UIN Siber Cirebon — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 79 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan program BILTA (Bimbingan Literasi Anak) di Desa Pangenan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. Program yang mulai dilaksanakan pada 29 Juli 2026 ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan literasi sekaligus menumbuhkan semangat belajar anak sejak dini.
BILTA menyasar anak-anak usia sekolah dasar, terutama mereka yang masih membutuhkan pendampingan dalam kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Kegiatan dirancang dengan pendekatan yang aktif, interaktif, dan menyenangkan agar anak-anak dapat belajar tanpa merasa terbebani.
Belajar Membaca, Menulis, dan Berhitung dengan Cara Menyenangkan
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Kelompok 79 memberikan pendampingan melalui berbagai aktivitas, seperti membaca bersama, mendongeng, permainan edukatif, latihan membaca dan menulis, serta diskusi sederhana mengenai materi yang dipelajari.
Metode belajar sambil bermain menjadi salah satu pendekatan yang digunakan untuk membangun suasana belajar yang lebih santai. Anak-anak diberikan kesempatan untuk berinteraksi, bertanya, menyampaikan pendapat, dan mencoba menyelesaikan berbagai latihan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak yang masih mengalami kesulitan dalam membaca, menulis, maupun berhitung agar mendapatkan pendampingan secara lebih intensif.
Selain meningkatkan kemampuan dasar, BILTA juga diarahkan untuk membangun rasa percaya diri anak. Mahasiswa mendorong peserta untuk berani membaca di depan teman, menjawab pertanyaan, serta menyampaikan pendapat berdasarkan apa yang telah mereka pelajari.
Membangun Budaya Literasi Sejak Dini
Program BILTA tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan calistung, tetapi juga menjadi upaya membangun kebiasaan belajar yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan membaca bersama dan diskusi mengenai isi bacaan, anak-anak dikenalkan bahwa membaca bukan sekadar kewajiban di sekolah, melainkan aktivitas yang dapat membuka wawasan dan memberikan pengalaman baru.
Mahasiswa KKN Kelompok 79 berharap kebiasaan positif tersebut dapat terus dilanjutkan oleh anak-anak dan lingkungan sekitar setelah program KKN berakhir. Dengan demikian, budaya literasi dapat berkembang secara berkelanjutan di Desa Pangenan.
Sekolah dan Pemerintah Desa Berikan Dukungan
Kepala SDN 1 Pangenan, Asropi, S.Pd., menyambut positif pelaksanaan program BILTA. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat terutama bagi anak-anak yang masih membutuhkan pendampingan dalam kemampuan dasar.
“Menurut saya, kegiatan BILTA ini bagus sekali untuk anak-anak. Terutama untuk anak yang masih perlu dibimbing dalam membaca, menulis, dan berhitung. Anak-anak juga kelihatan senang dan lebih berani saat belajar. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus memberikan manfaat buat mereka.”
Dukungan juga disampaikan Kepala Desa Pangenan, Acep Rudin. Ia menilai BILTA memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak karena menggabungkan kegiatan belajar dengan permainan dan diskusi.
“Kami tentunya sangat mendukung kegiatan BILTA ini. Anak-anak jadi punya kegiatan belajar yang berbeda, tidak hanya belajar di dalam kelas, tapi juga bisa sambil bermain dan berdiskusi. Harapannya, anak-anak semakin suka membaca dan semangat untuk belajar.”
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 79, Drs. Muzaki, M.Ag., menilai keterlibatan langsung mahasiswa dalam pendampingan menjadi salah satu kekuatan program tersebut.
“Saya melihat BILTA ini cukup bagus karena mahasiswa langsung terlibat mendampingi anak-anak. Bukan hanya soal bisa membaca, menulis, dan berhitung, tapi anak-anak juga diajak supaya lebih percaya diri ketika belajar. Ini yang menurut saya penting untuk mereka.”
KKN 79 Hadirkan Pendampingan Literasi yang Berkelanjutan
Ketua Kelompok KKN 79, Maulana Nur’arif, menjelaskan bahwa BILTA dirancang berdasarkan kebutuhan anak-anak yang masih memerlukan pendampingan dalam kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung.
“Kami membuat BILTA karena melihat masih ada beberapa anak yang butuh pendampingan dalam membaca, menulis, dan berhitung. Jadi kami coba buat kegiatan belajar yang lebih santai, sambil bermain dan berdiskusi supaya anak-anak tidak merasa bosan. Semoga setelah kami selesai KKN, mereka tetap semangat belajar dan semakin suka membaca.”
Melalui BILTA, KKN Kelompok 79 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya menghadirkan kontribusi nyata dalam penguatan pendidikan di tingkat masyarakat. Pendampingan yang diberikan diharapkan tidak hanya membantu anak-anak meningkatkan kemampuan calistung, tetapi juga menumbuhkan keberanian, rasa percaya diri, dan kecintaan terhadap kegiatan membaca.
Kegiatan ini sejalan dengan SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung akses terhadap pembelajaran yang inklusif dan berkualitas. Program BILTA juga berkontribusi terhadap SDGs 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui pemberian pendampingan belajar bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan tambahan dalam proses pendidikan.
Dengan semangat belajar yang menyenangkan dan pendampingan yang konsisten, BILTA diharapkan menjadi langkah awal untuk menumbuhkan generasi Desa Pangenan yang gemar membaca, percaya diri, dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat.


