Kolaborasi Strategis dengan Brebes, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon Dorong Layanan Publik Ramah Disabilitas Berbasis Keadilan dan Riset
UIN Siber Cirebon – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengabdian yang berdampak bagi masyarakat. Melalui Gerakan Kinerja Inklusif, Fakultas Syariah resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Brebes, Pemerintah Kabupaten Cirebon, dan Pemerintah Kota Cirebon untuk memperkuat layanan bagi penyandang disabilitas sekaligus meningkatkan kapasitas kelembagaan melalui pendekatan akademik, hukum, dan kemanusiaan.
Gerakan ini tidak hanya menjadi bentuk kerja sama antarlembaga, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam membangun pelayanan publik yang lebih inklusif, berkeadilan, dan bebas diskriminasi. Melalui sinergi tersebut, Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan, melakukan pendampingan, hingga mengembangkan riset yang berpihak pada pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.
Sinergi Akademik dan Pemerintah untuk Mewujudkan Layanan Inklusif
Kepala Layanan Disabilitas Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Caswito, menjelaskan bahwa Gerakan Kinerja Inklusif lahir dari kebutuhan untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah dengan kondisi nyata yang dihadapi penyandang disabilitas di lapangan.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi melalui keilmuan, khususnya dalam bidang hukum, fiqh disabilitas, dan kebijakan sosial.
“Kami memandang bahwa sinergi ini merupakan perpaduan antara kapasitas birokrasi pemerintah daerah dengan kekuatan akademik perguruan tinggi. Melalui Gerakan Kinerja Inklusif, kami tidak hanya berbicara tentang bantuan sosial, tetapi memastikan penyandang disabilitas memperoleh perlindungan hukum, akses layanan publik yang setara, serta kesempatan hidup yang bermartabat tanpa diskriminasi,” ujar Dr. Caswito.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang berbasis riset dan kebermanfaatan.
Pemerintah Daerah Sambut Positif Kolaborasi
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes, Imam Baehaqi, S.H., menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Menurutnya, kolaborasi dengan kalangan akademisi sangat dibutuhkan dalam menghadirkan pelayanan sosial yang lebih berkualitas dan berkeadilan.
“Kami sangat menyambut baik kerja sama ini. Kehadiran akademisi dari Fakultas Syariah bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan nyata. Dalam memberikan layanan kepada penyandang disabilitas, kami memerlukan perspektif yang komprehensif, baik dari sisi regulasi, pemenuhan hak-hak dasar, maupun pemberdayaan sosial yang berkeadilan,” ungkap Imam Baehaqi.
Hal senada disampaikan Drs. Hermawan Adi Nugroho, M.E., yang mewakili Dinas Sosial Kabupaten dan Kota Cirebon.
Ia menilai kerja sama tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
“Kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi dua arah yang saling menguatkan. Fakultas Syariah menghadirkan kajian akademik, pendampingan hukum, serta penguatan kapasitas kelembagaan, sementara pemerintah daerah menyediakan ruang pengabdian bagi sivitas akademika untuk terlibat langsung dalam menyelesaikan persoalan sosial. Kami optimistis layanan bagi penyandang disabilitas di Cirebon Raya akan semakin inklusif, humanis, dan berbasis riset,” jelasnya.
Dua Pilar Besar Gerakan Kinerja Inklusif
Gerakan Kinerja Inklusif dibangun melalui dua fokus utama yang saling memperkuat.
- Penguatan Layanan Disabilitas bagi Pemerintah Daerah
Melalui kerja sama ini, Fakultas Syariah akan mendukung pemerintah daerah melalui berbagai program strategis, antara lain:
- Pendampingan hukum dan advokasi bagi penyandang disabilitas.
- Penyusunan rekomendasi kebijakan dan harmonisasi regulasi daerah yang ramah disabilitas.
- Kajian akademik dan riset sebagai dasar penyusunan program pemerintah.
- Pendataan dan pemetaan kebutuhan penyandang disabilitas agar layanan sosial lebih tepat sasaran.
- Penguatan Kapasitas Fakultas Syariah
Bagi Fakultas Syariah, kolaborasi ini menjadi laboratorium sosial yang memperkaya proses pembelajaran.
Mahasiswa dan dosen memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam penyelesaian berbagai persoalan masyarakat melalui pendekatan hukum, advokasi, dan pemberdayaan.
Selain itu, kerja sama ini juga akan mendorong:
- Pengembangan kurikulum yang lebih responsif terhadap isu disabilitas.
- Peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat.
- Penguatan jejaring nasional bersama pemerintah daerah.
- Peningkatan reputasi Fakultas Syariah sebagai pusat kajian hukum yang responsif terhadap isu kemanusiaan.
Mendorong Kampus Inklusif dan Masyarakat Berkeadilan
Gerakan Kinerja Inklusif menjadi bukti bahwa Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu hukum di ruang akademik, tetapi juga hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Brebes, Pemerintah Kabupaten Cirebon, dan Pemerintah Kota Cirebon, diharapkan lahir berbagai inovasi pelayanan publik yang semakin ramah disabilitas, menjunjung tinggi prinsip keadilan, kesetaraan hak, serta penghormatan terhadap martabat setiap warga negara.
Program ini sekaligus mempertegas peran UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University yang mengintegrasikan keunggulan akademik, riset, pengabdian masyarakat, dan transformasi digital untuk menghadirkan perubahan nyata bagi bangsa.
Dengan semangat kolaborasi, Gerakan Kinerja Inklusif diharapkan menjadi model sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem pelayanan publik yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemanusiaan. Langkah ini menjadi fondasi penting menuju Indonesia yang lebih adil, ramah disabilitas, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat.


