Iwan, M.Ag., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Melalui kegiatan yang dilakukan secara rutin, KKN Kelompok 23 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap SABER dapat memberikan pengalaman belajar yang positif sekaligus memperkuat semangat anak-anak untuk terus belajar dan berkembang.
Program ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Quality Education, khususnya dalam mendukung akses terhadap proses pembelajaran yang berkualitas dan pengembangan kemampuan anak. Pendekatan pembelajaran yang inklusif dan interaktif juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan potensi setiap anak.
Selain itu, kegiatan SABER turut mendukung SDGs 10: Reduced Inequalities melalui penyediaan ruang pendampingan belajar bagi anak-anak di lingkungan masyarakat, serta SDGs 17: Partnerships for the Goals melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan.
Dengan semangat Sahabat Belajar, KKN Kelompok 23 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berupaya menghadirkan ruang belajar yang dekat, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak Desa Banjarwangunan.


