UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 97 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di lokasi pengabdian. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi ke kediaman Nova Fikrotushofiyah, S.T., Anggota DPRD Kota Cirebon Fraksi PKS Daerah Pemilihan (Dapil) 4 sekaligus putri asli Desa Kedungjaya, pada Rabu, 22 Juli 2026.
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa KKN untuk memperkenalkan profil kelompok sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan tokoh masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program kerja selama masa pengabdian di Desa Kedungjaya.
Kegiatan dipimpin oleh M. Riza Chaeraratul Iman selaku Ketua KKN Kelompok 97 bersama seluruh anggota kelompok, dengan pendampingan Nining Wahyuningsih, S.E., M.M. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Membangun Kolaborasi untuk Program Pengabdian
Dalam suasana penuh keakraban, mahasiswa memaparkan berbagai program kerja yang akan dilaksanakan selama KKN. Beberapa agenda unggulan yang diperkenalkan antara lain penyelenggaraan Seminar Literasi Keuangan, Bazar Sembako Murah, serta rangkaian kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas peluang kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, serta berbagai unsur masyarakat agar setiap program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang nyata bagi warga Desa Kedungjaya.
Selain memperkenalkan rencana kegiatan, mahasiswa juga menyampaikan komitmen untuk menghadirkan program-program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhan desa.
Apresiasi terhadap Program Literasi Keuangan
Dalam kesempatan tersebut, Nova Fikrotushofiyah, S.T. memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang menghadirkan berbagai program berbasis pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, salah satu program yang sangat relevan adalah seminar mengenai literasi keuangan. Ia menilai masih banyak masyarakat yang membutuhkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan keluarga maupun usaha sehingga edukasi tersebut akan memberikan manfaat jangka panjang.
“Saya sangat mendukung program-program yang akan dilaksanakan mahasiswa KKN di Desa Kedungjaya, khususnya seminar literasi keuangan. Edukasi seperti ini sangat dibutuhkan karena masih banyak masyarakat yang perlu meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan. Semoga seluruh program dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.
Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk melaksanakan seluruh program kerja secara optimal serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak selama pelaksanaan KKN.
Silaturahmi sebagai Awal Sinergi Berkelanjutan
Ketua KKN Kelompok 97, M. Riza Chaeraratul Iman, menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi merupakan langkah awal dalam membangun komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan di Desa Kedungjaya.
Menurutnya, keberhasilan program pengabdian tidak hanya ditentukan oleh mahasiswa, tetapi juga membutuhkan dukungan dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang ada di lingkungan desa.
Melalui pertemuan tersebut, mahasiswa memperoleh berbagai masukan yang akan menjadi bahan penyempurnaan pelaksanaan program kerja agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan silaturahmi ini sekaligus menegaskan komitmen KKN Kelompok 97 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun pengabdian yang kolaboratif, partisipatif, dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang terjalin bersama tokoh masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan seluruh program kerja mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Kedungjaya.
Keterkaitan dengan SDGs
Kegiatan silaturahmi dan koordinasi yang dilakukan KKN Kelompok 97 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung program pemberdayaan desa. Selain itu, rencana pelaksanaan seminar literasi keuangan dan bazar sembako murah turut berkontribusi terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui edukasi kepada masyarakat serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mendorong peningkatan literasi keuangan yang dapat memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat Desa Kedungjaya.


