Berita Kegiatan
Home » Pos » Berita » Humas Level Up #13 Perkuat Kompetensi, Profesionalisme, dan Jenjang Karier Pranata Humas Kemenag

Humas Level Up #13 Perkuat Kompetensi, Profesionalisme, dan Jenjang Karier Pranata Humas Kemenag

Humas Level Up #13 Up-Skilling JFT Prahum Kementerian Agama melalui Zoom Meeting

UIN Siber Cirebon (Kemenag) – Penguatan kompetensi dan profesionalisme Pranata Humas terus dilakukan Kementerian Agama melalui kegiatan Humas Level Up #13: Up-Skilling JFT Prahum yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (14/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus berbagi praktik baik bagi insan humas Kementerian Agama dari berbagai satuan kerja.

Humas Level Up #13 merupakan kelanjutan dari rangkaian pengembangan kompetensi kehumasan sebelumnya. Kegiatan ini menghadirkan Sri Hendriani, S.Si., M.M., Pranata Humas Ahli Madya Kemenag RI, sebagai narasumber dan Lilis Basiradanuwijaya, Pranata Humas Ahli Muda Kemenag RI, sebagai moderator. Pembahasan diarahkan pada penguatan kompetensi kehumasan sebagai fondasi dalam menghasilkan karya yang kredibel, informatif, relevan, dan berdampak bagi masyarakat.

Kompetensi Prahum Harus Terus Dikembangkan

Dalam sesi pembelajaran, Sri Hendriani menekankan bahwa peningkatan kompetensi Pranata Humas tidak cukup hanya dengan menjalankan tugas sesuai jenjang jabatan yang sedang diduduki. Seorang Prahum perlu mulai membiasakan diri memahami dan mengerjakan pekerjaan yang memiliki tingkat kompleksitas lebih tinggi sebagai bagian dari persiapan pengembangan karier.

Pranata Humas Ahli Pertama, misalnya, tetap harus mampu menyelesaikan tugas utama sesuai jenjangnya dengan baik. Namun, pada saat yang sama, mulai perlu membiasakan diri memahami pekerjaan pada level Ahli Muda. Begitu pula Pranata Humas Ahli Muda perlu memiliki kesiapan untuk mengenal dan mengerjakan tugas-tugas yang berada pada lingkup Ahli Madya.

“Jangan hanya menunggu naik jenjang baru kemudian belajar pekerjaan di jenjang berikutnya. Mulai dari sekarang harus dibiasakan. Yang masih Ahli Pertama tetap kuasai tugas Pertama, tetapi mulai belajar pekerjaan Muda. Begitu juga yang sudah Muda, harus mulai terbiasa memahami pekerjaan Madya,” ujar Sri.

KKN 108 UIN Siber Cirebon Gabungkan Layanan Posyandu dan Edukasi Sertifikasi Halal untuk UMKM Desa Weru Lor

Menurutnya, pembiasaan tersebut bukan berarti mengabaikan tugas pokok pada jenjang jabatan masing-masing. Sebaliknya, tugas utama tetap harus menjadi prioritas dan diselesaikan secara bertanggung jawab. Pengalaman mengerjakan tugas pada tingkat yang lebih tinggi menjadi bekal agar Prahum lebih siap ketika memperoleh tanggung jawab dan jenjang jabatan berikutnya.

Pendekatan tersebut sejalan dengan penguatan dalam forum bahwa pengembangan kompetensi harus berlangsung secara berkelanjutan, sehingga setiap Prahum tidak hanya bekerja berdasarkan rutinitas, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi tuntutan pekerjaan yang semakin kompleks.

ASN Dituntut Tertib Administrasi

Selain kemampuan teknis dan kreativitas dalam menghasilkan karya kehumasan, Sri juga mengingatkan pentingnya tertib administrasi bagi ASN, termasuk Pranata Humas.

Menurutnya, pekerjaan kehumasan harus didukung dokumentasi dan administrasi yang baik. Setiap pelaksanaan tugas perlu memiliki rekam jejak yang jelas, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dokumentasi, hingga hasil pekerjaan. Tertib administrasi menjadi bagian penting dalam memastikan pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan sekaligus menjadi bukti kinerja ASN.

“Sebagai ASN, kita harus tertib administrasi. Apa yang kita kerjakan harus tercatat dan terdokumentasi dengan baik. Jangan sampai pekerjaan sudah dilakukan, tetapi administrasinya tidak tertata,” tegasnya.

Doa Menag Nasaruddin Umar di Sidang Tahunan 2026: Satukan Hati, Jaga Persatuan, dan Cintai Negeri

Hal tersebut menjadi penting karena pekerjaan Pranata Humas tidak hanya dinilai dari banyaknya konten atau publikasi yang dihasilkan, tetapi juga dari proses kerja yang profesional, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan administrasi yang tertib, setiap hasil pekerjaan dapat menjadi bagian dari rekam kinerja sekaligus mendukung pengembangan karier Pranata Humas.

Komunikasi Publik Perlu Adaptif dan Berdampak

Penguatan kompetensi Prahum juga semakin penting karena tantangan komunikasi publik terus berkembang. Humas pemerintah tidak lagi hanya berhadapan dengan kebutuhan menyampaikan informasi, tetapi juga menghadapi arus informasi yang berlebihan, hoaks, potongan video tanpa konteks, hingga informasi yang dapat menyebar lebih cepat dibandingkan klarifikasi.

Dalam materi pengembangan komunikasi publik, humas dituntut mampu menyampaikan pesan secara cepat, jelas, dan manusiawi. Humas juga perlu memahami karakter audiens agar informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik.

Bagi audiens yang berbeda, pendekatan komunikasi juga perlu disesuaikan. Informasi untuk pimpinan, media, generasi muda, maupun masyarakat umum membutuhkan gaya penyampaian yang berbeda agar pesan dapat dipahami secara efektif.

Wadek I FITK UIN Siber Cirebon Bagikan Praktik Baik RPL dan PLP Luar Negeri di Forum Wadek I

Karena itu, kompetensi Prahum tidak berhenti pada kemampuan menulis berita atau membuat publikasi. Prahum juga perlu memahami strategi komunikasi, karakter audiens, pemanfaatan media digital, serta bagaimana mengubah informasi birokrasi menjadi pesan publik yang sederhana tanpa kehilangan substansi.

IPRAHUMAS dan Penguatan Ekosistem Profesi

Pengembangan kompetensi tersebut juga perlu diperkuat melalui jejaring profesi. Ikatan Pranata Humas Indonesia (IPRAHUMAS) menjadi salah satu ruang bagi Pranata Humas untuk membangun jejaring, berbagi pengalaman, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat profesionalisme.

Keberadaan organisasi profesi menjadi penting karena perkembangan tugas kehumasan berlangsung sangat dinamis. Prahum membutuhkan ruang kolaborasi untuk saling belajar, bertukar praktik baik, dan mengikuti perkembangan regulasi maupun kebutuhan komunikasi publik.

Melalui ekosistem profesi yang kuat, Prahum dari berbagai satuan kerja dapat saling mendukung dalam meningkatkan kualitas pelayanan komunikasi publik. Hal ini juga sejalan dengan semangat Humas Level Up yang menjadikan pembelajaran dan berbagi pengalaman sebagai bagian dari pengembangan kapasitas insan humas.

Menyiapkan Jenjang Karier Sejak Dini

Pembahasan mengenai kompetensi juga tidak dapat dipisahkan dari pengembangan karier. Jenjang Jabatan Fungsional Pranata Humas menjadi ruang bagi ASN untuk terus meningkatkan kapasitas dan tanggung jawab profesional.

Karena itu, kesiapan untuk naik jenjang tidak seharusnya baru dibangun ketika seorang Prahum akan mengajukan kenaikan jenjang. Persiapan perlu dilakukan sejak awal melalui penguatan kompetensi, pengalaman kerja, dokumentasi kinerja, serta pembiasaan mengerjakan pekerjaan dengan tingkat tanggung jawab yang lebih tinggi.

Dengan pola tersebut, seorang Pranata Humas Ahli Pertama dapat mulai mempersiapkan diri menuju Ahli Muda, sementara Ahli Muda mulai membangun kesiapan menuju Ahli Madya. Namun, proses tersebut tetap harus dilakukan dengan prinsip bahwa setiap Prahum menyelesaikan tugas pokok sesuai jenjangnya secara optimal.

Prahum UIN Siber Cirebon Turut Aktif

Dalam kegiatan ini, Pranata Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Mohamad Arifin dan Amelia Ayu Lestari, turut berpartisipasi aktif bersama ratusan insan humas dari berbagai satuan kerja Kementerian Agama di seluruh Indonesia.

Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya UIN Siber Cirebon untuk terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi publik. Selain memperoleh pengetahuan baru, forum ini juga membuka kesempatan bagi insan humas untuk membangun jejaring dan bertukar pengalaman dengan Pranata Humas dari berbagai daerah dan satuan kerja.

Bagi UIN Siber Cirebon, pengembangan kompetensi secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menghadirkan pengelolaan komunikasi publik yang semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ahmad Furqon Dorong Ekosistem Kehumasan yang Lebih Kuat

Pada bagian akhir kegiatan, Ahmad Furqon Kusuma Yudha selaku Ketua Tim Penyiapan Regulasi dan Pembinaan Jabatan Fungsional Pranata Humas turut memberikan penguatan mengenai arah pembinaan JFT Pranata Humas.

Ahmad menyampaikan bahwa pengembangan karier Pranata Humas juga perlu didukung dengan pemenuhan formasi dan penguatan ekosistem kehumasan. Upaya pemenuhan formasi terus didorong melalui kolaborasi dengan pihak terkait.

Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem kehumasan yang memungkinkan para Prahum berkembang berdasarkan kompetensi dan minatnya. Ekosistem tersebut dapat diperkuat melalui komunitas serta program pembelajaran seperti bootcamp dengan dukungan berbagai unsur di lingkungan Kementerian Agama.

“Teman-teman yang berada di jenjang Pertama harus mulai terbiasa dengan pekerjaan Muda. Begitu juga teman-teman Muda harus mulai terbiasa mengerjakan tugas Madya,” ujar Ahmad, menegaskan pentingnya kesiapan kompetensi lintas jenjang.

Menurutnya, penguatan ekosistem tersebut membutuhkan dukungan bersama dari berbagai unsur, mulai dari kanwil, PTKIN, hingga satuan kerja eselon. Dengan jejaring yang kuat, seluruh insan humas Kementerian Agama diharapkan dapat bergerak secara terkoordinasi dalam mendukung orkestrasi program komunikasi publik Kementerian Agama.

Melalui Humas Level Up #13, penguatan Pranata Humas tidak hanya diarahkan pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan profesionalisme, ketertiban administrasi, kesiapan jenjang karier, penguatan jejaring profesi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan komunikasi publik.

Bagi UIN Siber Cirebon, partisipasi dalam forum tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus mengembangkan insan humas yang profesional, adaptif, kolaboratif, tertib administrasi, serta mampu menghadirkan komunikasi publik yang kredibel dan berdampak.

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

UIN Siber Cirebon Jadi Tuan Rumah CBT Beasiswa S1 Kerajaan Maroko 2026, Perkuat Jejaring Internasional Pendidikan Islam

03

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

04

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

05

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Archives

Pos Terbaru