UIN Siber Cirebon (Thailand) – Dua mahasiswa KKN Internasional 2026 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) melaksanakan kegiatan pengabdian melalui aktivitas belajar mengajar di Phithaksas School, yang berada di lingkungan Ma’had Darul Qur’an, Pattani, Thailand, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program KKN Internasional 2026 sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dalam lingkungan pendidikan internasional.
Kegiatan mengajar tersebut dilaksanakan oleh Diani Ardilia Fitriani, mahasiswa Jurusan Ilmu Hadis, dan Ainul Hiyah, mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia. Keduanya mendapatkan tanggung jawab mengajar sesuai dengan pembagian tingkatan kelas. Diani Ardilia Fitriani bertugas membimbing siswa kelas 1 hingga kelas 3 dalam pembelajaran Bahasa Inggris, sementara Ainul Hiyah mendampingi siswa kelas 4 hingga kelas 6.
Belajar Bahasa Inggris dalam Suasana Internasional
Pembagian tugas berdasarkan jenjang kelas dilakukan agar proses pembelajaran dapat disesuaikan dengan kemampuan dan tingkat pemahaman siswa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga membangun interaksi dengan siswa dan warga sekolah dalam suasana pendidikan yang memiliki latar belakang budaya berbeda.
Sebelum pembelajaran dimulai, terdapat kebiasaan yang dilakukan bersama oleh para pengajar di Phithaksas School. Masing-masing pengajar menyampaikan satu kalimat yang diawali dengan kata “Subhanallah” sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus pembuka kegiatan belajar.
Kebiasaan tersebut memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa KKN Internasional 2026. Nilai-nilai keagamaan tidak hanya hadir dalam pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari budaya keseharian di lingkungan sekolah.
Disambut Hangat Guru dan Warga Sekolah
Pelaksanaan kegiatan mengajar mendapat sambutan hangat dari para guru dan pimpinan Phithaksas School. Dukungan tersebut menciptakan suasana yang kondusif bagi mahasiswa untuk menjalankan tugas pengabdian sekaligus beradaptasi dengan lingkungan pendidikan di Pattani.
Lingkungan sekolah yang memadai juga mendukung proses pembelajaran agar berlangsung dengan baik. Ketersediaan ruang dan suasana belajar yang nyaman memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyampaikan materi secara lebih terarah serta membangun komunikasi yang positif dengan para siswa.
Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai praktik pendidikan di lingkungan internasional sekaligus belajar memahami karakter dan budaya masyarakat setempat.
Belajar, Berbagi, dan Mengenal Budaya

Kegiatan KKN Internasional tidak hanya berorientasi pada proses transfer pengetahuan dari mahasiswa kepada siswa. Interaksi yang terbangun selama kegiatan juga menjadi proses pembelajaran dua arah.
Melalui pengalaman mengajar di Phithaksas School, Diani dan Ainul memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, pedagogik, serta adaptasi dalam lingkungan multikultural. Di sisi lain, para siswa memperoleh pengalaman belajar Bahasa Inggris dengan pendekatan yang dibawa oleh mahasiswa dari Indonesia.
Kegiatan pembelajaran berlangsung hingga memasuki waktu istirahat pada pukul 11.30–13.30. Pada waktu tersebut, mahasiswa bersama para guru dan warga sekolah makan siang bersama. Kebersamaan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat berjamaah.
Momen makan bersama dan ibadah berjamaah tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan KKN Internasional juga menjadi ruang untuk membangun hubungan sosial dan mempererat kebersamaan lintas budaya melalui nilai-nilai keagamaan.
KKN Internasional sebagai Ruang Pengabdian dan Pengalaman Global
Kegiatan mengajar di Phithaksas School menjadi salah satu pengalaman penting dalam pelaksanaan KKN Internasional 2026 UIN SSC. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman mengajar di luar negeri, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan baru, mengenal budaya masyarakat Pattani, serta membangun komunikasi dengan warga sekolah.
Kehadiran dua mahasiswa UIN SSC di lingkungan Ma’had Darul Qur’an diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kemampuan Bahasa Inggris siswa sekaligus memperkuat hubungan akademik dan sosial dalam konteks internasional.
Program ini juga sejalan dengan semangat SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui kontribusi dalam memperluas pengalaman pembelajaran dan penguatan kemampuan bahasa bagi peserta didik. Selain itu, kegiatan tersebut mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui interaksi dan kolaborasi lintas institusi serta lintas negara dalam bidang pendidikan.
Melalui KKN Internasional 2026, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong mahasiswa untuk menjadi bagian dari masyarakat global yang mampu belajar, berbagi, beradaptasi, dan memberikan kontribusi nyata melalui pendidikan.


