UIN Siber Cirebon – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi melepas mahasiswa peserta Program PLP-KKN Terintegrasi Internasional Tahun 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Dosen Lantai 5 FITK, Kamis (10/9/2026), sebagai bagian dari pembekalan akhir sebelum mahasiswa menjalankan praktik lapangan sekaligus pengabdian di lingkungan pendidikan internasional.
Kegiatan tersebut dihadiri Dekan FITK Dr. H. Saifuddin, M.Ag., Wakil Dekan I Bidang Akademik Dr. Hj. Atikah Syamsi, M.Pd., para Ketua Jurusan, serta seluruh mahasiswa peserta program.
Program PLP-KKN Terintegrasi Internasional menjadi salah satu upaya FITK memperluas pengalaman akademik dan praktik mahasiswa melalui keterlibatan langsung di lingkungan pendidikan dengan karakter sosial dan budaya yang beragam. Berdasarkan penempatan peserta, program tahun 2026 mencakup empat negara, yaitu Malaysia, Singapura, Arab Saudi, dan Thailand.
Perluas Pengalaman Pendidikan di Lingkungan Internasional
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan praktik lapangan persekolahan, tetapi juga membawa semangat pengabdian melalui integrasi kegiatan KKN. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa menghubungkan kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Mahasiswa akan ditempatkan di sejumlah sekolah Indonesia di luar negeri, di antaranya Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia; Sekolah Indonesia Singapura; serta Sekolah Indonesia Jeddah, Arab Saudi. Sementara itu, dua peserta lainnya mendapatkan penempatan di Thailand.
Kehadiran mahasiswa dalam lingkungan pendidikan lintas negara memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan pedagogik dan profesional sekaligus memperkuat keterampilan komunikasi, kolaborasi, adaptasi, dan pemahaman terhadap keberagaman.
Bagi calon pendidik, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri menghadapi lingkungan pendidikan yang semakin dinamis. Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai proses pembelajaran, tetapi juga mengenal bagaimana pendidikan berlangsung dalam konteks sosial dan budaya yang berbeda.
Dekan Tekankan Kedisiplinan dan Sikap Profesional
Rangkaian pelepasan diawali dengan laporan pelaksanaan program oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik FITK, Dr. Hj. Atikah Syamsi, M.Pd. Selanjutnya, Dekan FITK Dr. H. Saifuddin, M.Ag., memberikan pembekalan akhir sekaligus meresmikan pelepasan mahasiswa.
Dalam arahannya, Dekan FITK menekankan pentingnya mahasiswa menjaga kedisiplinan dan sikap selama menjalankan program di negara tujuan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjadi representasi fakultas dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
“Kedisiplinan dan attitude adalah dua hal utama dan krusial yang harus dijaga dengan baik di negeri orang demi menjaga nama baik fakultas dan kampus,” tegas Dr. H. Saifuddin, M.Ag.
Pesan tersebut menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menjalankan program secara profesional, bertanggung jawab, dan tetap menjunjung etika. Selain kemampuan akademik, mahasiswa diharapkan mampu membangun hubungan yang baik dengan sekolah mitra serta menunjukkan karakter sebagai calon pendidik.
Didorong Memberikan Dampak bagi Sekolah Mitra
Wakil Dekan I Bidang Akademik FITK, Dr. Hj. Atikah Syamsi, M.Pd., turut menyampaikan harapan agar pengalaman internasional yang diperoleh mahasiswa dapat memberikan manfaat bagi sekolah mitra maupun almamater.
“Harapannya, teman-teman mahasiswa bisa memberi dampak baik yang nyata untuk sekolah mitra dan untuk almamater,” ujar Dr. Hj. Atikah Syamsi, M.Pd.
Harapan tersebut sejalan dengan konsep integrasi PLP dan KKN yang menempatkan mahasiswa tidak hanya sebagai peserta praktik, tetapi juga sebagai bagian dari proses kolaborasi dan pengabdian.
Melalui kegiatan pembelajaran dan pengabdian, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi sesuai kompetensi masing-masing, sekaligus belajar memahami kebutuhan peserta didik dan lingkungan sekolah secara lebih dekat.
Sepuluh Mahasiswa Siap Membawa Misi Akademik

Sebanyak 10 mahasiswa dari berbagai program studi mengikuti PLP-KKN Terintegrasi Internasional 2026.
Penempatan di Malaysia diikuti oleh empat mahasiswa, yaitu Qurrotul ‘Uyuun dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Nadiya Auliya dari Tadris Biologi, Auliya Rahmi dari Pendidikan Bahasa Arab, serta Anieque Qonitah dari Pendidikan Islam Anak Usia Dini.
Sementara itu, Singapura menjadi tujuan bagi Fahmi Fahrezi dari Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ahmad Ngaziz Nurrohman dari Pendidikan Agama Islam.
Untuk Arab Saudi, mahasiswa yang mengikuti program adalah Fitria Salma Khaerun Nisa dari Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dan Mitsni Uswatun Hasanah dari Tadris Bahasa Inggris.
Adapun Thailand menjadi tujuan Abirrotun Nabilah dari Tadris Matematika dan Elivia Salsabila dari Tadris Bahasa Inggris.
Keberagaman latar belakang program studi dan negara tujuan tersebut menjadi bagian dari kekuatan program. Setiap mahasiswa membawa kompetensi bidang masing-masing sekaligus memperoleh kesempatan untuk memperluas perspektif melalui pengalaman pendidikan internasional.
Langkah Menuju Pendidik Berwawasan Global
Pelepasan mahasiswa PLP-KKN Terintegrasi Internasional 2026 kemudian ditutup dengan foto bersama pimpinan fakultas, para Ketua Jurusan, dan seluruh peserta.
Program ini menjadi salah satu langkah FITK dalam menghadirkan pengalaman belajar yang melampaui ruang kelas. Interaksi langsung dengan lingkungan pendidikan di luar negeri diharapkan memperkuat kesiapan mahasiswa untuk menjadi pendidik yang kompeten, adaptif, berkarakter, dan memiliki wawasan global.
Pengalaman tersebut juga diharapkan dapat dibawa kembali ke lingkungan akademik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sehingga pengetahuan, praktik, dan perspektif yang diperoleh selama program dapat menjadi bagian dari pengembangan diri mahasiswa serta memberikan inspirasi bagi sivitas akademika lainnya.
Selaras dengan SDGs
Program PLP-KKN Terintegrasi Internasional FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon selaras dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik serta pemberian pengalaman pembelajaran di lingkungan pendidikan yang beragam.
Program ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi dengan sekolah Indonesia di luar negeri. Pengalaman lintas negara tersebut turut memperluas jejaring akademik dan membuka ruang pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa.
Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman praktik, tetapi juga membawa semangat untuk berkontribusi bagi pendidikan dan masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya FITK menyiapkan calon pendidik yang memiliki kompetensi akademik, karakter kuat, serta kesiapan menghadapi tantangan pendidikan dalam perspektif global.



