Berita Kegiatan
Home » Pos » Berita » Dekan FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon: Jalur Rempah Nusantara Bukan Sekadar Perdagangan, tetapi Jejak Peradaban Islam

Dekan FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon: Jalur Rempah Nusantara Bukan Sekadar Perdagangan, tetapi Jejak Peradaban Islam

Jalur Rempah Nusantara Bukan Sekadar Perdagangan, tetapi Jejak Peradaban Islam

UIN Siber Cirebon – Sejarah Jalur Rempah Nusantara selama ini lebih sering dipahami sebagai kisah perdagangan komoditas bernilai tinggi seperti cengkih, pala, dan lada. Namun, di balik aktivitas ekonomi tersebut, tersimpan kisah besar tentang lahirnya jaringan spiritual, intelektual, dan politik yang turut membentuk perkembangan Islam di Nusantara.

Perspektif tersebut mengemuka dalam Webinar Nasional bertajuk “Jaringan Spiritual, Intelektual, dan Politik Jalur Rempah Nusantara Pra-Abad ke-20” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Program Studi Sejarah Islam se-Indonesia (APSII) pada Senin (20/7/2026) secara daring melalui Zoom Meeting.

Webinar menghadirkan sejumlah akademisi nasional, di antaranya Dekan Fakultas Islam Nusantara Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), Ahmad Suaedy, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag., serta Ketua Umum APSII, Ahmad Abas Musofa.

Kegiatan ini menjadi ruang akademik untuk memperluas pemahaman masyarakat bahwa jalur rempah tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dunia, tetapi juga menjadi jalur penyebaran ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan terbentuknya jejaring peradaban yang masih dapat dirasakan hingga saat ini.

Nusantara, Pusat Peradaban Maritim Dunia

Dalam pemaparannya, Dr. Anwar Sanusi,M.Ag., mengajak peserta melihat kembali posisi strategis Nusantara sebagai salah satu pusat peradaban maritim dunia sejak berabad-abad silam.

UPT PJJ Gelar Rapat Evaluasi Pengajaran S2 PJJ PAI, Perkuat Mutu Perkuliahan Digital

Menurutnya, kekayaan rempah-rempah menjadikan kepulauan Nusantara sebagai tujuan utama para pedagang dari berbagai belahan dunia. Pertemuan tersebut melahirkan interaksi lintas budaya, agama, dan ilmu pengetahuan yang memperkaya peradaban masyarakat Nusantara.

“Nusantara bukan hanya dikenal sebagai penghasil rempah-rempah dunia, tetapi juga sebagai ruang bertemunya berbagai bangsa yang kemudian melahirkan jaringan intelektual, spiritual, dan budaya yang sangat berpengaruh dalam perkembangan Islam,” jelas Anwar Sanusi.

Ia menegaskan bahwa pelabuhan-pelabuhan di Nusantara memiliki fungsi yang jauh lebih besar daripada sekadar tempat bongkar muat barang dagangan.

“Pelabuhan merupakan ruang perjumpaan para saudagar, ulama, dan masyarakat lokal. Dari ruang-ruang inilah lahir jaringan keilmuan yang mempercepat penyebaran Islam secara damai di berbagai wilayah Nusantara,” ujarnya.

Anwar Sanusi juga mengingatkan bahwa laut bukanlah pemisah antarpulau, melainkan media yang menyatukan berbagai peradaban.

303 Mahasiswa S2 PJJ PAI Ikuti Pra Orientasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Siap Jalani Perkuliahan Digital yang Fleksibel dan Berkualitas

“Laut bukan pemisah antarpulau, melainkan ruang yang menyatukan berbagai peradaban.”

Islam Tumbuh Melalui Perdagangan dan Pendidikan

Dalam paparannya, Anwar Sanusi menjelaskan bahwa proses islamisasi di Nusantara berlangsung secara damai melalui perdagangan, pendidikan, dan interaksi sosial, bukan melalui penaklukan.

Para saudagar Muslim yang datang membawa rempah-rempah sekaligus menghadirkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat. Mereka membangun permukiman, masjid, serta lembaga pendidikan yang kemudian berkembang menjadi pusat penyebaran ilmu pengetahuan dan pembentukan komunitas Muslim.

Menurutnya, pendekatan yang humanis inilah yang menjadikan Islam dapat diterima luas oleh masyarakat Nusantara dengan tetap menghargai budaya lokal.

Jalur Rempah Hubungkan Nusantara dengan Dunia

Anwar Sanusi juga mengulas eratnya hubungan Nusantara dengan Tiongkok yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Tutor Ma’had UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Belajar Metode Ilham, Menghafal Al-Qur’an Kini Serasa Bermain Game

Ia menjelaskan bahwa Jalur Sutra dan jalur maritim saling terhubung sehingga membuka ruang pertukaran manusia, budaya, ilmu pengetahuan, serta gagasan keagamaan.

Meskipun para pedagang yang datang tidak seluruhnya berprofesi sebagai ulama, keberadaan mereka menjadi pintu masuk terbentuknya komunitas-komunitas Muslim di berbagai kawasan pesisir Nusantara yang kemudian berkembang menjadi pusat-pusat pendidikan Islam.

Jalur Rempah Adalah Jalur Peradaban

Sementara itu, Ahmad Suaedy, Dekan Fakultas Islam Nusantara UNUSIA, mengajak peserta melihat sejarah rempah dari perspektif yang lebih luas.

Menurutnya, jalur rempah tidak cukup dipahami sebagai sejarah perdagangan atau ekonomi semata.

“Di balik perdagangan rempah tersimpan jaringan intelektual dan spiritual yang menghubungkan Nusantara dengan berbagai pusat peradaban Islam di dunia. Jalur rempah menjadi media pertukaran gagasan, ilmu pengetahuan, serta perkembangan pemikiran keislaman lintas kawasan,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa memahami jalur rempah berarti memahami proses terbentuknya identitas bangsa Indonesia yang lahir dari dialog, keterbukaan, dan perjumpaan berbagai kebudayaan.

Menguatkan Kesadaran Sejarah Generasi Muda

Webinar yang diselenggarakan APSII ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran sejarah, khususnya di kalangan mahasiswa dan akademisi, bahwa warisan Jalur Rempah Nusantara bukan hanya berupa komoditas ekonomi, tetapi juga nilai-nilai keilmuan, toleransi, dan jejaring intelektual yang menjadi fondasi perkembangan Islam di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kajian-kajian sejarah Islam yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta mampu menginspirasi generasi muda untuk memahami sejarah sebagai sumber pembelajaran dalam membangun masa depan bangsa.

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

UIN Siber Cirebon Jadi Tuan Rumah CBT Beasiswa S1 Kerajaan Maroko 2026, Perkuat Jejaring Internasional Pendidikan Islam

03

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

04

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

05

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

July 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Archives

Pos Terbaru